Kebakaran Toko Sembako Afif Mubarok di Panji Situbondo, Api Sempat Merembet ke Rumah Warga

- Reporter

Selasa, 6 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Petugas pemadam kebakaran melakukan proses pemadaman dan pembasahan di dalam toko sembako Afif Mubarok yang terbakar di Jalan Sucipto, Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Situbondo, Selasa (06/01/2026). Kebakaran tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan toko dan merembet ke rumah warga di sebelahnya, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Kebakaran hebat melanda sebuah toko sembako bernama Afif Mubarok yang berada di Jalan Sucipto, Olean Utara, Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Selasa (06/01/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.45 WIB itu menyebabkan bangunan toko rusak parah dan api merembet ke rumah warga di sebelahnya.

Api Pertama Kali Diketahui Karyawan Toko

Toko sembako tersebut diketahui dikontrak oleh Sauki (35), sementara bangunan toko merupakan milik H. Mustafah (45), warga asal Kepulauan Sepudi. Api pertama kali diketahui oleh dua karyawan toko, Irfan dan Bagas, yang melihat kobaran api muncul dari dalam area toko.
Mengetahui kejadian tersebut, kedua karyawan segera memberitahukan pemilik toko serta warga sekitar.

Usai mendapat informasi kebakaran, warga sekitar berupaya melakukan pemadaman awal secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Namun api dengan cepat membesar dan merembet ke rumah di sebelah utara toko yang juga milik H. Mustafah.

Empat Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Beberapa menit kemudian, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dari Mako Damkar Situbondo tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman serta pembasahan.
“Proses pemadaman dan pembasahan selesai sekitar pukul 11.00 WIB,” ujar Hidayat, petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian.

Hidayat memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian materiil ditaksir cukup besar.
Bangunan toko permanen berukuran 20 x 4 meter dengan tinggi sekitar 5 meter mengalami rusak berat. Estimasi kerugian pada toko, termasuk bangunan dan seluruh isi di dalamnya, diperkirakan mencapai Rp200 juta.
Selain itu, rumah permanen dua lantai milik H. Mustafah yang berada di sebelah toko, dengan ukuran 20 x 8 meter, juga mengalami rusak sedang. Kerusakan terutama terjadi pada bagian atap dan jendela samping rumah, dengan estimasi kerugian sekitar Rp50 juta.

Dugaan Sementara Penyebab Kebakaran

Dengan demikian, total kerugian akibat kebakaran toko sembako dan rumah warga tersebut diperkirakan mencapai Rp250 juta.
“Untuk sementara, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Namun pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut,” pungkas Hidayat. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Permenaker Baru Dinilai Rugikan Pekerja, Buruh di Tuban Ancam Turun Jalan
Kabel Provider Masih Semrawut di Tuban, DPRD Dorong Perda Utilitas
Data Kemiskinan Tuban Versi Pemkab vs BPS, Mana yang Benar?
Internet Desa Dikeluhkan Lemot dan Mahal, DPRD Tuban Hentikan Audiensi
Kecelakaan Tunggal Innova Hantam Becak di Tuban, Dua Penumpang Misterius Luka Berat
Kecelakaan Maut Pantura Tuban: Pengendara Motor Tewas, Identitas Korban Akhirnya Terungkap
Rencana Giant Sea Wall Jatim Dikritik, Akademisi: Solusi Instan Berisiko Rusak Ekosistem Pesisir
Blokade Gate 3 SIG Tuban Berlanjut, Disnakerin Sebut Terkendala Tender Belum Final

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:11 WIB

Permenaker Baru Dinilai Rugikan Pekerja, Buruh di Tuban Ancam Turun Jalan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:25 WIB

Kabel Provider Masih Semrawut di Tuban, DPRD Dorong Perda Utilitas

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:54 WIB

Data Kemiskinan Tuban Versi Pemkab vs BPS, Mana yang Benar?

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:29 WIB

Internet Desa Dikeluhkan Lemot dan Mahal, DPRD Tuban Hentikan Audiensi

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:07 WIB

Kecelakaan Tunggal Innova Hantam Becak di Tuban, Dua Penumpang Misterius Luka Berat

Berita Terbaru

Advertisement
Exit mobile version