Situbondo – Dari sebuah kandang sederhana di Desa Talkandang, lahir kebanggaan besar bagi dunia peternakan lokal. Seekor sapi Simental jantan bernama “Jaguar” dengan bobot fantastis mencapai 1,058 ton resmi terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto untuk perayaan Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Sapi milik Nabila Salsabilah, peternak muda asal Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo Kota, Kabupaten Situbondo itu berhasil menarik perhatian tim seleksi berkat postur tubuh yang proporsional, kondisi kesehatan prima, serta bobot yang menembus lebih dari satu ton.
Dirawat Intensif Selama Tiga Bulan
Menariknya, “Jaguar” ternyata belum lama berada di kandang milik Nabila. Selama tiga bulan terakhir, sapi tersebut dirawat secara intensif dengan pola pemberian pakan dan pengawasan khusus. Hasilnya, bobot “Jaguar” meningkat sekitar 30 kilogram dalam waktu singkat.
“Alhamdulillah, ini benar-benar di luar dugaan. Saya bersyukur dan bangga karena sapi dari kandang kami dipercaya menjadi hewan kurban Presiden,” ungkap Nabila saat ditemui di kandangnya, Senin (25/05/2026).
Jadi Motivasi Peternak Lokal
Keberhasilan “Jaguar” lolos dalam program bantuan presiden bukan hanya menjadi prestasi pribadi bagi Nabila, tetapi juga menghadirkan optimisme baru bagi para peternak di Situbondo. Bahwa ternak dari kandang rakyat pun mampu bersaing di level nasional.
Kebanggaan serupa juga disampaikan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo. Menurutnya, terpilihnya sapi asal Situbondo sebagai hewan kurban Presiden menjadi bukti kualitas peternakan lokal yang terus berkembang.
“Ini bukan sekadar transaksi pembelian sapi senilai Rp108 juta, tetapi juga bentuk pengakuan bahwa peternak Situbondo mampu menghadirkan ternak unggulan berstandar nasional,” ujar Mas Rio.
“Jaguar” Jadi Ikon Baru Peternakan Situbondo
Rencananya, “Jaguar” akan disembelih pada Hari Raya Iduladha, 27 Mei 2026, di Desa Sopet, Kecamatan Jangkar. Daging kurban nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat sekitar, sehingga sapi jumbo tersebut tak hanya menjadi simbol prestasi, tetapi juga membawa berkah bagi ratusan warga.
Dari kandang kecil di Talkandang, “Jaguar” kini tak sekadar sapi ternak. Ia telah menjelma menjadi ikon baru yang menunjukkan bahwa kerja keras peternak daerah mampu membawa nama Situbondo melangkah hingga ke panggung nasional. (Fia)