Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Nelayan Jangkar Situbondo yang Hilang Kontak di Perairan Sapudi Ditemukan Selamat, Perahu Rusak

- Reporter

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat anggota Satpolairud Polres Situbondo saat memberikan pembinaan dan imbauan ditengah kegelisahan sembari menunggu kepastian kondisi korban, (Is).

Terlihat anggota Satpolairud Polres Situbondo saat memberikan pembinaan dan imbauan ditengah kegelisahan sembari menunggu kepastian kondisi korban, (Is).

Situbondo — Seorang nelayan asal Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan sekitar Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Selasa (26/5/2026) pagi.

Nelayan tersebut diketahui bernama Kusnadi (37), warga Kampung Pasar Nangka, Desa Jangkar. Ia sempat membuat keluarga dan warga pesisir cemas setelah tak kunjung kembali dari melaut seorang diri menggunakan perahu fiber pancing bernama Lintang Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kusnadi berangkat melaut dari pesisir Asta, Desa Jangkar, sekitar pukul 04.30 WIB pada Senin (25/5/2026). Ia menuju wilayah timur perairan Sapudi untuk mencari ikan seperti aktivitas biasanya.

Namun hingga malam hari, korban tak kunjung kembali ke daratan. Padahal, umumnya Kusnadi sudah tiba di rumah sekitar pukul 18.00 WIB.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran keluarga dan nelayan setempat. Sejumlah warga kemudian berinisiatif melakukan pencarian secara mandiri menggunakan empat perahu fiber milik kelompok nelayan Pesisir Asta.

Laporan Masuk ke Polisi, Pencarian Diperluas

Sekitar pukul 21.12 WIB, Ketua RT Pesisir Asta, Erlianto, melaporkan kejadian itu kepada Satpolairud Polres Situbondo.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Satpolairud langsung melakukan koordinasi dengan keluarga korban serta sejumlah unsur terkait, mulai dari TNI AL Jangkar, Koramil Jangkar hingga Tagana Situbondo.

Kapolres Situbondo melalui Kasat Polairud mengatakan pencarian kembali dilanjutkan pada Selasa dini hari dengan melibatkan enam perahu nelayan.

“Sekitar pukul 06.00 WIB, nelayan yang menggunakan perahu Berlian berhasil menemukan Kusnadi bersama perahunya di sekitar perairan Sapudi dalam keadaan selamat,” ujar AKP Gede Sukarmadiyasa.

Selang Oli Rusak, Perahu Tak Bisa Bergerak

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga mengalami kendala teknis pada mesin perahu. Selang oli mesin dilaporkan mengalami kerusakan hingga menyebabkan mesin mati total di tengah laut.

Akibat kerusakan tersebut, perahu korban tidak dapat bergerak dan hanyut selama beberapa jam tanpa alat komunikasi yang memadai.

Dalam kondisi terombang-ambing di laut, korban hanya bisa menunggu bantuan sambil bertahan di atas perahu hingga akhirnya ditemukan nelayan lain.

Setelah ditemukan, perahu Kusnadi ditarik menuju pesisir Asta menggunakan kapal nelayan. Sekitar pukul 07.30 WIB, korban akhirnya tiba di daratan dan disambut keluarganya dalam kondisi selamat.

Polisi Imbau Nelayan Situbondo Lengkapi Alat Keselamatan

Kasat Polairud Polres Situbondo mengapresiasi solidaritas para nelayan yang bergerak cepat melakukan pencarian terhadap korban.

Menurutnya, respons cepat masyarakat pesisir menjadi faktor penting dalam proses penyelamatan nelayan yang mengalami keadaan darurat di laut.

“Kami mengimbau para nelayan untuk rutin memeriksa kondisi mesin, lambung kapal, dan seluruh perlengkapan keselamatan. Jika ada suku cadang yang sudah usang, segera dilakukan perbaikan agar tidak terjadi kendala saat berada di tengah laut,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya membawa alat komunikasi saat melaut agar koordinasi penyelamatan dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi situasi darurat di perairan. (Fia).

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Polresta Tuban Bongkar 13 Kasus Narkoba
Sisir Tempat Hiburan Malam di Tuban, 52 Pengunjung Dites Urine
Inlander Band Siswa Asal Tuban Bawa Rytm Baru di Dunia Musik
Perceraian di Tuban Meningkat, Ekonomi dan Perselingkuhan Jadi Biang Kerok
Gus Lilur Laporkan Dugaan Suap Muktamar NU ke KPK
Diiringi Barongsai Menuju Altar, Pengukuhan Pengurus Klenteng Tuban Berlangsung Khidmat
Kebakaran Rumah Lansia di Singgahan Tuban, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta
Antara Tennis Party 2026 Perluas Peta Persaingan Tenis di Tuban

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Polresta Tuban Bongkar 13 Kasus Narkoba

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Sisir Tempat Hiburan Malam di Tuban, 52 Pengunjung Dites Urine

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Inlander Band Siswa Asal Tuban Bawa Rytm Baru di Dunia Musik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Perceraian di Tuban Meningkat, Ekonomi dan Perselingkuhan Jadi Biang Kerok

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Gus Lilur Laporkan Dugaan Suap Muktamar NU ke KPK

Berita Terbaru

Kasat Reserse Narkoba AKP Hendro Utaryo (kanan), Wakapolresta Tuban AKBP Windy Syafutra (tengah), dan Kasi Humas IPTU Mohammad Iksan (kiri) menunjukkan barang bukti (BB) Narkoba saat konferensi pers (14/10/2026) (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Polresta Tuban Bongkar 13 Kasus Narkoba

Rabu, 14 Okt 2026 - 18:32 WIB

Anggota kepolisian melakukan pengecekan urine pada pengunjung tempat hiburan malam (13/10/2026) (gambar : ist.)

Hukum Kriminal

Sisir Tempat Hiburan Malam di Tuban, 52 Pengunjung Dites Urine

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:55 WIB

Personel Band Inlander (gambar : ist.)

Pendidikan

Inlander Band Siswa Asal Tuban Bawa Rytm Baru di Dunia Musik

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:26 WIB

Dokumen tanda bukti penerimaan laporan pengaduan masyarakat di KPK tertanggal 12 Oktober 2026 yang berkaitan dengan laporan dugaan suap Muktamar ke-35 NU oleh Gus Lilur, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Politik

Gus Lilur Laporkan Dugaan Suap Muktamar NU ke KPK

Selasa, 13 Okt 2026 - 14:17 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu