Habib Husein Baagil Dilaporkan Terkait Dugaan Perusakan Situs Makam Sunan Bonang

- Reporter

Jumat, 29 Agustus 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Situs Cagar Budaya Religi Makam Sunan Bonang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pelaporan Ganda Atas Dugaan Perusakan Situs Religius di Tuban

Tuban – Dugaan perusakan Cagar Budaya Makam Sunan Bonang di Tuban memicu kegaduhan publik. Dua laporan resmi kini telah masuk ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban, menandai keseriusan kasus ini yang menyentuh salah satu situs religi dan budaya penting di Jawa Timur.

Satu Terlapor, Dua Pelapor

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander, mengonfirmasi bahwa satuan yang dipimpinnya telah menerima dua laporan dari pihak berbeda, yakni Kunarto dan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP).

“Keduanya melaporkan kasus yang sama, dengan terlapor yang sama, yakni Habib Husein Baagil, terkait dugaan perusakan nisan di area ring 1 Cagar Budaya Makam Sunan Bonang,” jelas Dimas kepada awak media.

Proses Penyidikan Dimulai, Pemeriksaan Ahli Menyusul

Saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa para pelapor. Sementara itu, terlapor direncanakan akan dipanggil dan dimintai keterangan minggu depan. Selain itu, Satreskrim Polres Tuban juga akan menghadirkan ahli cagar budaya untuk memastikan apakah tindakan yang dilaporkan memenuhi unsur pelanggaran terhadap perlindungan situs budaya yang diatur dalam undang-undang.

Pentingnya Menjaga Situs Religius dan Sejarah

Makam Sunan Bonang merupakan salah satu situs religi dan sejarah paling penting di Jawa Timur, yang setiap tahunnya dikunjungi ribuan peziarah dari berbagai daerah. Tindakan yang dianggap merusak situs tersebut tak hanya berdampak hukum, tetapi juga menyentuh sensitivitas masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai warisan budaya dan agama.

Penegakan Hukum terhadap Cagar Budaya Diutamakan

Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut “makam tokoh Wali Songo”, yang juga menjadi bagian dari sejarah dan spiritualitas masyarakat setempat. Kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Dugaan Mafia Pengadaan Sekam Padi Bayangi Program Energi Hijau SIG Tuban
Masjid Kayu 201 Tahun di Situbondo: Jejak Kyai Raden Mas Su’ud dan Warisan Generasi Penerus
Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 14:45 WIB

Dugaan Mafia Pengadaan Sekam Padi Bayangi Program Energi Hijau SIG Tuban

Senin, 12 Januari 2026 - 13:02 WIB

Masjid Kayu 201 Tahun di Situbondo: Jejak Kyai Raden Mas Su’ud dan Warisan Generasi Penerus

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Berita Terbaru

Daerah

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Exit mobile version