Tragis: Perempuan Jember Lompat dari Kapal Feri ke Selat Bali, Tinggalkan Anak Autis di Mobil

- Reporter

Minggu, 22 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah perempuan yang melompat dari kapal fery ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pesisir Pantai Prapat Agung, Bali,(Ist).

Jenazah perempuan yang melompat dari kapal fery ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pesisir Pantai Prapat Agung, Bali,(Ist).

Perempuan Jember Lompat dari Kapal Feri ke Selat Bali

JEMBER, JATIM – Artikel ini tidak dimaksudkan untuk mendorong siapa pun melakukan tindakan serupa. Jika Anda merasa depresi atau memiliki kecenderungan untuk bunuh diri, segera konsultasikan masalah Anda dengan profesional seperti psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental.

Kisah tragis datang dari Jember, Jawa Timur. Seorang perempuan berinisial WI (52) melompat dari kapal feri KMP Citra Mandala Sakti ke Selat Bali saat perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (21/12/2024). WI dilaporkan meninggalkan anaknya yang mengidap autisme di dalam mobil Innova bernopol P 1494 KO yang ikut menumpang di kapal tersebut.

Kronologi Peristiwa

Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, Letda Laut (P) Bayu Primanto, menyatakan bahwa penumpang lain sempat memperingatkan WI (perempuan)sebelum dia melompat.
“Korban melompat meskipun sudah diperingatkan oleh penumpang lain,” ujar Bayu seperti dikutip dari detikBali.

Baca juga: Mahasiswi Asal Situbondo Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Jember

WI, warga Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pesisir Pantai Prapat Agung, Bali, oleh enam nelayan. Jenazahnya ditemukan mengapung di tepian pantai dan segera dievakuasi.

Dugaan Motif di Balik Aksi Nekat

Menurut Dian Yurida Bahtiar, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lojejer, WI diduga mengalami tekanan ekonomi yang semakin berat setelah suaminya meninggal pada 2018. Usaha toko onderdil motor yang diwarisi dari suaminya mengalami pasang surut hingga akhirnya tutup.

“Setelah suaminya meninggal, kondisi ekonominya memburuk. Usaha jualan makanan dan gorengan keliling pasar juga tidak berjalan baik,” ungkap Bahtiar.

WI meninggalkan dua anak. Anak pertamanya yang mengidap autisme berada di dalam mobil saat insiden terjadi, sementara anak keduanya bekerja di Bali. WI diperkirakan hendak mengunjungi anak keduanya sekaligus sanak saudara di Bali sebelum insiden tragis ini terjadi.

Pemakaman WI

Jenazah WI (perempuan) rencananya akan dimakamkan di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember. Hingga Sabtu malam, jenazah masih dalam perjalanan menuju rumah duka. “Kemungkinan akan dimakamkan malam ini atau besok pagi,” tambah Bahtiar.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee