Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Meutya Hafid Minta Maaf Atas Keterlibatan Pegawai Komdigi dalam Kasus Judi Online

- Reporter

Selasa, 12 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat diwawancarai awak media, (Ist).

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat diwawancarai awak media, (Ist).

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan permohonan maaf dengan suara bergetar atas keterlibatan seorang pegawai Komdigi dalam kasus judi online.

Pernyataan ini disampaikan Meutya pada acara literasi digital di RPTRA Intiland Teduh, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (12/11/2024).

Awalnya, Meutya menyambut warga yang hadir dan memberikan materi terkait bahaya judi online. Ia menjelaskan bahwa Cilincing dipilih sebagai lokasi sosialisasi karena tingginya transaksi judi online di wilayah ini berdasarkan data PPATK.

“Saya mengajak Ibu-Ibu semua untuk ikut berperan mencegah judi online. Di Kemkomdigi pun alat kami terbatas,” ujar Meutya. Ia menyamakan perannya sebagai seorang “ibu” bagi para pegawai di kantornya, merasa prihatin ketika ada pegawainya yang terlibat.

Dalam kesempatan tersebut, seorang warga bernama Nur menceritakan bahwa suaminya terjerat judi online hingga ditahan. “HP, TV semua dijual. Utang pun pakai nama saya,” ungkap Nur.

Meutya menambahkan bahwa, meski pihak Komdigi memiliki teknologi canggih untuk menangkal judi online, pencegahan tetap membutuhkan peran orang tua. Menurut data, terdapat 200 ribu anak di bawah usia 19 tahun dan sekitar 80 ribu anak di bawah 10 tahun yang terpapar judi online, seringkali melalui akun orang tua atau akses dari gim.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Gandeng Perusahaan Jepang, SBI Perkenalkan Teknologi Penguat Tanah Lunak CLEAN SET
Viral Langgar TKA, SMKN 1 Tuban : Itu Hanya Flayer Ucapan
Pendar PJU di Tuban Bak Lampu Disko
Anggaran 2027 Tuban Dipangkas Rp300 Miliar
HMI Geruduk Disdik Tuban, Desak Penanganan Kasus Dana BOS, dan Jabatan Kepsek
Bupati Lindra: Pantai Boom Akan Ditata Ulang 2027
Warga Tuban Keluhkan BPJS Bantuan Pemerintah, Kenapa?
Luapkan Kekesalan Aliansi Petani-Nelayan Tuban Lempar Telur di Depan Pemkab

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:15 WIB

Gandeng Perusahaan Jepang, SBI Perkenalkan Teknologi Penguat Tanah Lunak CLEAN SET

Selasa, 3 November 2026 - 15:22 WIB

Viral Langgar TKA, SMKN 1 Tuban : Itu Hanya Flayer Ucapan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Pendar PJU di Tuban Bak Lampu Disko

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Anggaran 2027 Tuban Dipangkas Rp300 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:05 WIB

HMI Geruduk Disdik Tuban, Desak Penanganan Kasus Dana BOS, dan Jabatan Kepsek

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu