Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Mahasiswa dan Guru Honorer di Tuban Mulai Pesimis Masadepan Profesi Guru

- Reporter

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru honorer di Tuban mulai resah setelah kebijakan penghapusan tenaga honorer dinilai mengancam masa depan pendidikan dan peluang kerja lulusan keguruan, (Ilustrasi/Liputansatu.id).

Guru honorer di Tuban mulai resah setelah kebijakan penghapusan tenaga honorer dinilai mengancam masa depan pendidikan dan peluang kerja lulusan keguruan, (Ilustrasi/Liputansatu.id).

Sekolah Masih Kekurangan Guru, Jalur Honorer Justru Dihapus

Tuban – Kebijakan penghapusan tenaga honorer di sektor pendidikan negeri mulai memunculkan keresahan di kalangan guru non-ASN dan lulusan keguruan di Kabupaten Tuban. Di tengah masih banyaknya sekolah yang kekurangan tenaga pengajar, kebijakan tersebut dinilai justru mempersempit peluang kerja serta berpotensi mengganggu kualitas pendidikan, terutama di wilayah pelosok.
Salah satu guru honorer di Kecamatan Montong, Hida, mengaku kecewa dengan kebijakan pemerintah yang akan menghapus tenaga honorer secara bertahap sesuai Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) Nomor 20 Tahun 2023.
Menurutnya, penghapusan tenaga honorer tanpa diiringi kesiapan tenaga pengganti dapat membuat sekolah semakin kesulitan memenuhi kebutuhan guru dan berdampak langsung terhadap proses belajar mengajar siswa.
“Kebijakan ini jelas bikin kecewa dan terasa tidak adil buat dunia pendidikan. Kalau honorer dihapus tanpa ada guru pengganti yang siap, sekolah bisa kelimpungan dan kualitas belajar murid ikut terdampak,” ujarnya.

Lulusan Baru Kehilangan Jalur Awal Mengajar

Hida menuturkan, selama ini jalur honorer menjadi pintu awal bagi banyak lulusan pendidikan untuk mendapatkan pengalaman mengajar sekaligus mengabdi di sekolah negeri. Namun kini, kesempatan tersebut dinilai semakin tertutup.
“Lulusan baru jadi makin khawatir. Jalur awal untuk mencari pengalaman mengajar seperti langsung ditutup,” katanya.
Ia menyebut kondisi tersebut mulai membuat banyak mahasiswa maupun lulusan keguruan kehilangan optimisme terhadap profesi guru. Tidak sedikit pula yang mulai mempertimbangkan pekerjaan di luar dunia pendidikan demi mendapatkan kepastian ekonomi.
“Sekarang banyak yang pesimis. Ruang untuk lulusan baru semakin sempit. Banyak juga yang akhirnya berpikir cari kerja lain di luar pendidikan karena butuh kepastian finansial,” tuturnya.

Seleksi PPPK Dinilai Belum Jadi Solusi

Menurut Hida, hingga kini pemerintah belum memiliki solusi konkret untuk menampung lulusan pendidikan maupun tenaga honorer yang terdampak kebijakan tersebut. Skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) disebut belum sepenuhnya mampu menjawab persoalan karena keterbatasan kuota dan tingginya persaingan.
“Seleksi PPPK sekarang belum memberi harapan besar buat lulusan baru. Kuotanya terbatas, persaingannya tinggi, dan lebih banyak mengutamakan yang sudah punya masa kerja lama,” ucapnya.
Di sisi lain, kondisi di lapangan justru menunjukkan masih banyak sekolah yang kekurangan tenaga pengajar, khususnya di daerah pelosok. Karena itu, penghapusan honorer dikhawatirkan memperparah ketimpangan pendidikan apabila tidak diiringi distribusi guru ASN secara cepat dan merata.
“Di daerah sebenarnya masih banyak sekolah kekurangan guru. Kalau honorer dihapus tanpa ada guru baru yang segera dikirim, sekolah-sekolah pelosok bisa makin telantar,” tegasnya.

Profesi Guru Dinilai Tak Lagi Menjanjikan

Ia juga menilai profesi guru saat ini mulai dipandang kurang menjanjikan oleh generasi muda. Beban kerja yang tinggi dinilai belum sebanding dengan kesejahteraan maupun kepastian status yang diterima tenaga pendidik.
“Profesi guru sekarang sudah tidak dianggap menjanjikan lagi. Beban kerja berat, tapi kesejahteraan dan kepastian status belum jelas,” katanya.
Meski demikian, Hida berharap pemerintah tidak hanya fokus pada penghapusan tenaga honorer, tetapi juga mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap dunia pendidikan dan nasib para lulusan keguruan.
“Pemerintah harus benar-benar memikirkan solusi yang jelas. Jangan sampai kebijakan ini malah mematikan harapan calon guru dan memperburuk kondisi pendidikan di daerah,” pungkasnya. (Az)

Berita Terkait

Percobaan Pencurian Blower AC KDMP di Tuban Digagalkan Warga
Penampakan Pocong Viral di Lamongan Bikin Panik Warga
Kapal Slerek Mustika Tenggelam di Perairan Agel Situbondo, 13 ABK Selamat
Rata-rata Lama Sekolah Masih 7,54 Tahun, Pemkab Tuban Fokus Tekan Putus Sekolah
Blackout Landa Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan, PLN Sebut Ada Pemulihan Sistem
Bulk Truck Oleng di Jalur Pantura Tuban, Sopir Terjepit dan Patah Kaki
Tak Masuk Prioritas Portal Jalan, Apa Yang Membuat Keluhan Warga Kerek Diabaikan?
Jelang Idul Adha 2026, Harga Cabai dan Bawang di Tuban Naik, Stok Bapok Dipastikan Aman

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:35 WIB

Mahasiswa dan Guru Honorer di Tuban Mulai Pesimis Masadepan Profesi Guru

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:26 WIB

Percobaan Pencurian Blower AC KDMP di Tuban Digagalkan Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:52 WIB

Penampakan Pocong Viral di Lamongan Bikin Panik Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:18 WIB

Kapal Slerek Mustika Tenggelam di Perairan Agel Situbondo, 13 ABK Selamat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:42 WIB

Rata-rata Lama Sekolah Masih 7,54 Tahun, Pemkab Tuban Fokus Tekan Putus Sekolah

Berita Terbaru

Aparat kepolisian Polsek Semanding saat melakukan olah TKP aksi pencurian blower KDMP di wilayah Prunggahan Wetan, (Ist).

Peristiwa

Percobaan Pencurian Blower AC KDMP di Tuban Digagalkan Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:26 WIB

Penampakan pocong viral di gang permukiman Lamongan yang sempat membuat warga panik sebelum akhirnya terungkap hanya aksi iseng dua pelajar, (SC Medsos/Liputansatu.id).

Daerah

Penampakan Pocong Viral di Lamongan Bikin Panik Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:52 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id