Puluhan Guru dari Tuban Gelar Aksi di DPR RI, Desak Pengangkatan sebagai PPPK

- Reporter

Kamis, 30 Januari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Koordinator aksi, Kresna Hendrawan (Ist).

JAKARTA – Puluhan guru dari Kabupaten Tuban berangkat ke Senayan pada Kamis (30/01) untuk bergabung dalam aksi nasional bersama tenaga pendidik dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka menuntut kejelasan status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Mereka yang tergabung dalam Forum Guru Passing Grade 2023 Nasional Swasta ini mengaku telah lulus seleksi PPPK yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun, mereka belum diangkat karena keterbatasan formasi tenaga pendidik. Ironisnya, pada 2024 pemerintah justru kembali membuka seleksi baru yang hanya diperuntukkan bagi guru negeri dan lulusan Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan. Hal ini membuat guru swasta yang telah lulus sebelumnya kehilangan kesempatan untuk diangkat.

Tudingan Diskriminasi dalam Seleksi PPPK 2024

Koordinator aksi, Kresna Hendrawan, menyampaikan kekecewaannya terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak adil.

“Kami meminta para wakil rakyat mendengar aspirasi kami. Kami telah lulus tes PPPK, sama seperti peserta tahun 2021 yang statusnya diangkat secara bertahap. Kenapa kami justru didiskriminasi?” ujarnya.

Dia juga menyoroti ketimpangan dalam sistem seleksi. Menurutnya, peserta PPPK 2021 dengan status serupa telah mendapatkan pengangkatan secara berkala. Sementara itu, peserta yang lulus di 2023 justru tidak mendapat hak yang sama. Selain itu, ia menegaskan bahwa mereka mengikuti tes tanpa afirmasi tambahan nilai, berbeda dengan lulusan PPG Prajabatan yang memperoleh keuntungan tersebut.

“Kami seharusnya yang paling layak diangkat karena lulus murni tanpa tambahan nilai afirmasi,” tegasnya.

Baca juga: Wapres Gibran Soroti Ketidakseimbangan Distribusi Guru di Indonesia

Anggota DPR RI Fraksi PKB Siap Perjuangkan Aspirasi Guru

Menanggapi aksi ini, anggota DPR RI Fraksi PKB, Ratna Juwita, menerima perwakilan massa di ruang Fraksi PKB untuk mendengar langsung aspirasi mereka. Ia berjanji akan memperjuangkan tuntutan para guru.

“Meski saya bukan dari komisi yang membidangi langsung, saya akan sampaikan aspirasi ini kepada anggota Fraksi PKB serta Komisi II dan Komisi X yang berwenang dalam urusan ini,” ujarnya.

mereka berharap pemerintah segera meninjau ulang aturan seleksi agar mereka yang telah lulus Passing Grade 2023 juga mendapatkan kesempatan diangkat sebagai tenaga pendidik dengan status PPPK.(Az/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Berita Terbaru

Daerah

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Exit mobile version