Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Di Tengah Sorotan Efisiensi, Pemkab Tuban Anggarkan Rp1,8 Miliar untuk Mobil Dinas Kepala Daerah

- Reporter

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: (Ilustrasi/Liputansatu.id).

Gambar: (Ilustrasi/Liputansatu.id).

Tuban – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban kembali mengalokasikan anggaran cukup besar untuk pengadaan kendaraan dinas kepala daerah pada tahun anggaran 2026. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), total dana yang disiapkan mencapai Rp1,8 miliar untuk kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati Tuban.
Kebijakan ini langsung menyita perhatian publik, terutama karena dilakukan di tengah dorongan efisiensi anggaran di berbagai sektor pemerintahan daerah.

Total Anggaran Rp1,8 Miliar dari APBD Tuban 2026

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Tuban, Arif Handoyo, membenarkan adanya pengadaan kendaraan dinas tersebut.
Ia menjelaskan, kendaraan untuk Wakil Bupati sudah direalisasikan, sementara kendaraan yang akan digunakan Bupati masih berada dalam tahap proses pengadaan.
“Yang Rp600 juta untuk wakil bupati sudah terealisasi. Untuk bupati yang Rp1,2 miliar masih proses,” ujar Arif, Rabu (04/03/2026).
Dari total anggaran tersebut, Rp1,2 miliar dialokasikan untuk kendaraan dinas Bupati, sedangkan Rp600 juta untuk kendaraan Wakil Bupati.

Bupati Tuban Akan Gunakan Mobil Listrik

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky direncanakan menggunakan kendaraan listrik sebagai mobil dinasnya.
Nilai anggaran kendaraan tersebut diperkirakan sekitar Rp1,2 miliar. Namun hingga kini Pemerintah Kabupaten Tuban belum mengungkapkan secara resmi merek maupun tipe mobil listrik yang akan digunakan.
Penggunaan kendaraan listrik oleh kepala daerah ini disebut sebagai bagian dari upaya mengikuti arah kebijakan pemerintah pusat dalam mempercepat penggunaan kendaraan ramah lingkungan di sektor pemerintahan.

Wakil Bupati Gunakan Toyota Innova Zenix

Sementara itu, kendaraan dinas untuk Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono diketahui sudah direalisasikan.
Mobil yang digunakan adalah Toyota Kijang Innova Zenix, salah satu model MPV terbaru yang diproduksi oleh Toyota.
Kendaraan tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp600 juta sesuai dengan pagu yang dialokasikan dalam APBD Tuban 2026.
Innova Zenix sendiri dikenal sebagai generasi terbaru dari lini Kijang Innova yang menggunakan platform lebih modern serta teknologi mesin yang lebih efisien.

Mengacu Instruksi Presiden Kendaraan Listrik

Menurut Arif Handoyo, pengadaan kendaraan listrik untuk Bupati Tuban dilakukan dengan mengacu pada kebijakan pemerintah pusat.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022 tentang penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) sebagai kendaraan dinas operasional maupun kendaraan perorangan di lingkungan instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Instruksi presiden itu mendorong seluruh lembaga pemerintahan untuk mulai beralih ke kendaraan listrik secara bertahap sebagai bagian dari program transisi energi dan pengurangan emisi karbon.
Selain itu, kebijakan tersebut juga dimaksudkan untuk mempercepat perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.

Pengadaan Mobil Dinas Juga Terjadi pada 2025

Pengadaan kendaraan dinas oleh Pemkab Tuban bukan kali pertama terjadi dalam dua tahun terakhir. Pada APBD 2025, pemerintah daerah juga melakukan pembelian sejumlah kendaraan baru untuk menunjang operasional pemerintahan.
Beberapa pengadaan kendaraan pada tahun tersebut antara lain:
• Satu unit kendaraan pejabat eselon II dengan anggaran Rp764.021.000, menggunakan Toyota Fortuner.
• Dua unit kendaraan operasional lapangan Inspektorat dengan total pagu Rp752.726.000, menggunakan Mitsubishi Xpander produksi Mitsubishi Motors.
Kendaraan tersebut diperuntukkan bagi mobilitas pejabat serta kegiatan operasional di lapangan, khususnya bagi instansi yang memiliki tugas pengawasan dan pemeriksaan di wilayah Kabupaten Tuban.

Pengadaan Kendaraan Dinas Jadi Sorotan Publik

Meski secara administratif pengadaan kendaraan dinas merupakan hal yang lazim dalam pemerintahan daerah, kebijakan tersebut tetap menjadi perhatian masyarakat.
Hal ini tidak lepas dari kondisi di mana pemerintah daerah juga tengah mendorong efisiensi anggaran serta penajaman program pembangunan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga program sosial.
Dalam situasi seperti itu, penggunaan anggaran daerah untuk pembelian kendaraan dinas kerap memicu perdebatan publik mengenai prioritas belanja pemerintah.
Sejumlah pengamat kebijakan publik menilai, transparansi terkait alasan pengadaan, spesifikasi kendaraan, serta mekanisme pengadaan perlu disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Antara Kebijakan Nasional dan Sensitivitas Publik

Di sisi lain, pemerintah daerah berada dalam posisi menjalankan kebijakan nasional yang mendorong penggunaan kendaraan listrik di sektor pemerintahan.
Kebijakan tersebut menempatkan kepala daerah sebagai salah satu pihak yang diharapkan menjadi contoh dalam penggunaan kendaraan ramah lingkungan.
Situasi ini membuat pemerintah daerah harus menyeimbangkan dua hal sekaligus: kepatuhan terhadap kebijakan nasional dan sensitivitas publik terhadap penggunaan anggaran daerah.
Karena itu, keterbukaan informasi mengenai pengadaan kendaraan dinas dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan anggaran daerah. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Saran Ringan UU Politik 2029: Anas Urbaningrum Usul Aturan Pemilu Segera Direvisi, Pilpres dan Pileg Dipisah
Pemuda 17 Tahun, Tewas Terjatuh di Tambang Batu Kumbung Tuban
“Ber-NU Tanpa Ber-PBNU”, Gus Lilur Soroti Kepemimpinan PBNU Pasca Muktamar ke-35
Dandim Tuban Buka Kompetisi Beach Open 2026
Geliat Warga Karang Tuban Menyulap Teras Rumah Menjadi Pasar Kuliner Malam
Akibat Putung Rokok, Gubuk dan Tumpukan Kulit Jagung Terbakar di Tuban
Limbah Septic Tank Lapas Pasuruan Bocor, DLH Dilibatkan dan Instalasi Langsung Diperbaiki
Pelajar Rejotangan Diajak Jadi Garda Depan Perangi Narkoba

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:55 WIB

Saran Ringan UU Politik 2029: Anas Urbaningrum Usul Aturan Pemilu Segera Direvisi, Pilpres dan Pileg Dipisah

Senin, 14 September 2026 - 12:54 WIB

Pemuda 17 Tahun, Tewas Terjatuh di Tambang Batu Kumbung Tuban

Senin, 14 September 2026 - 07:13 WIB

“Ber-NU Tanpa Ber-PBNU”, Gus Lilur Soroti Kepemimpinan PBNU Pasca Muktamar ke-35

Minggu, 13 September 2026 - 19:51 WIB

Dandim Tuban Buka Kompetisi Beach Open 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 22:26 WIB

Geliat Warga Karang Tuban Menyulap Teras Rumah Menjadi Pasar Kuliner Malam

Berita Terbaru

Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification Sistem (INAFIS) lakukan evakuasi korban yang tewas di tambang kumbung (14/09/2026) (gambar : Assa Annazili)

Peristiwa

Pemuda 17 Tahun, Tewas Terjatuh di Tambang Batu Kumbung Tuban

Senin, 14 Sep 2026 - 12:54 WIB

Atlet woodball dari berbagai daerah mengikuti pembukaan Dandim Beach Open 2026 Woodball Championship di Pantai Cemara, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Tuban. Kejuaraan yang dibuka Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo ini diikuti 183 peserta dari kategori pelajar hingga kelas open, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Daerah

Dandim Tuban Buka Kompetisi Beach Open 2026

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:51 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu