Tuban – Dalam upaya meningkatkan layanan transportasi publik yang terintegrasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban resmi meluncurkan Si Mas Ganteng Generasi II pada Minggu (23/03/25). Program ini bertujuan untuk memperluas jangkauan moda transportasi hingga ke seluruh kecamatan di Kabupaten Tuban, terutama di daerah pelosok yang sulit diakses kendaraan umum besar.
Acara peluncuran yang berlangsung di Alun-Alun Tuban dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sejumlah pejabat daerah lainnya. Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi, mengingat layanan ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi kebutuhan transportasi sehari-hari, terutama bagi pelajar dan pekerja yang bergantung pada angkutan umum.
Dalam program ini, Pemkab Tuban mengoperasikan 10 unit bus utama dan 20 unit feeder yang disiapkan untuk menjangkau berbagai wilayah, termasuk desa-desa yang selama ini belum memiliki akses transportasi memadai.
Feeder untuk Wilayah Pelosok
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban, Bambang Irawan, menjelaskan bahwa dari 20 unit feeder yang disediakan, 10 unit merupakan generasi pertama, sementara 10 unit lainnya merupakan generasi kedua yang baru ditambahkan pada tahun ini. Feeder ini dirancang khusus untuk mengakomodasi daerah-daerah yang memiliki akses jalan sempit dan sulit dilalui bus besar.
“Untuk wilayah-wilayah pelosok yang kondisi jalannya tidak memungkinkan dilalui bus utama, feeder ini bisa menjadi solusi agar masyarakat tetap bisa menikmati layanan transportasi publik,” ujar Bambang saat ditemui awak media.
Menurutnya, salah satu tantangan dalam penyediaan layanan transportasi umum di daerah terpencil adalah kondisi infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya memadai. Oleh karena itu, keberadaan feeder sangat penting agar program Si Mas Ganteng bisa benar-benar menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Tuban.
Baca juga: Efisiensi Anggaran Capai Rp50 Miliar, Bupati Tuban Targetkan Program MBG Rampung di Tahun 2025
Layanan Gratis dan Rencana Regulasi Tarif
Saat ini, layanan Si Mas Ganteng masih bersifat gratis bagi seluruh masyarakat. Bambang menegaskan bahwa kebijakan ini dibuat untuk mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum serta mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Namun, ke depan tidak menutup kemungkinan bahwa layanan ini akan diberlakukan tarif khusus. Pemkab Tuban saat ini tengah mempersiapkan regulasi dan perangkat pendukung untuk penerapan sistem tarif jika nantinya diperlukan.
“Untuk saat ini, masyarakat masih bisa menikmati layanan ini secara gratis. Jika nantinya ada kebijakan tarif, tentu akan ada aturan yang mengatur, termasuk mekanisme pembayaran yang harus disiapkan terlebih dahulu,” jelas Bambang.
Sementara itu, untuk jadwal operasional, layanan Si Mas Ganteng dimulai sejak pukul 06.00 WIB, dengan prioritas utama mengantar pelajar menuju sekolah. Selanjutnya, layanan ini akan terus beroperasi sepanjang hari untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat secara umum.
Baca juga: Gubernur Khofifah Hadiri Peresmian 5 Proyek dan Penyerahan CSR Bank Jatim Oleh Bupati Tuban
Apresiasi dari Gubernur Jawa Timur
Program Si Mas Ganteng mendapatkan apresiasi langsung dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Dalam sambutannya, Khofifah menyebut bahwa penyediaan layanan transportasi publik yang mudah diakses dan gratis seperti ini sangat penting untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, terutama bagi pelajar yang membutuhkan sarana transportasi ke sekolah.
“Kami mengapresiasi langkah Pemkab Tuban dalam menghadirkan layanan transportasi yang memudahkan akses masyarakat, khususnya anak-anak sekolah,” ungkap Khofifah.
Selain itu, gubernur juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program ini agar tetap berjalan optimal dalam jangka panjang. Ia berharap Pemkab Tuban dapat terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas layanan, termasuk dengan memastikan armada yang digunakan selalu dalam kondisi prima serta memperluas cakupan wilayah yang dilayani.
Baca juga: Khofifah Buka Peluang Penambahan Koridor Trans Jatim Hingga ke Tuban
Antusiasme Masyarakat
Peluncuran Si Mas Ganteng Generasi II ini disambut positif oleh masyarakat Tuban. Banyak warga yang mengaku senang dengan adanya layanan transportasi gratis ini, terutama mereka yang tinggal di daerah terpencil dan selama ini kesulitan mendapatkan akses angkutan umum.
Siti Rohmah (35), warga Kecamatan Kerek, menyampaikan rasa syukurnya karena dengan adanya feeder, anaknya kini bisa berangkat ke sekolah tanpa harus diantar dengan sepeda motor.
“Dulu anak saya harus diantar ke jalan utama dulu agar bisa naik kendaraan umum. Sekarang dengan adanya feeder, dia bisa naik langsung dari dekat rumah, jadi lebih aman dan praktis,” tuturnya.
Hal serupa juga disampaikan Sugeng (42), seorang pekerja di kawasan industri Tuban. Menurutnya, program ini sangat membantu warga yang bekerja di pusat kota tetapi tinggal di desa-desa yang jauh dari jalur transportasi utama.
“Biasanya saya harus pakai motor ke terminal dulu sebelum naik bus ke tempat kerja. Sekarang bisa langsung naik feeder, jadi lebih hemat biaya bensin dan waktu,” katanya.
Ke depan, Pemkab Tuban berencana terus mengembangkan Si Mas Ganteng agar semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati layanan transportasi publik ini. Selain menambah armada, pemerintah daerah juga tengah mengkaji kemungkinan penggunaan sistem pembayaran digital jika nantinya layanan ini beralih menjadi berbayar.
Dengan hadirnya Si Mas Ganteng Generasi II, diharapkan akses transportasi di Kabupaten Tuban semakin merata, masyarakat lebih mudah beraktivitas, dan kualitas hidup penduduk semakin meningkat.(Az)
Editor : Mukhyidin Khifdhi