Rencana Pembangunan Pabrik Etanol dan Metanol di Bojonegoro: Peluang Besar bagi Ekonomi Daerah

- Reporter

Jumat, 6 Desember 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Rencana pembangunan pabrik etanol dan metanol di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dengan investasi mencapai Rp19 triliun dan kapasitas produksi sekitar 1 juta ton per tahun.(Ist)

BOJONEGORO, JATIM — Rencana pembangunan pabrik etanol dan metanol di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kini semakin mendapat perhatian luas. Proyek strategis nasional ini disebut-sebut akan menjadi yang terbesar di Indonesia, dengan investasi mencapai Rp19 triliun dan kapasitas produksi sekitar 1 juta ton per tahun. Langkah ini diinisiasi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, atas arahan Presiden Prabowo Subianto pada 28 November 2024.

Peluang Ekonomi dan Dampak Sosial Positif

Pabrik ini diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian Bojonegoro. Selain menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, proyek ini diproyeksikan akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan menggerakkan ekonomi lokal. Hal ini menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi global saat ini.

Zaenal Fanani, Ketua LPPNU Bojonegoro, menjelaskan bahwa bahan baku utama pabrik ini dapat berupa sumber karbon organik seperti tebu, jagung, atau sorgum, serta karbon anorganik yang berasal dari industri migas. “Penggunaan bahan baku anorganik memiliki kelebihan, seperti tidak mengganggu komoditas pangan, lebih ekonomis, dan lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Potensi Besar Industri Berbasis Migas

Bojonegoro, sebagai penyumbang 30% produksi minyak dan gas nasional, memiliki potensi besar untuk mendukung industri berbasis migas. Salah satu unit pengolahan migas di wilayah ini menghasilkan raw gas hingga 315 MMSCFD atau setara dengan 6,7 juta kilogram gas per hari. Namun, sebagian besar gas ini selama ini hanya dibuang, dibakar, atau diinjeksikan kembali ke dalam bumi.

“Pendirian pabrik ini menjadi solusi pemanfaatan hasil sampingan pengolahan migas yang sebelumnya kurang optimal,” tambah Zaenal, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bojonegoro. Menurutnya, pembangunan ini juga dapat memicu tumbuhnya industri lain, seperti plastik, pupuk, karet, hingga serat sintetis.

Hadiah Berarti untuk Masyarakat

Pembangunan pabrik ini dianggap sebagai hadiah besar bagi masyarakat Bojonegoro. Zaenal Fanani memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Bupati Terpilih, Setyo Wahono dan Nurul Azizah, atas realisasi proyek ini. “Ini momentum kebangkitan industri berbahan baku migas di Bojonegoro,” tandasnya.

Proyek ini tidak hanya diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan kemandirian energi nasional.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Berita Terbaru

Daerah

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Exit mobile version