Niat Mencari Ikan, Warga Rengel Tuban Tenggelam di Bengawan Solo

- Reporter

Sabtu, 20 Desember 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Tim SAR dari BPBD Tuban dibantu Polsek Rengel bersama warga melakukan operasi pencarian di area sekitar korban terakhir terlihat, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Niat mencari ikan berujung petaka. Seorang pria bernama Agus Winarto (38), warga Dusun Purboyo Mayang Sekar, Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Sabtu (20/12/2025) siang.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di sekitar jembatan perbatasan Kecamatan Kanor–Rengel, sekitar pukul 11.45 WIB.

Keterangan Polisi

Kapolsek Rengel AKP Nuril Huda menjelaskan, sebelum kejadian korban diketahui berada di atas rakit yang biasa digunakan untuk aktivitas menangkap ikan di Sungai Bengawan Solo. Setelah itu, korban turun ke sungai untuk memasang jaring ikan.
“Setelah selesai memasang jaring, korban berusaha kembali ke rakit dengan cara berenang,” ujar AKP Nuril Huda kepada wartawan.
Namun, saat berenang menuju rakit, korban diduga kehabisan tenaga. Korban kemudian tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo yang dikenal memiliki arus cukup deras, terutama di sekitar area jembatan.
“Saat selesai memasang jaring ikan, korban berenang kembali ke rakit yang sebelumnya digunakan, lalu tenggelam,” imbuhnya.

Pencarian Libatkan Polisi, BPBD, dan Warga

Usai menerima laporan kejadian, aparat Polsek Rengel bersama BPBD Kabupaten Tuban, dibantu warga sekitar, langsung melakukan upaya pencarian di lokasi kejadian.
Petugas menyisir area sungai di sekitar titik korban diduga tenggelam. Namun hingga sore hari, korban belum berhasil ditemukan.
“Proses pencarian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kembali besok,” kata AKP Nuril Huda.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk menentukan langkah lanjutan dalam proses pencarian korban.

Imbauan Keselamatan

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di Sungai Bengawan Solo. Kondisi arus sungai yang dapat berubah sewaktu-waktu dinilai berpotensi membahayakan, terutama bagi warga yang mencari ikan dengan rakit atau berenang menyeberangi sungai.

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Daerah

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Exit mobile version