Semarak Hari Kartini di RSUD Besuki: Pegawai Tampil dengan Busana Adat

- Reporter

Senin, 21 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegawai perempuan tampil anggun dalam balutan kebaya, saat melaya pasien di RSUD Besuki,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Pegawai perempuan tampil anggun dalam balutan kebaya, saat melaya pasien di RSUD Besuki,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Pegawai RSUD Besuki Tampil dalam Balutan Busana Adat

Situbondo – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, suasana berbeda tampak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besuki, Situbondo, pada Senin (21/04/2025). Lebih dari 300 pegawai turut memeriahkan acara tahunan ini dengan mengenakan busana adat. Pegawai perempuan tampil anggun dalam balutan kebaya, sementara pegawai laki-laki mengenakan pakaian adat daerah dan batik.

Menghidupkan Kembali Semangat Kartini di Dunia Kesehatan

Kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap 21 April yang diselenggarakan oleh RSUD Besuki. Selain sebagai penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini, momen ini juga dimaksudkan untuk membangkitkan semangat kesetaraan gender di lingkungan kerja, khususnya di sektor pelayanan kesehatan.

Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Kartini

Tak hanya mengenakan busana adat, acara juga diramaikan dengan sejumlah kegiatan pendukung, seperti sesi foto bersama, pembacaan kutipan inspiratif dari Kartini, serta penyampaian pesan dari pimpinan rumah sakit mengenai peran strategis perempuan dalam dunia medis.

Kartini, Inspirasi Perempuan Berdaya

Salah satu perawat RSUD Besuki, Arifah Khanza, mengaku antusias mengikuti peringatan Hari Kartini tahun ini. Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Kartini serta pengingat pentingnya peran perempuan dalam pembangunan.

“Saya merasa sangat bangga bisa mengenakan kebaya dan menjadi bagian dari peringatan Hari Kartini di RSUD Besuki. Ini bukan hanya soal pakaian adat, tapi penghormatan terhadap perjuangan perempuan,” ujarnya.

Arifah menambahkan bahwa nilai-nilai yang diperjuangkan Kartini masih relevan, terutama bagi perempuan yang bekerja di sektor publik.

“Semangat Kartini mendorong saya untuk terus berkontribusi, tidak hanya sebagai tenaga medis, tetapi juga sebagai perempuan mandiri dan berdaya,” imbuhnya.

Baca juga: RSUD Besuki Gelar Operasi Mata Katarak Gratis Bagi Warga Kurang Mampu di Situbondo

Baca juga: Dukung Layanan Kesehatan Masyarakat, RSUD Besuki Terima Dokter Spesialis dari Luar Negeri

Bangun Solidaritas Lewat Budaya dan Nilai Perjuangan

Direktur RSUD Besuki, dr. Imam Hariyono, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam melestarikan nilai perjuangan tokoh perempuan nasional.

“Kartini adalah simbol perjuangan perempuan Indonesia yang tidak boleh dilupakan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya acara ini untuk membangun semangat kebersamaan dan menghargai keberagaman budaya di lingkungan rumah sakit.

“Dengan mengenakan pakaian adat, kami tidak hanya menghormati Kartini, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan solidaritas antarpegawai,” tutupnya.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee