Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Ribuan Hewan Kurban Banjiri Situbondo! Pengiriman dari Madura Meningkat Jelang Idul Adha

- Reporter

Kamis, 29 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses Bongkar Muat Hewan Kurban di Pelabuhan Kalbut Situbondo,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Proses Bongkar Muat Hewan Kurban di Pelabuhan Kalbut Situbondo,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Mendekati momen Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, geliat aktivitas pengiriman hewan kurban dari Pulau Madura ke Kabupaten Situbondo meningkat tajam. Selama dua pekan terakhir, sedikitnya 1.100 ekor sapi dan domba sudah masuk ke wilayah Situbondo melalui Pelabuhan Kalbut, yang menjadi titik utama bongkar muat hewan kurban dari Kepulauan Madura, khususnya Pulau Sapudi.
Peningkatan ini mencerminkan tingginya permintaan akan hewan kurban, tidak hanya dari Situbondo, namun juga dari daerah lain di Jawa Timur seperti Bondowoso, Jember, Lumajang, hingga Probolinggo.

Satu Kapal Bisa Angkut 100 Ekor, Dua Kali Seminggu!

Para pedagang dan pemilik hewan kurban di Pulau Sapudi memilih menggunakan kapal kayu tradisional untuk mengangkut ternak mereka ke Pulau Jawa. Meski berisiko dan menempuh waktu sekitar enam jam perjalanan laut, kapal ini mampu membawa hingga 100 ekor ternak dalam satu trip.
Dalam seminggu, pengiriman bisa dilakukan dua kali atau lebih, tergantung kondisi cuaca dan permintaan pasar. Jumlah tersebut meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya.

“Biasanya hanya sekali seminggu, sekarang bisa dua atau tiga kali karena permintaan terus naik,” ungkap salah satu pemilik kapal yang rutin berlayar dari Sapudi ke Kalbut.

Proses Bongkar Muat: Manual Tapi Terlatih

Begitu kapal merapat di dermaga Kalbut, para pekerja pelabuhan langsung bersiap. Proses penurunan hewan dilakukan secara manual, yakni dengan menarik sapi dan domba menggunakan tali satu per satu. Hal ini memerlukan kehati-hatian ekstra agar hewan tidak stres atau terluka.
Tiap hewan dikawal oleh beberapa orang hingga berhasil sampai ke daratan, kemudian langsung dinaikkan ke atas truk dan pikap milik para pedagang atau pembeli yang sudah menunggu.

“Biasanya kami sudah saling koordinasi, begitu kapal tiba, pembeli sudah ada di lokasi untuk langsung membawa ternaknya,” ujar salah satu pengurus pelabuhan.

Karantina Hewan Kurban: Diperiksa Satu per Satu

Menurut Slamet Hariyadi, Paramedik Veteriner dari Karantina Hewan Pelabuhan Kalbut, seluruh hewan kurban yang datang diperiksa secara ketat oleh petugas, baik dari sisi kelengkapan dokumen maupun kondisi kesehatan.

“Setelah kapal bersandar, kami pastikan dulu dokumen pengiriman dan surat keterangan sehatnya lengkap. Kemudian, dilakukan pemeriksaan fisik langsung terhadap hewan-hewan tersebut,” jelas Slamet saat ditemui, Kamis (29/5/2025).
Dari catatan resmi Karantina, selama dua minggu terakhir telah masuk sebanyak 500 ekor sapi dan 600 ekor domba, semuanya berasal dari Pulau Sapudi.

Pedagang Luar Daerah: Sapi Madura Selalu Jadi Incaran

Tingginya minat pembeli terhadap Sapi Madura menjadi alasan utama kenapa pengiriman begitu masif tahun ini. Sapi Madura dikenal memiliki postur kuat, daya tahan tinggi, dan harga yang kompetitif, menjadikannya favorit untuk kurban.
Marsuki, seorang pedagang asal Lumajang, mengaku rutin datang ke Situbondo setiap tahun untuk membeli Sapi Madura langsung dari sumbernya.

“Setiap tahun saya ke Kalbut. Sapi Madura punya daya tarik tersendiri, lebih banyak diminati dibanding jenis sapi lainnya. Bahkan sekarang permintaan sudah hampir 80 persen,” ujarnya.

“Sayangnya, kapal cuma datang seminggu sekali. Padahal, kalau bisa lebih sering, permintaan bisa kami penuhi lebih cepat,” tambahnya.

Permintaan Terus Naik, Situbondo Jadi Pusat Distribusi Hewan Kurban

Melihat tren peningkatan pengiriman dan tingginya arus keluar-masuk pembeli dari luar kota, Pelabuhan Kalbut saat ini tak hanya berfungsi sebagai tempat bongkar muat biasa, tapi juga telah menjadi sentra distribusi hewan kurban ke berbagai wilayah di Jawa Timur.
Pemerintah daerah dan petugas karantina memperkirakan jumlah pengiriman masih akan terus meningkat hingga beberapa hari jelang Idul Adha. Selain karena kenaikan permintaan, faktor cuaca dan kondisi laut yang cukup bersahabat juga turut memperlancar proses pengiriman.

Dengan jalur laut sebagai penghubung utama, aktivitas ekonomi warga pesisir dan peternak pun ikut menggeliat.
Selama persiapan menjelang Idul Adha, Situbondo akan terus menjadi poros penting distribusi hewan kurban di wilayah timur Pulau Jawa.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Limbah Cucian Pasir Picu Pendangkalan Sungai di Jenu, Petani dan Nelayan Tuban Mengeluh
Solar di Tuban Mulai Langka, Pertamina Patra Niaga: Akan Kami Cek
Kapolres Tuban Baru Tahu Ada Tiga Korban, Kasus Perundungan Siswa Naik Penyidikan
Empat Pemuda Ditetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan di Kenduruan Tuban
Peringatan Hari Otda ke-30, Situbondo Tegaskan Komitmen Dukung Asta Cita
Julukan “Bugiman” Ramai di Medsos, Anggaran Taman dan Jalan Rusak di Tuban Jadi Sorotan
Budidaya Melon Greenhouse: SIG Tuban Siapkan Karyawan Pensiun Produktif
Viral Polisi Pukul Driver Ojol di Situbondo, Propam Pastikan Bukan karena Perselingkuhan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 18:33 WIB

Limbah Cucian Pasir Picu Pendangkalan Sungai di Jenu, Petani dan Nelayan Tuban Mengeluh

Rabu, 29 April 2026 - 17:46 WIB

Solar di Tuban Mulai Langka, Pertamina Patra Niaga: Akan Kami Cek

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

Kapolres Tuban Baru Tahu Ada Tiga Korban, Kasus Perundungan Siswa Naik Penyidikan

Senin, 27 April 2026 - 16:03 WIB

Empat Pemuda Ditetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan di Kenduruan Tuban

Senin, 27 April 2026 - 13:04 WIB

Peringatan Hari Otda ke-30, Situbondo Tegaskan Komitmen Dukung Asta Cita

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id