Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Polres Tuban Ungkap Tiga Kasus Narkoba: Sabu, Double L, dan Riklona

- Reporter

Selasa, 6 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Tuban AKBP Wiliam Cornelis Tanasale dalam rilis tiga kasus narkoba di Kabupaten Tuban,(Assayid Annazili/liputanstu.id).

Kapolres Tuban AKBP Wiliam Cornelis Tanasale dalam rilis tiga kasus narkoba di Kabupaten Tuban,(Assayid Annazili/liputanstu.id).

Tuban – Tiga pengedar narkoba berhasil diamankan jajaran Polres Tuban dalam waktu dan lokasi berbeda. Ketiga kasus ini dirilis secara resmi pada pagi hari, Senin (06/05/2025).

Kapolres Tuban AKBP Wiliam Cornelis Tanasale mengungkapkan, ketiga pelaku ditangkap dalam operasi pemberantasan narkotika yang dilakukan intensif oleh jajarannya. Ketiganya terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu, pil Double L, dan pil Riklona.

Kasus Sabu: Truk Tronton dan 6,2 Gram Sabu Disita

Tersangka pertama berinisial AK, warga Desa Garung Wiyoro, Kecamatan Kandang Serang, Kabupaten Pekalongan. AK kedapatan mengedarkan sabu-sabu dengan metode transaksi langsung (COD) kepada pembeli yang telah dikenal.

Dari tangan AK, petugas menyita:

7 paket sabu seberat total 6,2 gram

1 bungkus rokok

2 skop dari sedotan

2 lembar selotip

1 unit HP

Uang tunai sisa transaksi Rp200.000

1 STNK

1 unit truk tronton

“Pelaku mengedarkan barang tersebut dengan metode menjual secara langsung dengan orang yang telah dikenal (COD),” terang mantan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak tersebut.

Pengembangan kasus ini bermula dari informasi yang didapat di Jalan Semarang-Tuban, Desa Socorejo, Kecamatan Jenu. Pelaku dijerat Pasal 114 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun serta denda hingga Rp10 miliar ditambah sepertiganya.

Kasus Pil Double L: 866 Butir Diamankan di Merakurak

Kasus kedua melibatkan ADS, warga Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Pelaku ditangkap di rumahnya dengan barang bukti berupa:

866 butir pil Double L

1 kantong kresek hitam

1 plastik bening

1 dompet hitam

1 bungkus rokok

1 unit handphone

Uang tunai Rp200.000 hasil penjualan

“Pelaku ditangkap di rumahnya di Desa Tlogowaru,” ungkap Kapolres.

ADS juga mengedarkan pil kepada orang-orang yang sudah dikenal. Ia dikenakan Pasal 435 dan/atau 436 ayat 2 Jo. Pasal 145 ayat 1 UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp1,5 miliar.

Kasus Pil Riklona: Transaksi di Warung Kopi

Tersangka ketiga adalah APS, warga Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban. Pelaku diamankan saat sedang berada di warung kopi di Gang Masjid Ikhlas, Kelurahan Kebonsari.

Barang bukti yang disita:

20 butir pil Riklona

1 dompet hitam

1 unit handphone

“Kasus ketiga pil Riklona dengan tersangka APS warga Kelurahan Sendangharjo Kecamatan Tuban,” terang AKBP Tanasale sapaan Kapolres.

Modus pelaku adalah menjual pil secara langsung (COD) kepada pembeli yang dikenal. Ia dijerat Pasal 60 ayat 1 huruf b dan Pasal 62 UU No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman 5 hingga 15 tahun penjara serta denda antara Rp100 juta hingga Rp200 juta.

Kapolres: Tidak Ada Toleransi bagi Pengedar Narkoba

AKBP Wiliam menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk peredaran narkoba di wilayah hukum Tuban. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjauhi narkoba serta melaporkan segala aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan obat terlarang.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai
Hampir Dua Tahun Bergulir, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Masih Tahap Pemeriksaan Saksi
Keluhan Pelanggan Menumpuk, Pertamina Bungkam Soal Pelayanan SPBU Tambakboyo
Ana Khozanah Resmi Pimpin PKB Tuban, Bidik Kemenangan Pilkada 2029
Solikin Hilang di Laut Utara Lamongan,  Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian
Harga Pertamax Naik, ASN Tuban Keluhkan Biaya Operasional Kendaraan Dinas
Pertamax Naik Rp3.950 per Liter, Warga Tuban Kini Harus Rogoh Kocek Lebih Dalam
Teror Ketuk Pintu di Melawi Viral, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:48 WIB

Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:24 WIB

Hampir Dua Tahun Bergulir, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Masih Tahap Pemeriksaan Saksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:29 WIB

Keluhan Pelanggan Menumpuk, Pertamina Bungkam Soal Pelayanan SPBU Tambakboyo

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:37 WIB

Ana Khozanah Resmi Pimpin PKB Tuban, Bidik Kemenangan Pilkada 2029

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:20 WIB

Harga Pertamax Naik, ASN Tuban Keluhkan Biaya Operasional Kendaraan Dinas

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id