KABANTARA Grup Bidik Ekspansi Tambang Bauksit di Tiga Provinsi pada 2026

- Reporter

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaisar Bauksit Nusantara Grup rencanakan ekspansi bisnis di tiga provinsi serta  mendukung agenda program hilirisasi sumber daya mineral dengan pembangunan smelter alumina, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Kaisar Bauksit Nusantara Grup rencanakan ekspansi bisnis di tiga provinsi serta mendukung agenda program hilirisasi sumber daya mineral dengan pembangunan smelter alumina, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Surabaya – Kaisar Bauksit Nusantara Grup (Kabantara Grup), perusahaan pertambangan yang didirikan pengusaha nasional asal Situbondo, HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy, menargetkan ekspansi besar-besaran penguasaan konsesi tambang bauksit pada tahun 2026.

Tiga Provinsi Jadi Fokus Pengembangan

Pada tahap awal ekspansi, Kabantara Grup tak sekadar memperluas wilayah kerja, melainkan langsung menyasar tiga provinsi dan sebelas kabupaten yang dinilai memiliki potensi sumber daya bauksit strategis.
“Area kerja penguasaan konsesi tambang bauksit Kabantara Grup meliputi Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kepulauan Riau,” ujar Khalilur R. Abdullah Sahlawiy—yang akrab disapa Gus Lilur—dalam keterangannya, Kamis (25/12/2025).

Di Provinsi Kalimantan Barat, ekspansi Kabantara Grup mencakup Kabupaten Ketapang, Mempawah, Sanggau, Kubu Raya, Landak, serta Kayong Utara. Sementara di Kalimantan Tengah, konsesi direncanakan berada di Kabupaten Kotawaringin Timur, Seruyan, Lamandau, dan Katingan. Adapun untuk wilayah Kepulauan Riau, pengembangan diarahkan ke Kabupaten Bintan.
“Dengan demikian, total ekspansi awal Kabantara Grup berada di tiga provinsi dan sebelas kabupaten,” jelas pengusaha yang juga dikenal aktif dalam kegiatan filantropi tersebut.

Strategi Hilirisasi Lewat Pembangunan Smelter

Lebih jauh, Gus Lilur menyampaikan bahwa penguasaan konsesi tambang bauksit ini merupakan bagian dari strategi hilirisasi industri yang telah disiapkan secara bertahap. Setelah proses konsesi rampung, Kabantara Grup berencana membangun smelter alumina sebagai bagian dari penguatan rantai nilai industri pertambangan nasional.

Belitung dan Sumatera Selatan Jadi Opsi Lokasi Smelter

Rencana pembangunan smelter tersebut diproyeksikan berlokasi di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung, dengan opsi alternatif di salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan, yang memiliki cadangan batubara melimpah sebagai penunjang energi.
“Bauksit sebagai bahan baku smelter alumina atau aluminium akan dikirim dari Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kepulauan Riau. Sementara kebutuhan batubara sebagai bahan bakar smelter akan dipasok dari tambang batubara di sekitar lokasi smelter,” paparnya.

Dengan langkah ekspansi ini, Kabantara Grup menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam pengembangan industri pertambangan yang terintegrasi, berorientasi jangka panjang, serta mendukung agenda hilirisasi sumber daya mineral nasional. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee