Promo

Ratusan Pebecak Kepung Kantor Pemkab Tuban, Protes Shuttle Ilegal yang “Menyedot” Rezeki Terminal Kebonsari

- Reporter

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi pebecak didepan gedung Pemkab Tuban protes shuttle ilegal wisata Sunan Bonang,  (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Aksi pebecak didepan gedung Pemkab Tuban protes shuttle ilegal wisata Sunan Bonang, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Gelombang protes dari sektor transportasi tradisional pecah di jantung pemerintahan daerah. Ratusan pebecak yang selama ini menggantungkan hidup di Terminal Wisata Kebonsari menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Rabu (04/02/2026).
Mereka menuding maraknya operasional shuttle ilegal telah merampas jalur rezeki para pengais rupiah di kawasan wisata religi tersebut.

Terminal Sepi, Sumber Nafkah Terputus

Sejak pukul 09.00 WIB, massa mulai mengepung area depan kantor bupati sambil membawa becak dan membentangkan poster tuntutan. Secara bergantian mereka meluapkan kegeraman atas kondisi Terminal Kebonsari yang dinilai mati suri.
Para pebecak menyebut bus peziarah kini lebih sering berhenti di titik non-resmi sebelum penumpang diangkut shuttle menuju Makam Sunan Bonang. Dampaknya, distribusi penumpang ke becak tradisional nyaris terputus total.
“Terminal sekarang sepi, seperti kuburan. Bus-bus besar dicegat di jalan dan diangkut pakai shuttle liar. Kalau dibiarkan, kami mau makan apa? Pemerintah harus punya nyali menindak ini,” ketus salah satu pebecak.

Tiga Tuntutan Tegas untuk Pemkab

Dalam orasi, massa menyampaikan tiga tuntutan utama:
• Seluruh bus wisata wajib masuk terminal resmi.
• Penghentian total operasional shuttle ilegal.
• Penertiban becak motor (bentor) yang dinilai tanpa payung hukum jelas.
Bagi mereka, ketiga poin tersebut menjadi syarat minimal untuk menghidupkan kembali ekonomi Terminal Kebonsari.

DLHP Akui Pelanggaran Titik Parkir Bus

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban, Anthon Tri Laksono, yang menemui massa tidak menampik persoalan tersebut. Ia mengakui bus peziarah kerap parkir di lokasi non-resmi, seperti kawasan Makam Tundung Musuh (Panyuran) dan Makam Bejagung (Semanding).
Celah inilah yang dimanfaatkan oknum untuk mengangkut peziarah langsung ke tujuan tanpa melalui terminal, sehingga mata rantai ekonomi transportasi lokal terputus.
“Kami berkomitmen mengembalikan seluruh aktivitas parkir bus ke Terminal Gajah Mada (Kebonsari). Terkait bentor, kami akan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Tuban karena secara teknis kendaraan tersebut tidak sesuai aturan,” tegas Anthon.

Janji Solusi vs Ujian Ketegasan

Mantan Kabag PBJAP Setda Tuban itu juga menjanjikan solusi jangka panjang guna menyeimbangkan geliat pariwisata religi dengan kesejahteraan pekerja sektor informal.
Aksi akhirnya berakhir kondusif setelah tercapai kesepakatan tertulis antara perwakilan massa dan pemerintah daerah. Namun perhatian publik kini tertuju pada satu pertanyaan besar: apakah komitmen penertiban benar-benar dijalankan, atau kembali menjadi janji yang meredam amarah sesaat?
Di tengah meningkatnya tekanan ekonomi masyarakat kecil, ketegasan pemerintah bukan lagi pilihan—melainkan ujian nyata keberpihakan pada ruang hidup sektor informal di Bumi Wali. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Saber Pangan Sidak Pasar Baru Tuban, Ini Daftar Harga Terbaru Bapokting
Sengketa Penyegelan SPPG Tegalbang Tuban Berakhir dengan Kesepakatan Rp20 Juta
Gaji Belum Dibayar, Vendor Mundur dari SIG Tuban; 105 Pekerja Mogok Kerja
Mobil Dinas Diduga Ganti Pelat Demi Isi Pertalite, Pertamina Jatuhkan Sanksi ke SPBU di Tuban
VIRAL Porsi Minim MBG di Bancar, Pengelola Akui Ada Kelalaian
Pencurian Kabel Sibel Marak di Merakurak, Sejumlah HIPPA Rugi Jutaan Rupiah
Mantan Anggota DPRD Tuban Jadi Tersangka Tambang Ilegal, Polisi Sita Excavator hingga Truk
Kuasa Hukum Erhamni Bantah Tuduhan, Polemik SPPG Tegalbang Tuban Masih Memanas

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:47 WIB

Saber Pangan Sidak Pasar Baru Tuban, Ini Daftar Harga Terbaru Bapokting

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:39 WIB

Sengketa Penyegelan SPPG Tegalbang Tuban Berakhir dengan Kesepakatan Rp20 Juta

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:38 WIB

Gaji Belum Dibayar, Vendor Mundur dari SIG Tuban; 105 Pekerja Mogok Kerja

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:41 WIB

Mobil Dinas Diduga Ganti Pelat Demi Isi Pertalite, Pertamina Jatuhkan Sanksi ke SPBU di Tuban

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:57 WIB

VIRAL Porsi Minim MBG di Bancar, Pengelola Akui Ada Kelalaian

Berita Terbaru

Tampilan sajian MBG di Bancar yang dipersoalkan wali murid, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pendidikan

VIRAL Porsi Minim MBG di Bancar, Pengelola Akui Ada Kelalaian

Jumat, 13 Feb 2026 - 16:57 WIB

Advertisement
Promo Shopee