SITUBONDO, JATIM – Kebakaran besar melanda pusat perbelanjaan konveksi dan pasar swalayan Karunia Dharma Sentosa (KDS) di Jalan Achmad Yani, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Minggu (17/11/2024) siang sekitar pukul 12.00 WIB.
Api berhasil dipadamkan setelah 24 jam lamanya, pada Senin (18/11/2024) siang pukul 12.00 WIB, berkat kerja keras petugas pemadam kebakaran.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalpos) BPBD Situbondo, Puriyono, mengonfirmasi bahwa api telah berhasil dipadamkan, meski saat ini petugas masih melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
“Alhamdulillah api sudah padam pada siang ini dan tinggal pembasahan,” ujar Puriyono kepada wartawan di lokasi kejadian.
Dari keterangan saksi, Andi Irawan Martini, yang merupakan karyawan di salah satu stan di lantai dua KDS, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang menimbulkan percikan api.
“Keterangan saksi menyebutkan api semakin membesar dan sulit dipadamkan dengan alat seadanya,” jelas Puriyono.
Kebakaran ini tidak hanya menghanguskan pusat perbelanjaan konveksi terbesar di Situbondo, tetapi juga merembet ke toko bahan bangunan (ACC) yang berada di sebelah barat KDS. Akibatnya, bagian atap gudang belakang toko bahan bangunan tersebut mengalami kerusakan.
Untuk memadamkan api, BPBD Situbondo menerjunkan enam unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) dan dua truk tangki air milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta satu truk tangki air dari BPBD Situbondo. Selain itu, bantuan juga datang dari dua unit kendaraan Damkar milik Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi.
Kebakaran yang terjadi di siang hari itu menyebabkan kepanikan, terutama di kalangan para pengunjung dan para pekerja di lokasi. Peristiwa ini juga menyebabkan kemacetan parah di jalur Pantura, yang terpaksa dialihkan melalui Jalan Achmad Jakfar, Jalan Diponegoro, hingga Jalan Argopuro.
Meski tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, sejumlah siswa SMK yang sedang melakukan praktik kerja lapangan (PKL) di KDS dilaporkan mengalami sesak napas akibat menghirup asap tebal saat berusaha menyelamatkan diri. Mereka kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Saat ini, penyelidikan mengenai penyebab pasti kebakaran dan kerugian yang ditimbulkan sedang dilakukan oleh pihak berwajib.
Editor : Agus Susanto