Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Grebeg Gunungan Hasil Bumi di Lumajang: Tradisi Unik Peringatan Hari Jadi ke-769

- Reporter

Minggu, 15 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga rela berdesakan berebut gunungan hasil bumi dalam rangka hari jadi kabupaten Lumajang, (Ist).

Warga rela berdesakan berebut gunungan hasil bumi dalam rangka hari jadi kabupaten Lumajang, (Ist).

LUMAJANG, JATIM – Suasana meriah terasa di Alun-Alun Kabupaten Lumajang saat ratusan warga berbondong-bondong menuju tengah lapangan untuk memperebutkan empat gunungan hasil bumi. Gunungan tersebut berisi berbagai macam sayur-mayur dan buah-buahan segar.

Warga rela berdesak-desakan demi mendapatkan bahan pangan tersebut. Meski sempat terhimpit dalam kerumunan, kebahagiaan tetap terpancar di wajah mereka. Banyak warga berencana mengolah hasil bumi yang mereka dapatkan untuk dinikmati bersama keluarga.

Baca juga: TNI Ankatan Udara Gelar Latihan Tempur “Angkasa Yudha ” di Lumajang

“Tadi berdesak-desakan dengan warga lain. Saya hanya dapat timun, tapi tetap senang,” ujar Yanti, salah satu warga yang turut serta dalam acara, Minggu (15/12/2024).

Warga lainnya, Maya, juga mengungkapkan kegembiraannya. “Dapat cabai merah dan timun. Rasanya senang meskipun harus berdesak-desakan,” katanya.

Grebeg Gunungan Hasil Bumi, Tradisi Penuh Makna

Acara grebeg gunungan ini digelar untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Lumajang ke-769. Tradisi ini menjadi wujud rasa syukur pemerintah dan masyarakat kepada Tuhan atas limpahan hasil panen yang melimpah.

“Grebeg gunungan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Lumajang ke-769. Ada empat gunungan hasil bumi yang telah disiapkan,” jelas Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni.

Selain grebeg gunungan, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni budaya khas Lumajang. Tari Topeng Kaliwungu dan Kesenian Kuda Kencak, yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi RI, menjadi daya tarik utama.

“Selain menikmati hasil bumi, masyarakat yang hadir juga dapat menyaksikan berbagai kesenian tradisional dari Kabupaten Lumajang,” tutup Indah.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP
Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban
Cekcok Saat Pesta Tuak Berujung Berdarah, Pria di Palang Bacok Pemilik Warung
36 Merek Rokok Ilegal Beredar di Tuban, Ribuan Batang Disita!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:56 WIB

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIB

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Selasa, 3 November 2026 - 18:58 WIB

Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu