Situbondo – Kebakaran hebat melanda sebuah toko sembako bernama Afif Mubarok yang berada di Jalan Sucipto, Olean Utara, Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Selasa (06/01/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.45 WIB itu menyebabkan bangunan toko rusak parah dan api merembet ke rumah warga di sebelahnya.
Api Pertama Kali Diketahui Karyawan Toko
Toko sembako tersebut diketahui dikontrak oleh Sauki (35), sementara bangunan toko merupakan milik H. Mustafah (45), warga asal Kepulauan Sepudi. Api pertama kali diketahui oleh dua karyawan toko, Irfan dan Bagas, yang melihat kobaran api muncul dari dalam area toko.
Mengetahui kejadian tersebut, kedua karyawan segera memberitahukan pemilik toko serta warga sekitar.
Usai mendapat informasi kebakaran, warga sekitar berupaya melakukan pemadaman awal secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Namun api dengan cepat membesar dan merembet ke rumah di sebelah utara toko yang juga milik H. Mustafah.
Empat Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
Beberapa menit kemudian, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dari Mako Damkar Situbondo tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman serta pembasahan.
“Proses pemadaman dan pembasahan selesai sekitar pukul 11.00 WIB,” ujar Hidayat, petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian.
Hidayat memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian materiil ditaksir cukup besar.
Bangunan toko permanen berukuran 20 x 4 meter dengan tinggi sekitar 5 meter mengalami rusak berat. Estimasi kerugian pada toko, termasuk bangunan dan seluruh isi di dalamnya, diperkirakan mencapai Rp200 juta.
Selain itu, rumah permanen dua lantai milik H. Mustafah yang berada di sebelah toko, dengan ukuran 20 x 8 meter, juga mengalami rusak sedang. Kerusakan terutama terjadi pada bagian atap dan jendela samping rumah, dengan estimasi kerugian sekitar Rp50 juta.
Dugaan Sementara Penyebab Kebakaran
Dengan demikian, total kerugian akibat kebakaran toko sembako dan rumah warga tersebut diperkirakan mencapai Rp250 juta.
“Untuk sementara, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Namun pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut,” pungkas Hidayat. (Fia)
Editor : Kief