Proyek Jalan Tol Baru Ditunda, Proyek Berjalan Tetap Dilanjutkan

- Reporter

Rabu, 18 Desember 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

penundaan proyek jalan tol yang belum dimulai untuk mengevaluasi kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025,(Ist).

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penundaan proyek jalan tol yang belum dimulai untuk mengevaluasi kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025. Arahan ini bertujuan memastikan prioritas anggaran sesuai kebutuhan strategis.

Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Sony Sulaksono Wibowo, menegaskan bahwa tidak semua proyek jalan tol dihentikan. Proyek yang sudah memasuki tahap konstruksi, pelelangan, atau studi kelayakan akan tetap berjalan.

“Tol yang sudah konstruksi, mulai feasibility study (FS), atau pelelangan akan tetap dilanjutkan. Ini penting untuk meluruskan kekhawatiran bahwa semua proyek tol berhenti, itu tidak benar. Yang sudah berkontrak tetap berjalan,” kata Sony dalam Media Gathering Nataru 2024/2025 ASTRA Infra Group di Amanaia Menteng, Jakarta, Selasa (17/12/2024).

Baca juga: Proyek KPBU Bidang PUPR Ditargetkan pada 2025: Fokus pada Jalan Tol, Jembatan, dan Infrastruktur Strategis

Proyek Jalan Tol yang Tetap Berjalan
Sony mencontohkan proyek Tol Gilimanuk-Mengwi dan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci), yang sedang dalam proses lelang, serta Tol Yogyakarta-Bawen, yang sedang dalam tahap konstruksi, dipastikan tetap berlanjut.

Sebaliknya, proyek yang masih dalam tahap awal, seperti Tol Puncak dan Tol Kulonprogo-Cilacap, akan ditunda. “Kulonprogo-Cilacap itu baru studi. Proyek ini ditahan dulu karena tol dari Yogyakarta ke Kulonprogo saja belum selesai,” jelasnya.

Sony juga menyebutkan bahwa proyek seperti Tol Puncak dapat dilanjutkan jika ada investor swasta yang bersedia membiayai. Namun, untuk saat ini, instruksi penundaan tetap diberlakukan hingga ada arahan baru dari Presiden.

Proyek Jalan Tol Menunggu Penyesuaian Anggaran Infrastruktur
Penundaan proyek jalan tol sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk menahan sementara anggaran infrastruktur. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa kebijakan ini mengikuti arahan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Presiden Prabowo.

“Semua dana infrastruktur sementara ditahan, sesuai arahan Pak Presiden. Kami menunggu koordinasi antarkementerian, dipimpin oleh Kepala Bappenas, untuk menyusun rencana pembangunan ke depan,” ujar Dody pada Senin (18/11) di Jakarta.

Menurut Dody, proyek infrastruktur besar, seperti pembangunan bendungan, sementara dihentikan. Fokus anggaran akan dialihkan untuk mendukung ketahanan pangan, energi, dan air.

“Kami akan memaksimalkan anggaran yang ada untuk mendukung sektor-sektor strategis seperti ketahanan pangan, energi, dan air. Ini sesuai dengan prioritas yang ditetapkan Kepala Bappenas,” pungkas Dody

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur
Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan
Aktivitas Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan Merakurak–Jenu, Warga Keluhkan Risiko Keselamatan
Divonis 5 Bulan 20 Hari, Kasus Kakek Masir di Taman Nasional Baluran Resmi Berakhir

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:35 WIB

Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:02 WIB

Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:19 WIB

Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur

Berita Terbaru

Daerah

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Exit mobile version