Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Kapal Slerek Mustika Tenggelam di Perairan Agel Situbondo, 13 ABK Selamat

- Reporter

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dari Satpol air saat melakukan evakuasi di pantai wilayah perairan Agel Situbondo, (Fia/Liputansatu.id).

Petugas dari Satpol air saat melakukan evakuasi di pantai wilayah perairan Agel Situbondo, (Fia/Liputansatu.id).

SITUBONDO — Sebuah kapal slerek milik nelayan asal Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, dilaporkan tenggelam di perairan Desa Agel, Kecamatan Jangkar, Sabtu (23/5/2026) dini hari.

Beruntung, seluruh anak buah kapal (ABK) yang berjumlah 13 orang berhasil selamat setelah sempat terombang-ambing di tengah laut selama sekitar dua jam.

Perahu bernama Mustika itu diketahui milik Moh Soleh (47), warga Dusun Mimbo. Kapal tersebut tenggelam saat digunakan melaut untuk mencari ikan di wilayah perairan Jangkar.

Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi guna melakukan pengecekan serta pendataan.

“Setelah menerima laporan, personel Satpolairud langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan pengumpulan keterangan terkait tenggelamnya perahu slerek Mustika,” ujarnya.

Air Masuk dari Buritan Kapal

Berdasarkan keterangan saksi dan awak kapal, peristiwa bermula ketika kapal berangkat dari Pantai Mimbo pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB menuju perairan Jangkar untuk menangkap ikan.

Sekitar pukul 17.00 WIB, kapal mulai melempar jangkar dan menunggu waktu penangkapan ikan hingga dini hari.

Namun situasi berubah mencekam sekitar pukul 01.00 WIB. Kapal mendadak miring ke sisi kiri setelah air laut masuk melalui bagian buritan dan perlahan memenuhi lambung kapal.

“ABK sempat berupaya membuang air menggunakan peralatan seadanya, tetapi debit air terus bertambah hingga kapal akhirnya tenggelam,” kata AKP Gede.

Kondisi gelap dan minimnya peralatan keselamatan membuat para nelayan harus bertahan di tengah laut dengan berpegangan pada benda-benda terapung.

Telepon Darurat Selamatkan ABK

Dalam kondisi darurat tersebut, salah satu ABK bernama Solihin diketahui masih membawa telepon genggam yang kemudian digunakan untuk menghubungi keluarganya di darat.

Informasi itu diteruskan kepada nelayan lain di kawasan Mimbo untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

Sekitar pukul 03.30 WIB, kapal nelayan milik Tohar berhasil menemukan para korban dan mengevakuasi seluruh ABK menuju pesisir Pondok Mimbo.

“Alhamdulillah seluruh awak kapal berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan tidak ada korban jiwa,” ujar AKP Gede.

Diduga Bocor pada Lambung Kapal

Polisi menduga sementara penyebab tenggelamnya kapal akibat kebocoran pada bagian lambung perahu. Saat ini titik lokasi tenggelamnya kapal telah diberi tanda pelampung oleh pemilik sebagai penanda untuk proses evakuasi dan pengangkatan kapal.

Satpolairud Polres Situbondo juga mengimbau para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan sebelum melaut, terutama memastikan kondisi kapal dalam keadaan layak.

“Kami mengingatkan seluruh nelayan agar selalu mengecek mesin, lambung kapal, dan membawa perlengkapan keselamatan sebelum melaut agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya. (Fia).

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Penampakan Pocong Viral di Lamongan Bikin Panik Warga
Rata-rata Lama Sekolah Masih 7,54 Tahun, Pemkab Tuban Fokus Tekan Putus Sekolah
Blackout Landa Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan, PLN Sebut Ada Pemulihan Sistem
Tak Masuk Prioritas Portal Jalan, Apa Yang Membuat Keluhan Warga Kerek Diabaikan?
Jelang Idul Adha 2026, Harga Cabai dan Bawang di Tuban Naik, Stok Bapok Dipastikan Aman
Diduga Gelapkan Tiga Mobil Senilai Rp700 Juta, Karyawan Rental Mobil Tuban Dilaporkan ke Polisi
Tanpa Hibah Pemkab, PMI Tuban Tetap Surplus dan Tingkatkan Pelayanan Donor Darah
Pemkab Tuban Siapkan Portal Pembatas, Truk Over Tonase Tak Lagi Bebas Lewat Jalan Kampung

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:52 WIB

Penampakan Pocong Viral di Lamongan Bikin Panik Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:18 WIB

Kapal Slerek Mustika Tenggelam di Perairan Agel Situbondo, 13 ABK Selamat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:42 WIB

Rata-rata Lama Sekolah Masih 7,54 Tahun, Pemkab Tuban Fokus Tekan Putus Sekolah

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:23 WIB

Blackout Landa Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan, PLN Sebut Ada Pemulihan Sistem

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:03 WIB

Jelang Idul Adha 2026, Harga Cabai dan Bawang di Tuban Naik, Stok Bapok Dipastikan Aman

Berita Terbaru

Penampakan pocong viral di gang permukiman Lamongan yang sempat membuat warga panik sebelum akhirnya terungkap hanya aksi iseng dua pelajar, (SC Medsos/Liputansatu.id).

Daerah

Penampakan Pocong Viral di Lamongan Bikin Panik Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:52 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id