Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Dua Warga Tuban Ditangkap Satreskrim Polres Tuban karena Edarkan Uang Palsu

- Reporter

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku pengedar uang palsu di amankan Satreskrim Polres Tuban,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pelaku pengedar uang palsu di amankan Satreskrim Polres Tuban,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Dua pria asal Kabupaten Tuban diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban melalui Unit Jatanras, setelah terbukti mengedarkan uang palsu (upal). Kedua pelaku adalah Andrino Eka Putra, warga Desa Belikanget, Kecamatan Tambakboyo, dan Andik Setyawan, warga Desa Sembungin, Kecamatan Bancar.

Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan kasus yang sebelumnya ditangani oleh Polres Kota Batu. Berdasarkan informasi dari kasus tersebut, Unit Jatanras Polres Tuban langsung melakukan penyelidikan dan bergerak cepat untuk mengamankan para pelaku.

“Kami berhasil mengamankan kedua tersangka di dua lokasi berbeda. Tersangka Andrino Eka Putra kami tangkap di rumahnya di Desa Belikanget, sementara tersangka Andik Setyawan ditangkap di taman kota Abhipraya,” ujar Kanit Pidum/Jatanras, Ipda Moch. Rudi, saat memberikan keterangan kepada awak media pada Selasa (08/04/2025).

Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa uang palsu sejumlah Rp3.100.000. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa keduanya membeli uang palsu tersebut dari seseorang yang mengaku bernama Ilham, dengan harga Rp4 juta untuk 200 lembar uang pecahan palsu.

“Uang palsu tersebut kemudian dibagi menjadi dua bagian, masing-masing 100 lembar. Seratus lembar dibawa oleh Andrino Eka Putra dan seratus lembar lainnya dibawa oleh Andik Setyawan,” tambah Ipda Rudi.

Lebih lanjut, Andrino mengaku menggunakan uang palsu tersebut untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari. Ia bahkan memberikan uang kembalian hasil belanja itu kepada istrinya tanpa sepengetahuannya. Sementara itu, Andik Setyawan diketahui menggunakan sebagian dari uang palsu tersebut untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu. Sisanya, menurut pengakuannya, dibuang ke sungai di wilayah Bancar karena merasa takut ketahuan.

Kini kedua pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Mereka dijerat dengan Pasal 36 ayat (3) jo Pasal 26 ayat (3) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp10 miliar.

Pihak kepolisian juga masih terus mendalami kasus ini untuk menelusuri jaringan peredaran uang palsu yang lebih luas, termasuk upaya pelacakan terhadap pelaku bernama Ilham yang diduga sebagai pemasok utama uang palsu tersebut.(Az)

Berita Terkait

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP
Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban
Cekcok Saat Pesta Tuak Berujung Berdarah, Pria di Palang Bacok Pemilik Warung
36 Merek Rokok Ilegal Beredar di Tuban, Ribuan Batang Disita!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:56 WIB

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIB

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Selasa, 3 November 2026 - 18:58 WIB

Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu