Pertamina Rosneft Pastikan Proyek Kilang Tuban Lanjut, Tunggu Final Investment Decision

- Reporter

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: (Ist/Pertamina).

Gambar: (Ist/Pertamina).

Tuban – PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) Tuban menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan Proyek Kilang Minyak Tuban, meski saat ini masih menunggu keputusan Final Investment Decision (FID) dari para pemegang saham.
Setelah keputusan FID disetujui, proyek strategis nasional ini akan langsung memasuki tahap Engineering, Procurement, and Construction (EPC).
“PRPP saat ini tengah menyelesaikan proses FID. Setelah keputusan ini diperoleh, proyek akan langsung memasuki tahap EPC untuk pembangunan fasilitas Grass Root Refinery (GRR) Tuban,” jelas Senior Corporate Social Responsibility (CSR) Officer PT PRPP Tuban, Yuli Wahyu Witantra, Senin (13/10/2025).

Fokus Selesaikan FID dan Perkuat Kolaborasi dengan Rosneft

Yuli menambahkan, PRPP terus menjalin kerja sama erat dengan mitra joint venture dari Rusia, Rosneft, untuk memastikan proyek kilang ini berjalan sesuai dengan rencana strategis nasional di sektor energi.
“Kami tetap berkomitmen melanjutkan proyek ini, sesuai kesepakatan bersama dalam joint venture antara Pertamina dan Rosneft,” ujarnya.
Menurutnya, penyelesaian FID menjadi langkah penting yang harus ditempuh secara hati-hati dan bertanggung jawab agar tidak menimbulkan risiko di tahap konstruksi nanti.

Molornya Proyek Jadi Sorotan DPR

Proyek pembangunan Kilang GRR Tuban sebelumnya mendapat sorotan tajam dari kalangan legislatif.
Anggota Komisi VII DPR RI, Ratna Juwita Sari, menilai bahwa hampir satu dekade sejak ground breaking, proyek ini belum menunjukkan kemajuan signifikan di lapangan.
“Hampir satu dekade sejak ground breaking, kilang Tuban belum berfungsi. Pemerintah wajib mengungkap kendala yang dihadapi dan merinci langkah konkret untuk menyelesaikannya,” tegas Ratna, dikutip dari salah satu media nasional.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menyinggung perbandingan dengan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, yang ditargetkan beroperasi pada akhir 2025.
“Kalau Balikpapan bisa, seharusnya Tuban juga bisa. Ini soal prioritas dan keseriusan politik energi nasional,” tambahnya.

Desakan Percepatan dan Transparansi

Ratna mendesak pemerintah bersama BUMN terkait untuk segera mempercepat penyelesaian proses FID serta membuka secara transparan kendala yang menghambat proyek strategis tersebut.
“Kilang Tuban adalah proyek strategis nasional, jangan dibiarkan mandek. Ini menyangkut kedaulatan energi dan masa depan ekonomi rakyat,” tutupnya.

Konteks Proyek Kilang Tuban

Sebagai informasi, proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban merupakan hasil kerja sama antara Pertamina (Indonesia) dan Rosneft (Rusia) dengan nilai investasi yang diproyeksikan mencapai belasan miliar dolar AS.
Kilang ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi bahan bakar nasional dan mengurangi ketergantungan impor minyak, sekaligus menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Pantura Jawa Timur. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee