Dua Hari Hilang Saat Melaut, Nelayan Asal Situbondo Ditemukan Meninggal Dunia

- Reporter

Kamis, 7 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi nelayan yang hilang saat melaut dengan kondisi meninggal dunia di Pantai Muara Kasih, (Ist).

Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi nelayan yang hilang saat melaut dengan kondisi meninggal dunia di Pantai Muara Kasih, (Ist).

Situbondo – Nelayan asal Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo yang dikabarkan hilang pada Rabu (6/11) kemarin saat melaut akhirnya ditemukan.

Namun naas, nelayan bernama Subakri (58) ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi tidak bernyawa di perairan laut yang berjarak 2 mil dari bibir Pantai Muara Kasih, Desa Gelung, Kecamatan Panarukan.

Dantim Basarnas Surabaya, Rudy Prahara menyatakan, penemuan korban tersebut bermula dari informasi yang diterima oleh Tim SAR Gabungan melalui pesan singkat bahwa ada sesosok yang menyerupai mayat mengambang di perairan laut Gelung.

“Menerima laporan dari nelayan yang ikut melakukan pencarian itu, Tim langsung melintas di perairan Kalbut dan menemukan mayat laki-laki mengambang dengan jarak sekitar 2 mil dari bibir Pantai Muara Kasih,” ungkap Rudy Prahara kepada media usai mengevakuasi jenazah korban, Kamis (7/11/2024).

Dalam melakukan pencarian korban, Tim SAR Gabungan mengerahkan 2 unit perahu karet jenis LCR. Setelah mengetahui informasi perihal posisi Subakri, Tim langsung melakukan penyisiran hingga mendekati lokasi. Setelah mengetahui ada mayat terapung, langsung dilakukan evakuasi.

“Korban langsung kami evakuasi dan membawa jenazah ke RSUD dr Abdoer Rahem untuk dilakukan identifikasi,” terangnya.

Setelah mengevakuasi jenazah dan menyelesaikan tugasnya, sekitar pukul 11.00 Wib, Tim SAR Gabungan dari Basarnas Pos SAR Jember menutup operasi pencarian nelayan asal Desa Kilensari.

“Karena kondisi cuaca cerah dan ombak laut tenang sehingga memudahkan proses pencarian korban. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar,” pungkasnya.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan
Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU
Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar
Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab
Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban
Waskita Klaim Upah Sudah Dibayar, Sejumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Tuban Mengaku Belum Menerima
Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan 2026
Diduga Kurang Hati-hati, Lansia Tewas Tertabrak Dump Truck di Merakurak Tuban Saat Menyeberang

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban

Berita Terbaru