Jenazah Korban KLM Lorena Fajar Safari Ditemukan di Pulau Raas Madura: Operasi SAR Resmi Ditutup

- Reporter

Selasa, 10 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Mahnia, korban KLM Lorena Fajar Safari yang karam ditemukan setelah operasi SAR tiga hari.(Ist)

Jenazah Mahnia, korban KLM Lorena Fajar Safari yang karam ditemukan setelah operasi SAR tiga hari.(Ist)

Jenazah Korban KLM Lorena Fajar Safari Ditemukan di Pulau Raas

SITUBONDO, JATIM – Pencarian korban kapal karam KLM Lorena Fajar Safari resmi berakhir pada Selasa (10/12/2024), setelah jenazah korban ditemukan di Pulau Raas, Madura. Operasi SAR Gabungan, yang telah berlangsung selama tiga hari, menuntaskan pencarian terhadap Mahnia (65), warga Desa Parambanan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, yang hilang setelah kecelakaan kapal pada Minggu (8/12/2024).

Pencarian yang Dihadapkan pada Cuaca Buruk

Pada hari ketiga operasi, tim SAR menerima laporan dari warga Pulau Raas yang menemukan jenazah seorang perempuan mengenakan pelampung. Pencarian dilakukan di titik karam KLM Lorena Fajar Safari, namun cuaca buruk, dengan ombak tinggi, angin kencang, dan hujan deras, menghambat proses pencarian.

Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, mengonfirmasi bahwa tim SAR berhasil menemukan jenazah korban yang dikenali oleh keluarga berdasarkan pakaian yang dikenakan. “Kami memperlebar pencarian di sekitar titik karam, dan setelah dilakukan pengecekan oleh keluarga, kami memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Mahnia,” ujarnya.

Proses Pencarian Ditutup Setelah Penemuan Jenazah

Dengan ditemukannya jenazah Mahnia, tim SAR Gabungan secara resmi mengumumkan bahwa operasi pencarian KLM Lorena Fajar Safari dihentikan. AKP Gede Sukarmadiyasa menambahkan bahwa meski pencarian dihentikan, tantangan utama yang dihadapi tim SAR adalah kondisi cuaca yang sulit diprediksi, dengan ombak besar dan angin yang kencang.

“Cuaca menjadi kendala utama dalam pencarian. Namun, dengan ditemukannya jenazah ini, kami menyatakan operasi SAR selesai,” tambahnya.

Kronologi Karamnya KLM Lorena Fajar Safari

Kapal Layar Motor (KLM) Lorena Fajar Safari mengalami kecelakaan pada Minggu (8/12/2024) dan karam di perairan sekitar Pulau Raas. Selama tiga hari operasi SAR, tim gabungan berhasil menemukan beberapa bukti dan potongan kapal, namun korban Mahnia baru ditemukan pada hari ketiga pencarian. Dengan berakhirnya operasi SAR, pihak berwenang memastikan bahwa jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan
Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU
Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar
Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab
Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban
Waskita Klaim Upah Sudah Dibayar, Sejumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Tuban Mengaku Belum Menerima
Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan 2026
Diduga Kurang Hati-hati, Lansia Tewas Tertabrak Dump Truck di Merakurak Tuban Saat Menyeberang

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban

Berita Terbaru