Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Nelayan Asal Situbondo Terjebak di Laut Setelah Kapal Karam

- Reporter

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu nelayan korban kapal karam dibawa dengan ambulan untuk segera mendapatkan perawatan, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Salah satu nelayan korban kapal karam dibawa dengan ambulan untuk segera mendapatkan perawatan, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

SITUBONDO – Tiga nelayan asal Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, selamat setelah kapal mereka karam akibat dihantam ombak di perairan Sapudi, Madura.

Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, mengungkapkan bahwa ketiga nelayan tersebut—Amsa, Hamim, dan Nursalim—berangkat melaut pada Minggu (9/2/2025) pukul 15.00 WIB menggunakan perahu fiber untuk menangkap ikan di sekitar perairan Sapudi. Namun, dalam perjalanan pulang, kapal mereka dihantam ombak setinggi tiga meter hingga akhirnya tenggelam.

Diselamatkan Setelah Bertahan di Laut dengan Pecahan Kayu

“Pada Senin dini hari sekitar pukul 03.30 WIB, ketiga korban berhasil diselamatkan oleh dua perahu nelayan dan dibawa kembali ke perairan Dusun Mimbo dalam keadaan selamat. Mereka langsung mendapat perawatan di Puskesmas Banyuputih,” jelas AKP Gede, Senin (11/2/2025).

Menurutnya, ketiga nelayan sempat bertahan di tengah laut dengan berpegangan pada pecahan kayu dari kapal mereka sebelum akhirnya ditemukan dan dievakuasi. Saat insiden terjadi, kapal mereka sedang dalam perjalanan pulang membawa hasil tangkapan sekitar 8 kwintal ikan.

Baca juga: Dua Hari Hilang Saat Melaut, Nelayan Asal Situbondo Ditemukan Meninggal Dunia

Cuaca Ekstrem, Nelayan Dihimbau Tidak Melaut

Lebih lanjut, AKP Gede mengingatkan bahwa kondisi cuaca di perairan Madura, Selat Madura, dan Banyuwangi masih ekstrem, dengan gelombang yang bisa mencapai 4 meter.

“Kami mengimbau para nelayan untuk sementara waktu tidak melaut. Jika terpaksa, pastikan membawa perlengkapan keselamatan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.(Fia)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai
Hampir Dua Tahun Bergulir, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Masih Tahap Pemeriksaan Saksi
Keluhan Pelanggan Menumpuk, Pertamina Bungkam Soal Pelayanan SPBU Tambakboyo
Ana Khozanah Resmi Pimpin PKB Tuban, Bidik Kemenangan Pilkada 2029
Solikin Hilang di Laut Utara Lamongan,  Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian
Harga Pertamax Naik, ASN Tuban Keluhkan Biaya Operasional Kendaraan Dinas
Pertamax Naik Rp3.950 per Liter, Warga Tuban Kini Harus Rogoh Kocek Lebih Dalam
Teror Ketuk Pintu di Melawi Viral, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:48 WIB

Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:24 WIB

Hampir Dua Tahun Bergulir, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Masih Tahap Pemeriksaan Saksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:29 WIB

Keluhan Pelanggan Menumpuk, Pertamina Bungkam Soal Pelayanan SPBU Tambakboyo

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:37 WIB

Ana Khozanah Resmi Pimpin PKB Tuban, Bidik Kemenangan Pilkada 2029

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:20 WIB

Harga Pertamax Naik, ASN Tuban Keluhkan Biaya Operasional Kendaraan Dinas

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id