Wanita 39 Tahun Asal Bojonegoro Meninggal di Kos Tuban, Diduga Serangan Jantung

- Reporter

Jumat, 24 Januari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Korban dibawa ke Puskesmas Rengel,sebelum akhirnya dinyatakan meningal (Foto: Assayid Annazili/Liputansatu.id)

TUBAN, JATIM – Seorang wanita asal Kabupaten Bojonegoro ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Desa Sumberejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, pada Kamis (24/01/2025). Korban berinisial WA (39), warga Desa Kabalan, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, diduga meninggal akibat serangan jantung.

Menurut keterangan penjaga kos, kejadian bermula sekitar pukul 07.30 WIB saat korban datang bersama seorang pria berinisial PN, yang diduga adalah kekasihnya. Mereka menyewa satu kamar di kos Alfin. Tak lama kemudian, PN keluar dari kamar untuk meminta minyak kayu putih, mengaku bahwa WA sedang sakit. Saat PN kembali ke kamar, ia menemukan WA terbaring di tempat tidur dengan selimut menutupi wajah. Setelah selimut dibuka, korban terlihat sesak napas dan mengeluarkan busa dari mulut.

PN, bersama penjaga kos, segera melarikan korban ke Puskesmas Rengel yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Namun, sebelum mendapatkan perawatan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Pemilik Kos Tidak Mengetahui Detail Kejadian

Alfin, pemilik kos, mengaku tidak mengetahui detail awal kejadian tersebut. “Saya diberitahu karyawan bahwa korban sudah dibawa ke puskesmas. Dua jam kemudian, polisi memberi kabar bahwa korban meninggal akibat serangan jantung,” ungkapnya kepada tim Liputansatu.id.

Baca juga: Diduga Depresi, Warga Kerek Tuban Ditemukan Tergantung di Rumahnya

Penyelidikan Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Kapolsek Rengel, AKP Nuril Huda, melalui Kanit Reskrim IPDA Suprapto, membenarkan peristiwa ini. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis Puskesmas Rengel dan Identifikasi Polres Tuban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. “Korban diduga meninggal akibat serangan jantung. Menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat hipertensi,” jelas IPDA Suprapto, yang juga ikut mengevakuasi jasad korban.(Az/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Simulasi Gempa Besar di Surabaya, Tim Urban SAR Basarnas Berjibaku Selamatkan Korban
PCNU Pontianak Tuntaskan Pembentukan MWCNU di Enam Kecamatan
Audiensi Dugaan Debu SIG Tuban Buntu, Warga Kecewa Pejabat Pengambil Keputusan Tak Hadir
Kejari Tuban Benarkan Staf yang Diperiksa Terkait Polemik Rp600 Juta Sedang Umrah
Jadwal Tender April Terlewati, Revitalisasi Taman Kapur Rp16,6 Miliar Belum Bergerak
Kirana Wedding Tuban Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp400 Juta
Polresta Tuban Perkuat Sinergi dengan Media Lewat PIRAMIDA, Siapkan Kolaborasi Sosial
PRPP Edukasi Pemuda Desa di Tuban, Dorong Bijak Bermedia Sosial Tangkal Hoaks

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:42 WIB

Simulasi Gempa Besar di Surabaya, Tim Urban SAR Basarnas Berjibaku Selamatkan Korban

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:48 WIB

PCNU Pontianak Tuntaskan Pembentukan MWCNU di Enam Kecamatan

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:05 WIB

Audiensi Dugaan Debu SIG Tuban Buntu, Warga Kecewa Pejabat Pengambil Keputusan Tak Hadir

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:45 WIB

Kejari Tuban Benarkan Staf yang Diperiksa Terkait Polemik Rp600 Juta Sedang Umrah

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:58 WIB

Jadwal Tender April Terlewati, Revitalisasi Taman Kapur Rp16,6 Miliar Belum Bergerak

Berita Terbaru

Daerah

PCNU Pontianak Tuntaskan Pembentukan MWCNU di Enam Kecamatan

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:48 WIB

Exit mobile version