Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Satu Nelayan Tuban Ditemukan Tewas Setelah Dua Hari Hilang di Laut, Satu Lainnya Masih Dicari

- Reporter

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN – Pencarian dua nelayan yang hilang di perairan Tuban akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan pada Selasa pagi (8/7/2025) berhasil menemukan salah satu korban, Suprapto (43), dalam kondisi meninggal dunia. Warga Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, itu ditemukan mengambang sekitar 60 mil laut dari titik awal kejadian.

“Korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh tim saat penyisiran lanjutan. Kondisinya sudah tidak bernyawa,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Sudarmaji, dalam keterangan resminya.

Jenazah Suprapto segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD Tuban untuk proses identifikasi dan pemeriksaan medis lebih lanjut. Sementara itu, pencarian terhadap satu nelayan lainnya, Didik (35), masih terus dilakukan. Operasi SAR dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari sejak laporan pertama diterima.

“Kami masih berupaya maksimal agar korban kedua segera ditemukan. Cuaca dan arus menjadi tantangan, tapi tim tidak menyerah,” tambah Sudarmaji.

Ia juga mengingatkan para nelayan setempat agar lebih berhati-hati menghadapi cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah pesisir dalam beberapa waktu terakhir. Pemeriksaan alat keselamatan sebelum melaut dan komunikasi antar nelayan dinilai sangat penting untuk mencegah insiden serupa.

Kronologi Kejadian: Niat Menolong Berujung Tragis

Insiden ini bermula saat Suprapto dan Didik memancing bersama seorang rekan mereka, Kusnadi (38), pada Sabtu malam (5/7). Menurut keterangan Kusnadi, Didik lebih dulu tercebur ke laut. Melihat rekannya dalam bahaya, Suprapto spontan melompat untuk menolong.

Namun, keduanya terseret arus kuat dan tak muncul kembali ke permukaan. Kusnadi, yang selamat, segera melapor ke pihak berwenang, memicu pencarian yang melibatkan berbagai unsur, termasuk BPBD, Basarnas, TNI, Polri, serta relawan dan nelayan lokal.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap Didik masih berlangsung. Harapan keluarga dan tim SAR tetap menyala, meski waktu semakin mendesak. (AZ/Kief).

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Belum Ada Rambu, Gundukan Aspal Proyek Sekolah Rakyat Diduga Sebabkan Ojol Tewas
Lapas Tuban Gandeng TNI dan Baznas Bedah Rumah Warga Kurang Mampu
Goa Akbar Tertinggal di Tengah Moncernya Wisata Tuban
Hanta virus Mulai Jadi Sorotan Nasional, Dinkes Tuban Minta Warga Jangan Abai
Diduga Serangan Jantung, Pria Asal Plumpang Meninggal Mendadak di Pasar Sapi Tuban
Hunting System Digelar di Sejumlah Ruas Kota Tuban, Knalpot Brong dan Balap Liar Jadi Sasaran
Diduga Ingkar Janji Pembangunan Fasum, Warga Geruduk Ahsana Property Tuban
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Kejaksaan Tagih Tunggakan Pemdes Jlodro Tuban

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:25 WIB

Belum Ada Rambu, Gundukan Aspal Proyek Sekolah Rakyat Diduga Sebabkan Ojol Tewas

Senin, 11 Mei 2026 - 23:33 WIB

Lapas Tuban Gandeng TNI dan Baznas Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

Senin, 11 Mei 2026 - 23:26 WIB

Goa Akbar Tertinggal di Tengah Moncernya Wisata Tuban

Senin, 11 Mei 2026 - 19:58 WIB

Hanta virus Mulai Jadi Sorotan Nasional, Dinkes Tuban Minta Warga Jangan Abai

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:35 WIB

Hunting System Digelar di Sejumlah Ruas Kota Tuban, Knalpot Brong dan Balap Liar Jadi Sasaran

Berita Terbaru

Wisata Goa Akbar Tuban yang berada berdampingan dengan area pasar tradisional, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Daerah

Goa Akbar Tertinggal di Tengah Moncernya Wisata Tuban

Senin, 11 Mei 2026 - 23:26 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id