Promo

Nelayan Asal Situbondo Terjebak di Laut Setelah Kapal Karam

- Reporter

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu nelayan korban kapal karam dibawa dengan ambulan untuk segera mendapatkan perawatan, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Salah satu nelayan korban kapal karam dibawa dengan ambulan untuk segera mendapatkan perawatan, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

SITUBONDO – Tiga nelayan asal Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, selamat setelah kapal mereka karam akibat dihantam ombak di perairan Sapudi, Madura.

Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, mengungkapkan bahwa ketiga nelayan tersebut—Amsa, Hamim, dan Nursalim—berangkat melaut pada Minggu (9/2/2025) pukul 15.00 WIB menggunakan perahu fiber untuk menangkap ikan di sekitar perairan Sapudi. Namun, dalam perjalanan pulang, kapal mereka dihantam ombak setinggi tiga meter hingga akhirnya tenggelam.

Diselamatkan Setelah Bertahan di Laut dengan Pecahan Kayu

“Pada Senin dini hari sekitar pukul 03.30 WIB, ketiga korban berhasil diselamatkan oleh dua perahu nelayan dan dibawa kembali ke perairan Dusun Mimbo dalam keadaan selamat. Mereka langsung mendapat perawatan di Puskesmas Banyuputih,” jelas AKP Gede, Senin (11/2/2025).

Menurutnya, ketiga nelayan sempat bertahan di tengah laut dengan berpegangan pada pecahan kayu dari kapal mereka sebelum akhirnya ditemukan dan dievakuasi. Saat insiden terjadi, kapal mereka sedang dalam perjalanan pulang membawa hasil tangkapan sekitar 8 kwintal ikan.

Baca juga: Dua Hari Hilang Saat Melaut, Nelayan Asal Situbondo Ditemukan Meninggal Dunia

Cuaca Ekstrem, Nelayan Dihimbau Tidak Melaut

Lebih lanjut, AKP Gede mengingatkan bahwa kondisi cuaca di perairan Madura, Selat Madura, dan Banyuwangi masih ekstrem, dengan gelombang yang bisa mencapai 4 meter.

“Kami mengimbau para nelayan untuk sementara waktu tidak melaut. Jika terpaksa, pastikan membawa perlengkapan keselamatan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.(Fia)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Akses SPPG Tegalbang Disegel, Nama Sekretaris Kesbangpol Tuban Terseret Konflik Kerjasama
Potongan Gaji Hingga 27 Persen Hantui Pekerja Alih Daya Pemkab Tuban
Proyek Pelebaran Jalan Rengel Disorot: Minim Pengamanan dan Tanpa Koordinasi Lantas
Mayat Lansia Ditemukan Mengapung di Sungai Desa Jadi Tuban, Diduga Sempat Hilang Dua Hari
Kecelakaan Maut di Depan SMPN 6 Tuban, Pengendara Motor Tewas di Tempat
Direktur API Desak Polda Metro Jaya Segera Tetapkan Lee Kah Hin Tersangka
Seleksi dan Pengawasan Vendor SIG Jadi Sorotan Usai Gaji Pekerja Tak Dibayar
Dump Truk di Situbondo Alami Insiden, Bak Terangkat dan Tersangkut Kanopi Restoran

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:24 WIB

Akses SPPG Tegalbang Disegel, Nama Sekretaris Kesbangpol Tuban Terseret Konflik Kerjasama

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:06 WIB

Potongan Gaji Hingga 27 Persen Hantui Pekerja Alih Daya Pemkab Tuban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:06 WIB

Proyek Pelebaran Jalan Rengel Disorot: Minim Pengamanan dan Tanpa Koordinasi Lantas

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:40 WIB

Mayat Lansia Ditemukan Mengapung di Sungai Desa Jadi Tuban, Diduga Sempat Hilang Dua Hari

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:24 WIB

Kecelakaan Maut di Depan SMPN 6 Tuban, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee