Tuban – Libur lebaran dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk berkumpul dengan keluarga, tak jarang masyarakat memanfaatkan hal tersebut untuk berwisata dengan keluarga, salah satu tempat wisata yang menjadi pilihan bagi warga Tuban dan sekitarnya adalah Pantai Kelapa yang berada di Kelurahan Panyuran Kecamatan Palang.
Ketua kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Pantai Kelapa Muhasan ketika dikonfirmasi oleh Liputansatu.id (05/04/25) menyampaikan selama libur lebaran pengunjung pantai Kelapa meningkat hingga 70% dari pengunjung di hari biasa. Hal tersebut tidak lepas dari banyaknya para pemudik yang berkumpul keluarganya dan berwisata di sana.
“Alhamdulillah pengunjung meningkat 70% dari biasanya,” ungkap Muhasan.
Meskipun fluktuatif peningkatan pengunjung sangat signifikan. Di tanggal 31 Maret 2025 saat hari lebaran pengunjung Pantai Kelapa terdapat 329 orang. Di tanggal 1 April pengunjung 2.166 orang, tanggal 2 April 3.814 orang, tanggal 3 April 3.511 orang, dan di tanggal 4 April kemarin 1.294 orang.
Dia menambahkan bahwa libur lebaran merupakan waktu panen bagi para pengelola wisata. Sebelum lebaran dia mengungkap hampir tidak ada yang berkunjung karena masih di bulan Ramadhan.
“Mungkin karena sedang berpuasa, sedikit yang berwisata,” kata Muhasan.
Selain banyaknya pengunjung meningkatkan pendapatan dari tiket, adanya peningkatan ini juga meningkatkan pendapatan dari para penjual makanan dan oleh-oleh di kawasan Pantai Kelapa. Selain itu juga adanya fasilitas tambahan untuk sewa peralatan juga mengalami peningkatan.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Pantai Kelapa Tuban Salurkan 300 Paket Bantuan untuk Warga Kurang Mampu
Baca juga: Wisata Spektakuler di Tuban, untuk Liburan Akhir Tahun yang Berkesan
Pantai Kelapa sendiri cukup mudah dijangkau, karena berada tepat di jalur utama Deandles Tuban–Gresik Km 1. Harga tiket masuk pun terjangkau, hanya Rp10.000 per orang. Dengan biaya tersebut, pengunjung dapat menikmati panorama pantai, mencicipi kuliner khas Tuban di area foodcourt, serta berbelanja berbagai oleh-oleh khas daerah.(Az)
Editor : Mukhyidin Khifdhi