Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Lapas Blitar: Bungkusan Misterius, Dilempar oleh Orang Tak Dikenal

- Reporter

Minggu, 23 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bungkusan misterius di lapas Blitar ,(Ilustrasi,Ist).

Bungkusan misterius di lapas Blitar ,(Ilustrasi,Ist).

Blitar – Situasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar mendadak tegang setelah seorang tak dikenal melemparkan bungkusan mencurigakan berwarna hitam ke dalam area lapas pada Kamis, 20 Februari 2025, dini hari. Kejadian ini sontak mengundang perhatian petugas, yang kemudian menemukan bahwa bungkusan tersebut berisi ratusan pil koplo.

Terekam CCTV, Pelaku Mengenakan Jaket Hoodie

Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas IIB Blitar, Agus Mulyono, menjelaskan bahwa berdasarkan rekaman CCTV, terduga pelaku terlihat mengenakan jaket hoodie dan melemparkan paket tersebut dari trotoar Jalan Merdeka. Lokasi pelemparan berada di sisi tenggara Lapas Blitar, yang berdekatan dengan blok hunian narapidana.

Menurut Agus, aksi tersebut berlangsung cepat. “Dari rekaman CCTV, pelaku hanya beberapa detik berada di lokasi. Setelah melempar, ia langsung berlari, kemungkinan menuju kendaraan yang diparkir tidak jauh dari tempat kejadian,” ungkapnya pada Jumat, 21 Februari 2025.

Bungkusan Jatuh di Taman Blok C2, Berisi 800 Pil Koplo

Setelah menemukan bungkusan mencurigakan itu, petugas lapas segera melakukan pemeriksaan. Bungkusan tersebut jatuh di taman Blok C2, area hunian narapidana yang menjalani hukuman atas kasus pidana umum dan narkoba.

“Saat diperiksa, ternyata bungkusan itu berisi sekitar 800 butir pil koplo,” kata Agus. Jenis pil tersebut termasuk dalam kategori obat terlarang yang kerap disalahgunakan oleh para pelaku penyalahgunaan narkotika.

Modus Lama yang Masih Terjadi

Kejadian pelemparan barang terlarang ke dalam lapas bukanlah hal baru. Modus ini kerap digunakan oleh jaringan narkoba untuk menyelundupkan barang haram ke dalam penjara, mengingat pengawasan yang ketat terhadap setiap pengunjung yang datang secara resmi.

Namun, pihak Lapas Kelas IIB Blitar telah berupaya meningkatkan pengawasan dan menerapkan berbagai langkah antisipasi. “Kami terus memperketat penjagaan, termasuk dengan patroli rutin di sekitar tembok lapas serta pemantauan melalui CCTV yang tersebar di berbagai titik,” jelas Agus.

Langkah Cepat Petugas: Melaporkan ke Polisi

Menanggapi kejadian ini, petugas Lapas Kelas IIB Blitar segera melaporkan insiden tersebut ke Polres Blitar Kota. Sejumlah barang bukti, termasuk ratusan pil koplo, telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Blitar Kota AKBP Heru Wibowo mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah menyelidiki kasus ini. “Kami akan mendalami rekaman CCTV serta mengumpulkan bukti lainnya untuk mengungkap identitas pelaku,” ujarnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga akan menelusuri apakah ada keterkaitan antara pelaku dengan jaringan narkoba di dalam lapas. “Kami tidak menutup kemungkinan bahwa ada pihak di dalam yang memang menunggu barang tersebut,” tambahnya.

Upaya Pencegahan dan Pengamanan Lapas

Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pihak lapas dan kepolisian. Upaya pencegahan terhadap penyelundupan narkoba ke dalam lapas terus dilakukan, termasuk melalui kerja sama dengan berbagai pihak terkait.

Beberapa langkah yang telah diterapkan di Lapas Kelas IIB Blitar untuk mencegah kejadian serupa antara lain:

  1. Peningkatan Pengawasan CCTV – Kamera pengawas dipasang di titik-titik strategis untuk memantau aktivitas di sekitar lapas.
  2. Patroli Rutin – Petugas secara berkala melakukan patroli di sekitar tembok lapas untuk mengantisipasi penyelundupan barang dari luar.
  3. Pemeriksaan Ketat terhadap Pengunjung – Setiap orang yang masuk ke dalam lapas harus melalui pemeriksaan ketat guna memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk.
  4. Koordinasi dengan Kepolisian – Lapas terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi segala bentuk peredaran narkoba di dalam penjara.

Kasus pelemparan bungkusan misterius berisi ratusan pil koplo di Lapas Kelas IIB Blitar menjadi bukti bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman di dalam lingkungan penjara. Namun, dengan adanya respons cepat dari petugas lapas dan kepolisian, diharapkan pelaku dapat segera terungkap dan kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.

Pihak berwenang terus berupaya meningkatkan pengawasan dan memperketat keamanan guna menjaga lapas tetap bersih dari narkoba dan barang terlarang lainnya.(pur)

Berita Terkait

Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai
Hampir Dua Tahun Bergulir, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Masih Tahap Pemeriksaan Saksi
Keluhan Pelanggan Menumpuk, Pertamina Bungkam Soal Pelayanan SPBU Tambakboyo
Ana Khozanah Resmi Pimpin PKB Tuban, Bidik Kemenangan Pilkada 2029
Solikin Hilang di Laut Utara Lamongan,  Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian
Harga Pertamax Naik, ASN Tuban Keluhkan Biaya Operasional Kendaraan Dinas
Pertamax Naik Rp3.950 per Liter, Warga Tuban Kini Harus Rogoh Kocek Lebih Dalam
Teror Ketuk Pintu di Melawi Viral, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:48 WIB

Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:24 WIB

Hampir Dua Tahun Bergulir, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Masih Tahap Pemeriksaan Saksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:29 WIB

Keluhan Pelanggan Menumpuk, Pertamina Bungkam Soal Pelayanan SPBU Tambakboyo

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:37 WIB

Ana Khozanah Resmi Pimpin PKB Tuban, Bidik Kemenangan Pilkada 2029

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:20 WIB

Harga Pertamax Naik, ASN Tuban Keluhkan Biaya Operasional Kendaraan Dinas

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id