Musim Kemarau Mulai Mengintip, Wilayah Utara Tuban Lebih Dulu Alami Peralihan

- Reporter

Rabu, 9 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langit cerah di perkotaan Kabupaten Tuban,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Langit cerah di perkotaan Kabupaten Tuban,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Kabupaten Tuban akan mulai memasuki musim kemarau pada pertengahan April hingga awal Mei 2025.

Kepala Stasiun BMKG Tuban, Muchammad Nur, saat dikonfirmasi LiputanSatu.id pada Selasa (09/04/2025), menjelaskan bahwa wilayah utara Tuban akan mengalami peralihan musim lebih awal dibanding daerah lainnya, tepatnya pada dasarian kedua April (11–20 April 2025). Beberapa kecamatan yang akan terlebih dahulu memasuki musim kemarau antara lain Bancar, Tambakboyo, Jatirogo, dan Kenduruan.

Sementara itu, sebagian besar kecamatan lainnya seperti Jenu, Merakurak, Tuban, Semanding, hingga Rengel diperkirakan akan mengalami peralihan musim pada dasarian ketiga April atau akhir bulan.

“Wilayah yang paling akhir memasuki musim kemarau adalah Kecamatan Senori, Parengan, dan Soko, yang diprediksi beralih pada dasarian pertama Mei, yaitu antara 1–10 Mei 2025,” ujar Nur.

BMKG juga mencatat bahwa sejumlah wilayah di Jawa Timur sudah mulai mengalami masa peralihan musim sejak April ini, sesuai prakiraan dari Stasiun Klimatologi Jawa Timur. Terkait fenomena iklim global, Nur menjelaskan bahwa saat ini Indonesia berada dalam status ENSO netral. Suhu permukaan laut di wilayah Nino 3.4 tercatat memiliki anomali sebesar 0,013, yang menandakan tidak adanya fenomena El Niño maupun La Niña. Kondisi ini diprediksi bertahan hingga pertengahan atau semester kedua tahun 2025.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Jawa Timur Jum’at 28 Maret 2026, Surabaya Potensi Hujan Petir

Baca juga: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Tuban pada 23 Maret 2025

Menghadapi peralihan musim ini, BMKG mengimbau masyarakat, khususnya petani dan nelayan, untuk terus memperhatikan prakiraan cuaca terkini. Petani diharapkan menyesuaikan jadwal tanam dan panen berdasarkan kondisi cuaca, sedangkan nelayan diminta memantau prakiraan maritim sebelum melaut.

“Untuk sepekan ke depan, kondisi gelombang laut di perairan Tuban relatif tenang hingga rendah, dengan angin dominan bertiup dari arah timur. Namun, masyarakat tetap harus waspada dan memeriksa informasi cuaca sebelum berlayar,” pungkas Nur.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Salwa, Perenang Cilik Asal Tuban Juara Jawa Timur, Kini Siap Berlaga di Tingkat Nasional
Puluhan Jabatan Strategis di Pemkab Tuban Masih Kosong, Bupati Lindra Buka Suara
Penurunan Kualitas Gedung Baru Puskesmas Merakurak Perlu Uji Teknis, DPRD Tuban Siap Turun
Warga Soko Tuban Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan
Ironi Gedung PN Tuban Rp13,5 Miliar, Belum Dipakai Tapi Sudah Mulai Rusak
Kasus Dugaan Penjualan TKD Talangkembar:  Inspektorat Tuban Masih Hitung Kerugian Negara
Kejari Tuban Akui Kajari dan Kasi Pidum Jalani Pemeriksaan Disiplin
Resmi Jadi Polresta, Bupati Tuban Harap Pelayanan Kepolisian Makin Profesional

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:47 WIB

Salwa, Perenang Cilik Asal Tuban Juara Jawa Timur, Kini Siap Berlaga di Tingkat Nasional

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:37 WIB

Puluhan Jabatan Strategis di Pemkab Tuban Masih Kosong, Bupati Lindra Buka Suara

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:25 WIB

Penurunan Kualitas Gedung Baru Puskesmas Merakurak Perlu Uji Teknis, DPRD Tuban Siap Turun

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:13 WIB

Warga Soko Tuban Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:02 WIB

Ironi Gedung PN Tuban Rp13,5 Miliar, Belum Dipakai Tapi Sudah Mulai Rusak

Berita Terbaru