Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

- Reporter

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Dua nelayan asal Kelurahan Kingking, Kecamatan/Kabupaten Tuban, yang sempat dilaporkan hilang saat melaut pada Jumat (09/01/2026), berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada Sabtu dini hari (10/01/2026). Keduanya diselamatkan melalui upaya tim gabungan yang melibatkan BPBD Tuban, kru kapal tanker MV Success Challenger, Komunitas Peduli Nelayan Nusantara (KOPENN), serta masyarakat setempat.
Kedua nelayan tersebut diketahui bernama Dimas Muhammad Saputra dan Agus Slamet.

Berangkat Melaut Dini Hari, Hilang Kontak Seharian

Ketua Rukun Nelayan setempat sekaligus Ketua KOPENN, Ahmad Khusnul Abidin, menjelaskan bahwa kedua nelayan berangkat melaut pada Jumat (09/01/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Namun sejak berangkat, keduanya tidak dapat dihubungi.
“Hingga sekitar pukul tiga sore mereka belum pulang dan keluarga korban kemudian menghubungi kami,” ujar Ahmad saat dikonfirmasi Liputansatu.id, Sabtu (10/01/2026).
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran keluarga dan nelayan sekitar, mengingat cuaca di perairan Tuban saat itu dilaporkan kurang bersahabat.

Tim Gabungan Lakukan Pencarian di Tengah Cuaca Buruk

Mendapat laporan nelayan hilang, Ahmad bersama anggota KOPENN, salah satunya Leo, serta warga setempat segera bergerak melakukan pencarian. Upaya awal difokuskan pada pengumpulan informasi koordinat terakhir kapal korban.
Di sisi lain, koordinasi juga dilakukan dengan BPBD Tuban dan kru kapal tanker MV Success Challenger yang saat itu berada di sekitar perairan lokasi dugaan korban terombang-ambing.
“Kami berhasil menemukan posisi korban berada di sekitar kapal tanker. Namun saat itu belum bisa dilakukan evakuasi karena cuaca buruk,” jelas Ahmad.
Meski demikian, kru kapal tanker tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi korban sambil menunggu situasi memungkinkan untuk penyelamatan.

Berhasil Dievakuasi Dini Hari dan Kembali ke Daratan

Setelah kondisi cuaca mulai membaik, upaya penyelamatan akhirnya berhasil dilakukan pada Sabtu (10/01/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Kedua nelayan berhasil dijemput dalam kondisi selamat.
Selanjutnya, kapal milik korban ditarik menggunakan kapal nelayan lain hingga akhirnya tiba di daratan. Proses evakuasi berlangsung lancar berkat kerja sama berbagai pihak yang terlibat.
Dengan ditemukannya kedua nelayan tersebut, keluarga dan masyarakat nelayan setempat menyampaikan rasa lega dan apresiasi atas cepatnya respons serta sinergi tim gabungan dalam proses pencarian dan penyelamatan. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Resmi Jadi Polresta, Bupati Tuban Harap Pelayanan Kepolisian Makin Profesional
KPU Situbondo Perbarui Data Pemilih, Kini Capai 538.057 Orang
Bantah Ada Penggeledahan, Polemik Dugaan Uang Pelicin di Kejari Tuban Belum Reda
37 Tahun Terbengkalai, Pasar Terbesar di Situbondo Akhirnya Direvitalisasi
Dua Sekolah Roboh Beruntun, Bupati Tuban Sebut Kondisi Alam Jadi Penyebab
Acara Sound Horeg di Tuban Digelar Tanpa Izin, Polisi Pilih Fokus Amankan Massa
Patok Batas Hilang, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Kian Rumit
Batu Bara Tuban Jadi Sorotan, Bupati Bilang Masih Muda, Aktivitas Tambang Justru Sudah Terlihat

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:15 WIB

Resmi Jadi Polresta, Bupati Tuban Harap Pelayanan Kepolisian Makin Profesional

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:58 WIB

KPU Situbondo Perbarui Data Pemilih, Kini Capai 538.057 Orang

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:31 WIB

Bantah Ada Penggeledahan, Polemik Dugaan Uang Pelicin di Kejari Tuban Belum Reda

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:13 WIB

37 Tahun Terbengkalai, Pasar Terbesar di Situbondo Akhirnya Direvitalisasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:11 WIB

Dua Sekolah Roboh Beruntun, Bupati Tuban Sebut Kondisi Alam Jadi Penyebab

Berita Terbaru