Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Harga Minyak Goreng Subsidi Melonjak, Tekanan Ekonomi Warga Tuban Makin Berat

- Reporter

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat pembeli saat melihat harga minyak goreng yang naik di Pasar Baru Tuban, (Foto: Assayid/Liputansatu.id).

Terlihat pembeli saat melihat harga minyak goreng yang naik di Pasar Baru Tuban, (Foto: Assayid/Liputansatu.id).

Tuban – Tekanan ekonomi masyarakat Kabupaten Tuban semakin menguat. Setelah dihantam kelangkaan LPG 3 kilogram dan meroketnya harga plastik kemasan, warga kini kembali dihadapkan pada persoalan baru: naiknya harga minyak goreng subsidi Minyak Kita yang kian sulit ditemukan di pasaran.

Program minyak goreng murah yang digadang-gadang sebagai penyangga kebutuhan masyarakat berpendapatan rendah itu justru berubah menjadi barang langka. Pantauan di Pasar Pramuka Tuban dan Pasar Baru Tuban menunjukkan pasokan minyak subsidi terus menipis. Banyak pedagang mengaku kehabisan stok sejak beberapa hari terakhir.

Yono, pedagang sembako di Pasar Pramuka, menyebut kenaikan harga kali ini tidak masuk akal. Minyak Kita yang sebelumnya dijual Rp17.000 hingga Rp18.000 per liter kini menembus Rp23.000 di tingkat pengecer, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Katanya barang subsidi, tapi harganya terus naik. Sudah mahal, barangnya juga susah dicari,” ujarnya, Senin (06/04/2026).

Situasi ini memicu efek berantai. Minyak goreng kemasan premium pun ikut merangkak naik. Untuk merek Sunco ukuran 2 liter, harga yang sebelumnya di kisaran Rp38.000 kini menjadi Rp45.000 per kemasan.

Menurut Yono, salah satu penyebabnya diduga terkait meningkatnya harga bahan baku plastik di tingkat produsen, yang kemudian berpengaruh pada harga jual minyak goreng di lapangan.

Keluhan senada datang dari Khoirunnisa, pedagang di Pasar Baru Tuban. Ia menuturkan tren kenaikan harga sebenarnya mulai terasa sejak menjelang Ramadan akibat tingginya permintaan. Namun setelah Lebaran berlalu, harga tidak kunjung turun dan pasokan semakin terbatas.

“Dulu bisa dapat sampai 50 dus sekali kirim. Sekarang hanya sekitar 15 dus saja,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Pasar Baru Tuban, Sukadi, mengakui sempat terjadi keterlambatan distribusi minyak subsidi dalam beberapa hari terakhir. Namun ia menegaskan bahwa pasokan melalui jalur resmi masih berjalan dan mitra Bulog tetap menjual sesuai harga ketentuan.

Terkait harga Minyak Kita yang menembus Rp23.000, Sukadi menyebut lonjakan tersebut terjadi di luar distribusi resmi dan berada di luar ruang kontrol pengelola pasar.

“Yang sesuai aturan tetap dijual lewat mitra resmi. Kalau ada yang lebih mahal, itu di luar jalur yang kami pantau,” kata Sukadi.

Kenaikan harga beruntun dari berbagai kebutuhan pokok ini membuat warga dan pelaku usaha kecil di Tuban semakin terhimpit. Tanpa langkah pengawasan yang lebih tegas dan intervensi harga yang efektif, tekanan ekonomi terhadap konsumen diperkirakan bakal semakin berat dalam beberapa minggu ke depan. (Az/Kiev).

Editor : Kiev

Berita Terkait

AMT TBBM Tuban Melawan: Diancam PHK Massal, Pekerja Tantang Perusahaan “Pergi Sekalian!”
AMT TBBM Tuban Mogok Total, Distribusi BBM Lumpuh: PHK Diduga Hanya Pemicu Awal
Minyak Kita Langka di Tuban, Alarm Baru Krisis Distribusi Bapokting
Cuaca Tuban Terasa Menyengat, BMKG Ungkap Penyebab dan Peringatan Kemarau Ekstrem
Internet Desa Rp2,5 Juta Dikeluhkan Lemot, Program Tuban Desa Digital Disorot
Proyek Taman (RTH) Rp58 Miliar Disorot DPRD Tuban, Jalan Rawan Kecelakaan Dinilai Lebih Mendesak
840 Tabung LPG Menuju Pati: Ada Dugaan Jaringan Besar di Balik Kasus Tuban?
Kinerja Moncer, Polres Tuban Raih Penghargaan Penanganan Perkara dan Ops Pekat

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 21:33 WIB

AMT TBBM Tuban Melawan: Diancam PHK Massal, Pekerja Tantang Perusahaan “Pergi Sekalian!”

Jumat, 10 April 2026 - 19:50 WIB

AMT TBBM Tuban Mogok Total, Distribusi BBM Lumpuh: PHK Diduga Hanya Pemicu Awal

Jumat, 10 April 2026 - 18:03 WIB

Minyak Kita Langka di Tuban, Alarm Baru Krisis Distribusi Bapokting

Kamis, 9 April 2026 - 19:43 WIB

Cuaca Tuban Terasa Menyengat, BMKG Ungkap Penyebab dan Peringatan Kemarau Ekstrem

Kamis, 9 April 2026 - 19:29 WIB

Internet Desa Rp2,5 Juta Dikeluhkan Lemot, Program Tuban Desa Digital Disorot

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id