Perempuan Jember Lompat dari Kapal Feri ke Selat Bali
JEMBER, JATIM – Artikel ini tidak dimaksudkan untuk mendorong siapa pun melakukan tindakan serupa. Jika Anda merasa depresi atau memiliki kecenderungan untuk bunuh diri, segera konsultasikan masalah Anda dengan profesional seperti psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental.
Kisah tragis datang dari Jember, Jawa Timur. Seorang perempuan berinisial WI (52) melompat dari kapal feri KMP Citra Mandala Sakti ke Selat Bali saat perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (21/12/2024). WI dilaporkan meninggalkan anaknya yang mengidap autisme di dalam mobil Innova bernopol P 1494 KO yang ikut menumpang di kapal tersebut.
Kronologi Peristiwa
Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, Letda Laut (P) Bayu Primanto, menyatakan bahwa penumpang lain sempat memperingatkan WI (perempuan)sebelum dia melompat.
“Korban melompat meskipun sudah diperingatkan oleh penumpang lain,” ujar Bayu seperti dikutip dari detikBali.
Baca juga: Mahasiswi Asal Situbondo Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Jember
WI, warga Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pesisir Pantai Prapat Agung, Bali, oleh enam nelayan. Jenazahnya ditemukan mengapung di tepian pantai dan segera dievakuasi.
Dugaan Motif di Balik Aksi Nekat
Menurut Dian Yurida Bahtiar, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lojejer, WI diduga mengalami tekanan ekonomi yang semakin berat setelah suaminya meninggal pada 2018. Usaha toko onderdil motor yang diwarisi dari suaminya mengalami pasang surut hingga akhirnya tutup.
“Setelah suaminya meninggal, kondisi ekonominya memburuk. Usaha jualan makanan dan gorengan keliling pasar juga tidak berjalan baik,” ungkap Bahtiar.
WI meninggalkan dua anak. Anak pertamanya yang mengidap autisme berada di dalam mobil saat insiden terjadi, sementara anak keduanya bekerja di Bali. WI diperkirakan hendak mengunjungi anak keduanya sekaligus sanak saudara di Bali sebelum insiden tragis ini terjadi.
Pemakaman WI
Jenazah WI (perempuan) rencananya akan dimakamkan di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember. Hingga Sabtu malam, jenazah masih dalam perjalanan menuju rumah duka. “Kemungkinan akan dimakamkan malam ini atau besok pagi,” tambah Bahtiar.
Editor : Agus Susanto












