Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Tim SAR Kerahkan Segala Upaya! Dua Nelayan Tuban yang Hilang di Laut Masih Belum Ditemukan

- Reporter

Senin, 7 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persiapan Tim SAR sebelum diterjunkan dalam pencarian dua nelayan Tuban yang Hilang di Laut, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Persiapan Tim SAR sebelum diterjunkan dalam pencarian dua nelayan Tuban yang Hilang di Laut, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Kepanikan menyelimuti keluarga dan warga Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, setelah dua nelayan dilaporkan hilang di tengah laut sejak Sabtu malam (05/07/2025). Hingga hari ketiga, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian intensif, namun belum membuahkan hasil.

Dua nelayan yang hilang tersebut adalah Suprapto (43) dan Didik (35). Mereka berangkat melaut bersama seorang rekan lainnya, Kusnadi (38), yang juga bertindak sebagai nakhoda perahu.
Ketiganya memulai perjalanan memancing dari pesisir pantai Desa Glondonggede sekitar pukul 19.00 WIB. Mereka menuju perairan sekitar tiga mil dari pelabuhan milik PT Semen Indonesia Group (SIG) di Tuban. Kawasan tersebut dikenal sebagai lokasi rutin para nelayan mencari ikan di malam hari.

Didik Terjatuh, Suprapto Lompat Menolong

Berdasarkan keterangan dari Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Sudarmaji, kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, Didik diduga terpeleset dan terjatuh ke laut. Tanpa pikir panjang, Suprapto langsung melompat dari perahu mencoba menyelamatkan temannya.

“Namun nahas, keduanya langsung terseret arus dan tak terlihat lagi muncul ke permukaan,” terang Sudarmaji, merujuk pada penuturan Kusnadi yang menjadi satu-satunya saksi peristiwa itu.

Kusnadi Lakukan Pencarian Mandiri, Lapor ke Polisi Dua Hari Setelah Kejadian

Setelah kejadian tersebut, Kusnadi sempat memutar balik perahu dan berusaha mencari kedua korban selama beberapa waktu, namun hasilnya nihil. Ia kemudian memutuskan kembali ke daratan, dan baru melaporkan insiden tersebut ke Satpolairud Polres Tuban pada Senin pagi (07/07/2025).
Lambatnya laporan ini sempat menimbulkan tanda tanya, namun hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai alasan keterlambatan pelaporan tersebut.

Tim SAR Gabungan Turun Tangan, Gunakan 3 Perahu dan 23 Personel

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Tim tersebut terdiri dari unsur:
• Satpolairud Polres Tuban
• Polsek Tambakboyo
• Pos BKO Polairud Polda Jatim
• BPBD Tuban
• Basarnas Unit Siaga Bojonegoro
Sebanyak 23 personel diterjunkan dalam operasi ini, lengkap dengan tiga unit perahu karet dari masing-masing instansi. Mereka menyisir lokasi yang diduga sebagai tempat korban jatuh dan memperluas jangkauan hingga ke arah barat pelabuhan SBI, sejauh sekitar lima mil.

Cuaca dan Arus Jadi Tantangan, Namun Harapan Belum Padam

Upaya pencarian menghadapi tantangan tersendiri, mulai dari arus laut yang deras, ombak tinggi, hingga cuaca yang berubah-ubah. Meski begitu, tim SAR tetap menjalankan operasi penyisiran dengan sistem shift dan pembagian sektor, agar pencarian bisa lebih efektif.

“Hingga sore ini, pencarian masih dilakukan intensif. Tim memperluas jangkauan penyisiran sesuai arah arus laut,” ungkap Sudarmaji.

Belum Ada Titik Terang, Keluarga Korban Berharap Keajaiban

Sementara itu, keluarga korban terus berharap ada kabar baik dari laut. Suasana di rumah duka pun penuh harap, cemas, dan doa.
“Kami hanya berharap mereka ditemukan, apapun keadaannya,” ujar salah satu kerabat korban saat ditemui di Desa Glondonggede.

Sampai berita ini diturunkan, kedua korban masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian esok hari dengan mengandalkan data cuaca, perkiraan arus laut, dan bantuan nelayan sekitar.
Masyarakat diimbau untuk melapor jika menemukan tanda-tanda atau benda mencurigakan di sekitar perairan utara Tuban yang mungkin terkait insiden ini.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP
Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban
Cekcok Saat Pesta Tuak Berujung Berdarah, Pria di Palang Bacok Pemilik Warung
36 Merek Rokok Ilegal Beredar di Tuban, Ribuan Batang Disita!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:56 WIB

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIB

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Selasa, 3 November 2026 - 18:58 WIB

Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu