Tuban – Sebanyak 166 pengemudi ojek online (Ojol) di Kabupaten Tuban resmi mendeklarasikan diri tergabung dalam Himpunan Pengusaha Daring Indonesia (HIPDA). Deklarasi dilakukan pada Kamis pagi (02/09/2025) yang dirangkai dengan kunjungan ke sejumlah dinas terkait.
Kunjungan ke Dinas Sosial dan DLHP
Ketua DPC HIPDA Tuban, Nanang Sasmito, beserta jajaran pengurus mengunjungi Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban. Mereka memperkenalkan organisasi sekaligus menyampaikan tujuan dibentuknya wadah resmi bagi para pengemudi Ojol.
Dalam kunjungan itu, rombongan diterima langsung oleh Kepala Dinsos Tuban, Sugeng Purnomo, dan Kepala Bidang Perhubungan DLHP, Yuli Imam Isdarmawan, secara terpisah di kantor masing-masing.
Sambutan dari Pemerintah Daerah
Kepala Bidang Perhubungan DLHP Tuban, Yuli Imam Isdarmawan, menyampaikan dukungannya atas bergabungnya komunitas Ojol ke dalam HIPDA.
“Kami menyambut baik kehadiran HIPDA. Kami minta data anggota bisa disampaikan supaya memudahkan pendataan dan koordinasi ke depan,” jelas Imam.
Ia juga berharap para anggota HIPDA dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan sektor transportasi dan perhubungan di Kabupaten Tuban.
HIPDA sebagai Payung Organisasi
Ketua DPC HIPDA Tuban, Nanang Sasmito, menegaskan bahwa komunitas Ojol di Tuban sebenarnya sudah lama ada. Namun, penggabungan ke HIPDA dimaksudkan agar para pengemudi memiliki wadah resmi yang diakui secara hukum.
“Organisasi HIPDA sudah sah dengan adanya akta dan SK kepengurusan. Dengan ini, kami memiliki payung organisasi yang jelas untuk memperjuangkan hak-hak pengemudi Ojol sekaligus menyuarakan aspirasi ke pemerintah,” ujar Nanang kepada Liputansatu.id.
HIPDA sendiri berdiri sejak 2018 di Surabaya. Saat ini, organisasi tersebut berkembang dengan membentuk DPD di tingkat provinsi dan DPC di berbagai kabupaten/kota. HIPDA menaungi pengemudi Ojol baik roda dua maupun roda empat.
Jumlah Anggota di Tuban
Saat ini, tercatat 166 pengemudi Ojol di Tuban resmi tergabung dalam HIPDA. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring semakin dikenalnya organisasi ini di kalangan pengemudi daring.
Dengan terbentuknya DPC HIPDA Tuban, para pengemudi Ojol berharap bisa mendapatkan perlindungan, akses koordinasi lebih baik dengan pemerintah, serta memperkuat posisi mereka dalam ekosistem transportasi daring di daerah. (Az)
Editor : Kief












