Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Salwa, Perenang Cilik Asal Tuban Juara Jawa Timur, Kini Siap Berlaga di Tingkat Nasional

- Reporter

Jumat, 3 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salwa Kaysa Adnafika (tengah) berfoto bersama pelatih, keluarga, dan tim usai meraih Juara I Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang renang putri tingkat Provinsi Jawa Timur di GOR Delta Sidoarjo. Prestasi tersebut mengantarkan siswi UPT SDN Tasikmadu 1 Tuban itu menjadi wakil Jawa Timur pada O2SN tingkat nasional, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Salwa Kaysa Adnafika (tengah) berfoto bersama pelatih, keluarga, dan tim usai meraih Juara I Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang renang putri tingkat Provinsi Jawa Timur di GOR Delta Sidoarjo. Prestasi tersebut mengantarkan siswi UPT SDN Tasikmadu 1 Tuban itu menjadi wakil Jawa Timur pada O2SN tingkat nasional, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Tidak ada yang menyangka, keputusan sederhana sepasang orang tua memasukkan putrinya ke klub renang agar tidak lagi takut air justru menjadi awal lahirnya seorang atlet berprestasi.
Adalah Salwa Kaysa Adnafika (11), siswi kelas IV UPT SDN Tasikmadu 1 Kabupaten Tuban, yang berhasil mengharumkan nama daerah setelah meraih Juara I Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang renang putri tingkat Provinsi Jawa Timur. Prestasi tersebut mengantarkannya menjadi wakil Jawa Timur pada O2SN tingkat nasional.
Gelar juara itu diraih Salwa dalam ajang O2SN SD yang digelar di Kolam Renang GOR Delta Sidoarjo, Selasa (30/6/2026). Atlet binaan Megalodon Aquatic Club Tuban (MACT) tersebut berhasil mengungguli para perenang terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Dari Takut Air Menjadi Juara Jawa Timur

Di balik medali emas yang kini diraihnya, tersimpan kisah perjuangan yang sederhana namun menginspirasi.
Sang ayah, Rusmiyadi, mengenang bahwa dirinya bersama sang istri, Yani, tidak pernah membayangkan putrinya akan menjadi atlet.
“Kami memasukkan Salwa ke klub renang hanya supaya dia tidak takut air. Sama sekali tidak terpikir suatu hari bisa menjadi juara provinsi, apalagi mewakili Jawa Timur ke tingkat nasional,” kenangnya.
Seiring waktu, bakat Salwa mulai terlihat. Latihan yang awalnya hanya bertujuan mengenalkan air berubah menjadi rutinitas yang dijalani dengan disiplin tinggi.

Disiplin Latihan Berbuah Prestasi

Di usianya yang masih 11 tahun, Salwa mampu membagi waktu antara sekolah, belajar, latihan, menjaga pola makan, hingga beristirahat dengan cukup.
Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil. Saat namanya diumumkan sebagai juara O2SN Jawa Timur, ia mengaku sempat tidak percaya.
“Saya senang sekali. Tidak menyangka bisa juara satu dan mendapat kesempatan mewakili Jawa Timur di tingkat nasional,” ujarnya.
Bagi Salwa, lawan terberat bukan hanya peserta dari daerah lain, melainkan dirinya sendiri. Ia terus berusaha memecahkan catatan waktu terbaik (personal best) yang menjadi target latihan bersama pelatih.
Target tersebut akhirnya berhasil dilampaui dan mengantarkannya menjadi perenang terbaik tingkat SD se-Jawa Timur.

Dukungan Keluarga Menjadi Kekuatan

Di balik pencapaiannya, Salwa mengaku mendapat semangat dari banyak orang.
Mulai dari kedua orang tua, para pelatih, guru, teman-teman, hingga hewan peliharaan kesayangannya.
“Orang tua, kakak-kakak pelatih, guru, teman-teman, bahkan kucing dan ikan cupang saya juga jadi penyemangat,” ucapnya sambil tersenyum.
Kini, mimpi Salwa semakin besar. Ia ingin terus berprestasi hingga mampu tampil di ajang internasional, termasuk ASEAN School Games. Sosok perenang dunia asal Amerika Serikat, Katie Ledecky, menjadi inspirasinya untuk terus berkembang.

Orang Tua: Prestasi Lahir dari Proses Panjang

Rusmiyadi mengakui perjalanan menuju prestasi tersebut tidaklah mudah. Ia harus membagi waktu antara pekerjaan dengan mendampingi putrinya berlatih maupun mengikuti berbagai kejuaraan.
Namun, seluruh pengorbanan itu terasa sepadan ketika melihat Salwa mampu mengharumkan nama Tuban dan Jawa Timur.
“Dukungan orang tua sangat penting. Anak akan merasa lebih percaya diri kalau tahu selalu ada yang mendukung di belakangnya,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih Megalodon Aquatic Club Tuban, pihak sekolah, guru, keluarga besar, serta masyarakat yang terus memberikan doa dan dukungan.
“Prestasi ini bukan hanya hasil kerja keras Salwa, tetapi juga hasil dukungan banyak pihak yang selalu percaya dan mendampinginya,” imbuhnya.

Siap Membawa Nama Jawa Timur di Tingkat Nasional

Perjalanan Salwa menjadi bukti bahwa prestasi besar sering kali berawal dari langkah yang sederhana. Keinginan orang tua agar anaknya tidak lagi takut air kini telah mengantarkan seorang gadis kecil asal Tuban menjadi juara Jawa Timur dan bersiap membawa nama provinsi di ajang O2SN tingkat nasional.
Keluarga berharap Salwa tetap rendah hati, terus berlatih, dan suatu hari nanti mampu mengibarkan Merah Putih di panggung internasional. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa ketika bakat anak dikenali sejak dini dan didukung secara konsisten, mimpi yang semula terasa jauh dapat perlahan menjadi kenyataan. (Az)

Berita Terkait

El Nino Mengancam Tuban, BMKG Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan!
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban
30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu
Kontrak Habis 30 September, PPPK Paruh Waktu Tuban Tetap Diminta Masuk Kerja
Tower BTS Belum Berizin Disegel, Satpol PP Tuban Mulai Sisir Sejumlah Titik
Kekeringan Ekstrem, 28 Desa di Tuban Bergantung Droping Air
LP2B Sumberejo Kulon Disorot, DPRD Tulungagung Minta Pengawasan Diperketat
Wakapolresta Tuban Resmi Dijabat AKBP, Windy Syafutra Gantikan Kompol Supiyan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:11 WIB

El Nino Mengancam Tuban, BMKG Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan!

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:25 WIB

30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Kontrak Habis 30 September, PPPK Paruh Waktu Tuban Tetap Diminta Masuk Kerja

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Tower BTS Belum Berizin Disegel, Satpol PP Tuban Mulai Sisir Sejumlah Titik

Berita Terbaru

Ilustrasi anak tenggelam

Peristiwa

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban

Senin, 5 Okt 2026 - 18:36 WIB

Kantor Kepala Desa Purworejo (gambar : ist.)

Daerah

30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu

Senin, 5 Okt 2026 - 18:25 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu