Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Rata-rata Lama Sekolah Masih 7,54 Tahun, Pemkab Tuban Fokus Tekan Putus Sekolah

- Reporter

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para siswa mulai dari tingkat SD hingga SMA, (Ist).

Para siswa mulai dari tingkat SD hingga SMA, (Ist).

TUBAN — Di tengah masifnya pembangunan infrastruktur dan berbagai proyek strategis daerah, Pemerintah Kabupaten Tuban kini menghadapi tantangan besar di sektor pendidikan. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) masyarakat Tuban yang masih berada di angka 7,54 tahun menjadi sorotan karena menunjukkan mayoritas warga belum menuntaskan pendidikan hingga jenjang sekolah menengah pertama (SMP).

Kondisi tersebut mendorong Pemkab Tuban mulai memfokuskan kebijakan pendidikan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Kebijakan tahun ini tidak hanya menitikberatkan pada proses seleksi siswa, tetapi juga diarahkan untuk menekan angka putus sekolah dan memperluas akses pendidikan, terutama bagi anak-anak di wilayah terpencil.

Pemkab Tuban Ubah Pendekatan SPMB

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Irma Putri Kartika, mengatakan skema SPMB 2026 disusun lebih adaptif terhadap kondisi geografis serta kebutuhan siswa di masing-masing wilayah.

Menurut dia, terdapat empat jalur penerimaan yang disiapkan, yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua.

“Langkah ini kami lakukan bersama sekolah dan pemerintah kecamatan agar anak-anak yang rentan putus sekolah bisa terdeteksi dan ditangani lebih awal,” ujarnya kepada media ini, Jumat (23/5/2026).

Pemkab juga menerapkan mekanisme Wilayah Penerimaan Khusus (WPK) sebagai solusi bagi daerah yang sulit menjangkau sekolah negeri. Melalui skema tersebut, siswa dari wilayah tertentu mendapatkan kuota khusus agar tetap memiliki kesempatan masuk SMP Negeri terdekat tanpa harus bersaing penuh di jalur reguler.

Kebijakan itu muncul setelah sejumlah sekolah dasar di kawasan pelosok mengusulkan perlakuan khusus bagi siswa yang selama ini mengalami kendala akses pendidikan lanjutan.

Kelas Khusus Olahraga Mulai Dibuka

Selain pemerataan akses pendidikan, Pemkab Tuban mulai memberi perhatian pada pengembangan bakat siswa melalui pembukaan Kelas Khusus Olahraga (KKO) pada tahun ajaran 2026.

Program tersebut dibuka di SMPN 2 Tuban dan SMPN 2 Soko dengan kuota masing-masing satu rombongan belajar berkapasitas 32 siswa.

Seleksi KKO dilakukan melalui uji potensi yang bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Tuban.

SMPN 2 Tuban membuka kelas olahraga untuk cabang angkat besi, angkat berat, selam, atletik, panahan, karate, bulutangkis, wushu, dan kempo. Sementara SMPN 2 Soko difokuskan pada cabang judo, triathlon, gulat, dan pencak silat.

Jalur Prestasi hingga Hafalan Al-Qur’an Dipertahankan

Dalam pelaksanaan SPMB 2026, jalur prestasi tetap dipertahankan. Jalur tersebut mencakup prestasi akademik, nonakademik, hingga hafalan Al-Qur’an.

Pendaftaran jenjang SD dan SMP tahun ini dibagi dalam dua gelombang. Untuk tingkat SMP, gelombang pertama meliputi jalur afirmasi, mutasi, prestasi, WPK, dan KKO. Sedangkan gelombang kedua diperuntukkan bagi jalur domisili reguler Tahap A dan Tahap B.

Dinas Pendidikan memastikan siswa yang belum diterima pada tahap awal masih memiliki kesempatan mengikuti pendaftaran di tahap berikutnya. Nantinya, sisa kuota sekolah akan ditampilkan secara terbuka melalui aplikasi SPMB.

Tak hanya berhenti pada jenjang SMP, Pemkab Tuban juga mulai berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur agar lulusan SMP tetap dapat melanjutkan pendidikan ke SMA maupun SMK.

RLS Tuban Masih di Bawah Nasional

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), RLS Kabupaten Tuban mengalami kenaikan tipis dalam empat tahun terakhir, yakni dari 7,37 tahun pada 2022 menjadi 7,54 tahun pada 2025. Angka tersebut masih berada jauh di bawah rata-rata nasional yang telah mencapai 9,07 tahun.

Data itu menunjukkan pembangunan sektor pendidikan di Tuban masih bergerak lambat dibanding sektor pembangunan fisik yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi tersebut memunculkan tantangan bagi pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan sumber daya manusia berjalan seimbang dengan pembangunan infrastruktur, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat. (Az).

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Mahasiswa dan Guru Honorer di Tuban Mulai Pesimis Masadepan Profesi Guru
Percobaan Pencurian Blower AC KDMP di Tuban Digagalkan Warga
Penampakan Pocong Viral di Lamongan Bikin Panik Warga
Kapal Slerek Mustika Tenggelam di Perairan Agel Situbondo, 13 ABK Selamat
Blackout Landa Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan, PLN Sebut Ada Pemulihan Sistem
Bulk Truck Oleng di Jalur Pantura Tuban, Sopir Terjepit dan Patah Kaki
Tak Masuk Prioritas Portal Jalan, Apa Yang Membuat Keluhan Warga Kerek Diabaikan?
Jelang Idul Adha 2026, Harga Cabai dan Bawang di Tuban Naik, Stok Bapok Dipastikan Aman

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:35 WIB

Mahasiswa dan Guru Honorer di Tuban Mulai Pesimis Masadepan Profesi Guru

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:26 WIB

Percobaan Pencurian Blower AC KDMP di Tuban Digagalkan Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:52 WIB

Penampakan Pocong Viral di Lamongan Bikin Panik Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:18 WIB

Kapal Slerek Mustika Tenggelam di Perairan Agel Situbondo, 13 ABK Selamat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:42 WIB

Rata-rata Lama Sekolah Masih 7,54 Tahun, Pemkab Tuban Fokus Tekan Putus Sekolah

Berita Terbaru

Aparat kepolisian Polsek Semanding saat melakukan olah TKP aksi pencurian blower KDMP di wilayah Prunggahan Wetan, (Ist).

Peristiwa

Percobaan Pencurian Blower AC KDMP di Tuban Digagalkan Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:26 WIB

Penampakan pocong viral di gang permukiman Lamongan yang sempat membuat warga panik sebelum akhirnya terungkap hanya aksi iseng dua pelajar, (SC Medsos/Liputansatu.id).

Daerah

Penampakan Pocong Viral di Lamongan Bikin Panik Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:52 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id