Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Hendak Curi Sound System, Remaja SMP di Lamongan Tewas Usai Tabrak Pagar Rumah Warga, Motor Ringsek

- Reporter

Rabu, 6 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat petugas dari Polres Lamongan saat melihat kondisi JT di Rumah Sakit usai mengalami kecelakaan, (Ist).

Terlihat petugas dari Polres Lamongan saat melihat kondisi JT di Rumah Sakit usai mengalami kecelakaan, (Ist).

Lamongan – Nasib sial dialami oleh JT, remaja berusia 14 tahun asal Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Pasalnya, ia tewas setelah menabrak pagar rumah milik warga di Kecamatan Sukodadi setelah kepergok warga hendak curi sound system.

JT yang merupakan siswa kelas 2 SMP di Lamongan tersebut mengalami kecelakaan saat motor bernomor polisi S-5845-LQ yang dikendarai oleng setelah melintasi polisi tidur dan akhirnya menabrak pagar rumah warga.

Informasi yang dihimpun media ini, perilaku JT yang mengendarai sepeda motor berkecepatan tinggi tersebut dikarenakan, dirinya dikejar oleh warga setelah diketahui hendak mencuri sound system di rumah Faisal Budi Wahyono (38), warga Desa Sukodadi.

Dari keterangan warga, jika JT hendak mencuri di rumah Faisal Budi Wahyono, mengetahui ada seseorang yang mencurigainya, JT kemudian mengurungkan niatnya dan kabur menggunakan sepeda motor jenis Honda Vario miliknya.

Dengan kondisi panik, JT langsung tancap gas. Sesampainya di simpang tiga desa setempat, motor korban melintasi polisi tidur dan langsung oleng. Diduga Tak kuasa mengontrol laju kendaraannya, sehingga menabrak pagar rumah warga.

Kapolsek Sukodadi, AKP M Lazib, melalui Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, JT diduga hendak mencuri di rumah warga. Karena ada tetangganya yang memergoki, korban langsung kabur.

“Ada warga yang mengetahui gerak gerik mencurigakan dari korban ini. Karena dirasa ada yang memergokinya, korban kembali ke motornya, lalu kabur,” ungkapnya.

Karena panik, korban yang mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi diduga tidak mengetahui kalau terdapat polisi tidur di simpang tiga desa setempat, sehingga mengakibatkan kendaraanya oleh dan menabrak pagar rumah warga.

“Setelah menabrak pagar rumah warga, JT juga terpental hingga masuk ke selokan,” terang Ipda M. Hamzaid.

Dari peristiwa tersebut, korban tidak sadarkan diri. Warga yang mengetahui kejadian itu segera menolong korban dan membawanya ke Puskesmas Sukodadi. Karena luka yang dialami korban cukup parah, sehingga dirujuk RS Muhammadiyah Lamongan.

“Setelah sampai di RS Muhammadiyah Lamongan, nyawa korban tidak dapat tertolong dan akhirnya meninggal dunia,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi mengalami kesulitan dalam menemukan identitas korban. Namun saat dilakukan penelusuran dari motor yang digunakan, diketahui bahwa korban berinisial JT dan masih berstatus sebagai pelajar SMP di Kecamatan Pucuk.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Terkuak! Suami Sendiri Diduga Bunuh Bidan Situbondo Yang Ditemukan Tewas di Drainase
Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo
IMM Tuban Periode 2026-2027 Resmi Dilantik, Isu Perempuan Jadi Prioritas
Meski Damai, Oknum Polisi Terduga Pemukul Badut di Tuban Tetap Diperiksa Propam
Gelombang 1,5 Meter Terjang Pesisir Tuban, Dua Kapal Nelayan Hancur Dihantam Ombak
SE Sekda Tak Digubris, Jalan Bancar–Jatirogo Masih Dipenuhi Ceceran Pasir Silika
19 Dapur MBG Disuspend, Pemkab Situbondo Minta Disikapi Sebagai Evaluasi
Jelang Operasi Patuh Kapuas 2026, Polres Melawi Bidik Balap Liar dan Knalpot Brong

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:04 WIB

Terkuak! Suami Sendiri Diduga Bunuh Bidan Situbondo Yang Ditemukan Tewas di Drainase

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:55 WIB

Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:48 WIB

IMM Tuban Periode 2026-2027 Resmi Dilantik, Isu Perempuan Jadi Prioritas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:36 WIB

Meski Damai, Oknum Polisi Terduga Pemukul Badut di Tuban Tetap Diperiksa Propam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:07 WIB

Gelombang 1,5 Meter Terjang Pesisir Tuban, Dua Kapal Nelayan Hancur Dihantam Ombak

Berita Terbaru

Petugas mengevakuasi jenazah Murtafia Rafika Devi (34), seorang bidan RSUD Besuki yang ditemukan meninggal dunia di saluran drainase Jalur Pantura Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Sabtu (06/06/2026) malam, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo

Sabtu, 6 Jun 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id