Khofifah Buka Peluang Penambahan Koridor Trans Jatim Hingga ke Tuban

- Reporter

Minggu, 23 Maret 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri peresmian Proyek di Tuban,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membuka peluang penambahan koridor baru dalam program transportasi terintegrasi Trans Jatim hingga ke Tuban. Hal ini disampaikannya saat ditemui awak media usai menghadiri peresmian proyek di Tuban pada Minggu (23/03/2025).

Dalam keterangannya, Khofifah menjelaskan bahwa saat ini pemerintah provinsi tengah mempersiapkan penambahan Koridor 5 untuk rute Mojokerto-Sidoarjo. Setelah itu, rencana berikutnya adalah Koridor 6 yang akan melayani rute Pasuruan-Sidoarjo.

“Karena sentra industrinya ada di situ,” ujar Khofifah, menegaskan alasan di balik penambahan jalur tersebut.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa tidak menutup kemungkinan adanya ekspansi koridor Trans Jatim hingga ke Tuban. Saat ini, jalur Lamongan sudah mencapai Sunan Drajat, sehingga ada potensi besar untuk diperpanjang hingga ke Tuban guna meningkatkan konektivitas antar wilayah di Jawa Timur.

Khofifah menekankan bahwa pengembangan transportasi umum yang terintegrasi sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat, terutama di daerah yang menjadi pusat industri dan perdagangan. Dengan adanya tambahan koridor ini, diharapkan masyarakat akan lebih terbantu dalam akses transportasi yang terjangkau dan nyaman.

“Masyarakat akan terbantu dengan adanya public transportation yang terintegrasi,” tambahnya.

Baca juga: Gubernur Khofifah Hadiri Peresmian 5 Proyek dan Penyerahan CSR Bank Jatim Oleh Bupati Tuban

Baca juga: Ambisi Memajukan Jawa Timur: Khofifah Paparkan Program Prioritas Pembangunan

Meski demikian, sebelum penambahan koridor baru dilakukan, pemerintah provinsi akan terlebih dahulu melakukan asesmen menyeluruh. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengembangan transportasi tidak berdampak negatif terhadap moda transportasi yang sudah ada, seperti angkutan kota dan transportasi lokal lainnya.

Selain itu, koordinasi dengan para sopir angkot setempat juga akan dilakukan agar sistem transportasi yang baru dapat berjalan berdampingan dengan moda transportasi yang sudah ada, tanpa mengurangi mata pencaharian mereka.

Dengan rencana ekspansi ini, diharapkan Trans Jatim mampu menjadi solusi moda transportasi yang efektif dan efisien bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat mobilitas tinggi seperti Tuban dan sekitarnya.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP
Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban
Cekcok Saat Pesta Tuak Berujung Berdarah, Pria di Palang Bacok Pemilik Warung
Viral Langgar TKA, SMKN 1 Tuban : Itu Hanya Flayer Ucapan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:56 WIB

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIB

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Selasa, 3 November 2026 - 18:58 WIB

Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban

Berita Terbaru

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Exit mobile version