Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Lelang Proyek APBD 2026 Molor, DPRD Tuban Siap Panggil Dinas Terkait

- Reporter

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Tuban menyoroti lambannya proses lelang proyek fisik APBD 2026 yang hingga pertengahan Mei belum juga berjalan, (ilustrasi/Liputansatu.id).

Anggota DPRD Tuban menyoroti lambannya proses lelang proyek fisik APBD 2026 yang hingga pertengahan Mei belum juga berjalan, (ilustrasi/Liputansatu.id).

Tuban – Memasuki pertengahan Mei 2026, proyek fisik yang bersumber dari APBD Kabupaten Tuban belum juga menunjukkan tanda-tanda dimulai. Kondisi tersebut memicu sorotan dari DPRD Tuban karena dinilai berpotensi mengulang keterlambatan proyek seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya.

DPRD Soroti Lambannya Proyek Fisik APBD

Sebelumnya, DPRD Tuban telah memberikan sejumlah catatan dan rekomendasi kepada organisasi perangkat daerah (OPD) agar proses lelang proyek fisik APBD 2026 dapat dilakukan lebih awal. Langkah tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi penumpukan pekerjaan di akhir tahun anggaran.

Keterlambatan proyek pada tahun 2025 lalu masih menjadi perhatian serius. Saat itu, sejumlah pekerjaan fisik tidak selesai tepat waktu dengan alasan cuaca hingga kendala teknis lainnya. DPRD menilai persoalan tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi agar tidak kembali terulang tahun ini.
Sorotan keras datang dari Komisi I DPRD Tuban. Mereka mempertanyakan lambannya proses pelaksanaan proyek fisik yang hingga kini belum memasuki tahap lelang.

Anggota Komisi I DPRD Tuban, Siswanto, menegaskan pihaknya mendesak agar paket proyek fisik segera diproses sejak awal tahun supaya pengerjaan tidak menumpuk di penghujung tahun anggaran.
“Kalau hingga saat ini belum ada satu pun pekerjaan fisik yang dilelang, ini perlu dilakukan pemanggilan,” ujar Siswanto, Selasa (12/05/2026).

Menurutnya, lambannya progres proyek menunjukkan adanya persoalan serius di internal dinas terkait. Ia juga mempertanyakan mengapa evaluasi dan arahan DPRD sebelumnya seolah tidak dijalankan.
“Kalau sampai bulan Mei ini belum ada progres ya kebangetan, mas. Ada apa ini? Seharusnya APBD 2026 ini sudah bisa berjalan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat luas,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut.

Dinas PUPR Sebut Ada Penyesuaian Harga Material

Siswanto berharap pembangunan infrastruktur tahun ini dapat berjalan tepat waktu tanpa adanya proyek mangkrak maupun keterlambatan seperti tahun sebelumnya. Ia menilai percepatan pelaksanaan proyek sangat penting karena berkaitan langsung dengan pelayanan dan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tuban, Agung Supriyadi, menjelaskan belum dimulainya proses lelang proyek APBD 2026 disebabkan adanya revisi dan penyesuaian harga satuan.

Menurutnya, terdapat sejumlah bahan pokok konstruksi yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan sehingga membutuhkan penyesuaian dalam perencanaan anggaran.
“Ini masih ada revisi dan penyesuaian harga satuan. Ada beberapa item bahan pokok konstruksi yang mengalami kenaikan cukup signifikan,” jelas Agung.

Saat ditanya mengenai target penyelesaian revisi anggaran tersebut, Agung berharap prosesnya dapat segera rampung dalam waktu dekat.
“Secepatnya, mas. Moga-moga minggu depan selesai,” pungkasnya.

Berita Terkait

Enam Bulan Berlalu, Berkas Kasus Oknum Pegawai SIG dan PNS di Hotel Lynn Dikembalikan Jaksa
Gus Lilur Minta Prabowo Pastikan Namanya Tak Dipakai untuk Intervensi Muktamar NU
Divonis 10 Bulan, Cancoko Ungkap Dugaan Peran Kades Ngandong dalam Kasus Tambang Ilegal
HUT ke – 81 Republik Indonesia : 251 Napi Lapas Tuban Dapat Remisi
Truk Tambang Bikin Jalan Kepohagung Hancur, Bupati Tuban: Itu Tanggung Jawab Desa
Bupati Tuban Lempar Tanggung Jawab Jalan Dilewati Truk Tambang ke Desa
Polresta Tuban Ungkap Kasus Pengeroyokan di Jalan HOS Cokroaminoto dan Kekerasan Seksual Anak
Polresta Tuban Ungkap Kasus Tawuran dan Pelecehan Anak di Bawah Umur

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Enam Bulan Berlalu, Berkas Kasus Oknum Pegawai SIG dan PNS di Hotel Lynn Dikembalikan Jaksa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Gus Lilur Minta Prabowo Pastikan Namanya Tak Dipakai untuk Intervensi Muktamar NU

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Divonis 10 Bulan, Cancoko Ungkap Dugaan Peran Kades Ngandong dalam Kasus Tambang Ilegal

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:01 WIB

HUT ke – 81 Republik Indonesia : 251 Napi Lapas Tuban Dapat Remisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Truk Tambang Bikin Jalan Kepohagung Hancur, Bupati Tuban: Itu Tanggung Jawab Desa

Berita Terbaru

Penyerahan Remisi Umum HUT ke-81 Kemerdekaan RI kepada narapidana Lapas Kelas IIB Tuban, Senin (17/08/2026). Sebanyak 251 narapidana menerima remisi, sementara 91 lainnya belum memenuhi persyaratan, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

HUT ke – 81 Republik Indonesia : 251 Napi Lapas Tuban Dapat Remisi

Senin, 17 Agu 2026 - 23:01 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu