Granat Gegerkan Wisata Pelang Tuban, Tim Gegana Jibom Turun Tangan!

- Reporter

Jumat, 11 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Jibom Gegana Polda Jatim Amankan Granat di Wisata Pelang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tim Jibom Gegana Polda Jatim Amankan Granat di Wisata Pelang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Penemuan granat jenis nanas yang menghebohkan di kawasan wisata Pelang, Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jumat pagi (11/07/2025), langsung ditindaklanjuti dengan sigap oleh Tim Gegana Polda Jawa Timur. Unit penjinak bom (Jibom) dikerahkan untuk mengevakuasi granat dan menyisir lokasi guna memastikan keamanan sekitar.

Kronologi Penemuan Granat di Sungai

Peristiwa tersebut bermula saat anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pelang, Totok (38), sedang melakukan kegiatan rutin Jumat bersih bersama rekan-rekannya. Saat menyusuri aliran sungai untuk membersihkan sampah, kaki Totok menyentuh benda keras yang mencurigakan.

“Benda tersebut segera kami ambil dan kami amankan ke dalam gudang milik Totok,” ujar Ketua Pokdarwis, Agus Susanto, kepada Liputansatu.id.

Agus menambahkan, awalnya Totok menduga benda tersebut hanyalah mainan. Namun setelah melihat bentuk dan beratnya, ia mulai curiga bahwa itu adalah granat aktif.

Polisi Datang dan Amankan Lokasi

Tak butuh waktu lama, Agus segera melaporkan temuan tersebut ke Polsek Merakurak. Petugas kepolisian pun langsung mendatangi lokasi dan memasang garis polisi untuk mengamankan area sekitar tempat penyimpanan granat.

“Langkah ini kami ambil sebagai tindakan preventif agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan warga sekitar,” terang Kapolsek Merakurak, AKP Harotono.

Tim Jibom Gegana Polda Jatim Lakukan Evakuasi

Menjelang siang hari, Satuan Gegana Brimob Polda Jawa Timur dari unit Jibom tiba di lokasi. Mereka langsung melakukan evakuasi terhadap granat dan menyisir seluruh area sekitar sungai untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan lainnya.
Proses penyisiran dan penanganan dilakukan dengan protokol keamanan ketat. Tim Jibom juga memberikan edukasi singkat kepada warga agar tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan di kemudian hari.

Setelah lokasi dinyatakan steril, granat yang ditemukan langsung dibawa oleh Tim Jibom ke lapangan tembak PT Semen Indonesia untuk dimusnahkan secara aman.

“Granat yang ditemukan kondisinya sudah berkarat, sehingga belum bisa dipastikan usianya. Tapi diperkirakan itu peninggalan masa lalu,” jelas AKP Harotono.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat agar segera melapor jika menemukan benda mencurigakan. Penemuan seperti ini tidak hanya berbahaya, tapi juga berpotensi menimbulkan korban jika tidak ditangani oleh pihak berwenang.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee