Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Viral di Medsos! Oknum Polisi di Situbondo Diduga Paksa Istri Aborsi

- Reporter

Selasa, 18 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar (Tangkapan Layar).

Gambar (Tangkapan Layar).

Situbondo – Seorang anggota Polres Situbondo berinisial DED (26) diduga menelantarkan serta memaksa istrinya melakukan aborsi. Kasus ini viral di media sosial Instagram dan telah dilaporkan ke Propam Polres Situbondo.

Korban, APP (23), warga Desa Wonoplitahan, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, melaporkan suaminya atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) serta pemaksaan aborsi terhadap anak kedua mereka. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor STTLP/B/272/XII/2024/SPKT/POLRESSITUBONDO/POLDAJATIM pada Desember 2024.

Menurut APP, kekerasan yang dilakukan DED terjadi sejak awal pernikahan mereka, dengan pemukulan di tangan, kaki, dan punggungnya.

“Saya melaporkan dia (DED) atas KDRT dan perselingkuhan ke Polres. Saat ini kasusnya sedang diproses, dan kemarin sudah ada mediasi,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Baca juga: Razia Kosan di Tuban: Petugas Amankan Pasang Bukan Suami Istri, Salah Satunya Mengaku Polisi

Bac juga: Heboh! Bayi dalam Kardus Ditemukan di Teras Mushola Al Masyhuri Tuban

Dipaksa Aborsi dengan Obat

APP mengungkapkan bahwa suaminya memaksanya menggugurkan kandungan dengan meminum obat aborsi, meskipun ia menolak.

“Saya sebenarnya tidak mau, tapi dia terus mendesak saya hingga akhirnya saya terpaksa minum. Setelah itu, saya mengalami demam tinggi dan akhirnya mengalami keguguran. Janinnya sudah berbentuk manusia,” katanya dengan sedih.

Dugaan pemaksaan aborsi ini terjadi pada Maret 2024. Setelah keguguran, APP dilarikan ke rumah sakit, namun DED tidak menemaninya selama perawatan.

“Setelah aborsi, saya dirawat di rumah sakit. Selama perawatan, dia tidak menemani saya, bahkan saya pulang sendiri naik Gojek,” imbuhnya.

APP menduga alasan DED memaksanya melakukan aborsi bukan karena faktor ekonomi, melainkan karena adanya hubungan gelap dengan perempuan lain.

“Dia punya selingkuhan di Situbondo. Saya bahkan menerima foto dan video mereka sedang berhubungan layaknya suami istri,” ucapnya.

Kapolres: Kasus Sedang Diproses

Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan, membenarkan adanya laporan terhadap oknum anggotanya. Pihaknya memastikan kasus tersebut sedang ditangani.

“Kasus ini sedang diproses, baik secara pidana maupun kode etik. Kami harap pihak pelapor bisa bersabar menunggu hasil penyelidikan,” ujarnya saat dikonfirmasi secara terpisah.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP
Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban
Cekcok Saat Pesta Tuak Berujung Berdarah, Pria di Palang Bacok Pemilik Warung
36 Merek Rokok Ilegal Beredar di Tuban, Ribuan Batang Disita!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:56 WIB

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIB

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Selasa, 3 November 2026 - 18:58 WIB

Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu