Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Proyek APBD 2026 Mulai Dilelang, Mampukah PUPR Tuban Menghasilkan Infrastruktur Berkualitas?

- Reporter

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PUPR-PRKP Kabupaten Tuban, Agung Supriyadi, saat memberikan keterangan terkait dimulainya proses lelang proyek APBD 2026 melalui LPSE. Ia menegaskan pentingnya pengawasan ketat untuk memastikan kualitas infrastruktur di Kabupaten Tuban, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Kepala Dinas PUPR-PRKP Kabupaten Tuban, Agung Supriyadi, saat memberikan keterangan terkait dimulainya proses lelang proyek APBD 2026 melalui LPSE. Ia menegaskan pentingnya pengawasan ketat untuk memastikan kualitas infrastruktur di Kabupaten Tuban, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Proses lelang sejumlah paket pekerjaan fisik di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR-PRKP) Kabupaten Tuban resmi ditayangkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Meski belum seluruh paket dilelang, langkah ini langsung memunculkan perhatian publik terhadap kualitas hasil pembangunan infrastruktur di Bumi Ronggolawe.
Sorotan publik tidak terlepas dari catatan pelaksanaan proyek pada periode sebelumnya yang masih menyisakan sejumlah evaluasi, terutama terkait mutu pekerjaan di lapangan. Kondisi ini membuat pelaksanaan proyek APBD 2026 menjadi perhatian serius masyarakat.

Catatan Evaluasi Proyek Tahun Sebelumnya

Rekam jejak pembangunan infrastruktur pada APBD 2025 disebut masih menyisakan sejumlah catatan yang menjadi bahan evaluasi. Masyarakat menilai beberapa proyek sebelumnya belum sepenuhnya memenuhi harapan, khususnya terkait daya tahan dan kualitas hasil pekerjaan.
Situasi ini membuat publik berharap adanya perbaikan signifikan pada pelaksanaan proyek tahun 2026, terutama dalam aspek pengawasan dan mutu material.

PUPR Tuban Ingatkan Rekanan Kerja

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR-PRKP Tuban, Agung Supriyadi, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan proses lelang melalui Bagian Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) dan berharap pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana.
“Paket pekerjaan sudah ditayang dan dilelang oleh Bagian Pengadaan Barang/Jasa (PBJ). Semoga berjalan lancar dan segera dapat dilaksanakan pekerjaan fisik konstruksi di lapangan, karena hasil pembangunannya sudah sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat,” ujar Agung Supriyadi, Selasa (16/06/2026).

Pengawasan Diperketat untuk Cegah Penyimpangan

Bukan rahasia lagi, proyek infrastruktur kerap menjadi sorotan karena dugaan penurunan kualitas material oleh oknum rekanan demi keuntungan tertentu. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
PUPR-PRKP Tuban menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi kontraktor yang mencoba melakukan penyimpangan, baik dari sisi spesifikasi material maupun keterlambatan pekerjaan.
“Kami akan upayakan agar timeline dari rekanan tepat waktu dan tepat sasaran di lapangan,” tegas Agung.

Libatkan PPK hingga Konsultan Pengawas

Belajar dari evaluasi tahun-tahun sebelumnya, Dinas PUPR-PRKP Tuban menyatakan akan memperketat pengawasan proyek dengan melibatkan seluruh unsur teknis, mulai dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) hingga konsultan pengawas eksternal.
Langkah ini diharapkan mampu mencegah kembali terjadinya proyek yang tidak sesuai spesifikasi atau cepat mengalami kerusakan setelah selesai dikerjakan.
“Terima kasih atas informasi dan sarannya. Nanti segera kami sampaikan ke PPK, teman-teman pengawas, juga konsultan untuk lebih teliti dan hati-hati dalam eksekusi di lapangan,” pungkasnya.

Ujian Kualitas Infrastruktur Tuban

Dimulainya lelang proyek APBD 2026 menjadi awal dari ujian baru bagi PUPR-PRKP Tuban dalam memastikan kualitas pembangunan infrastruktur. Di tengah sorotan publik, konsistensi pengawasan dan ketegasan terhadap rekanan akan menjadi faktor penentu apakah proyek tahun ini benar-benar mampu menjawab harapan masyarakat.
Masyarakat kini menunggu bukti nyata, bukan sekadar janji, bahwa pembangunan di Kabupaten Tuban dapat menghasilkan infrastruktur yang lebih kuat, tahan lama, dan berkualitas. (Aj)

Berita Terkait

Tanggulangi Kebakaran di GRR, PPN dan Damkar Tuban Gelar Simulasi
Gus Lilur Balik Tantang Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum Usai Disomasi
Proyek Check Dam Senilai Rp3,8 M Terancam Gagal
Reklame Karatan hingga Mangkrak Dibabat Satpol PP Tuban
Awasi Keselamatan, Damkar Tuban Awasi Laik Fungsi Usaha di Tuban
Selesai, Tunai, Tuntas: Gus Lilur Ajukan Tiga Syarat untuk Menepi dari Polemik Muktamar NU
Ditengah Ramai Berita Influenza A, Dinkes Tuban : Minta untuk Waspada
Polresta Tuban Bekuk Residivis Spesialis Pencurian

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:35 WIB

Tanggulangi Kebakaran di GRR, PPN dan Damkar Tuban Gelar Simulasi

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIB

Gus Lilur Balik Tantang Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum Usai Disomasi

Selasa, 29 September 2026 - 21:39 WIB

Proyek Check Dam Senilai Rp3,8 M Terancam Gagal

Selasa, 29 September 2026 - 20:25 WIB

Reklame Karatan hingga Mangkrak Dibabat Satpol PP Tuban

Selasa, 29 September 2026 - 14:34 WIB

Selesai, Tunai, Tuntas: Gus Lilur Ajukan Tiga Syarat untuk Menepi dari Polemik Muktamar NU

Berita Terbaru

Pewarta saat ditunjukan lokasi pengerjaan proyek Check Dam oleh Mantri dan ASPER Perhutani BKPH Kerek di Desa Padasan, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Daerah

Proyek Check Dam Senilai Rp3,8 M Terancam Gagal

Selasa, 29 Sep 2026 - 21:39 WIB

Anggota Satpol PP Tuban tertibkan reklame yang melanggar (gambar : ist.)

Pemerintah

Reklame Karatan hingga Mangkrak Dibabat Satpol PP Tuban

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:25 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu