Proyek KPBU Bidang PUPR Ditargetkan pada 2025: Fokus pada Jalan Tol, Jembatan, dan Infrastruktur Strategis

- Reporter

Rabu, 11 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek KPBU bidang PUPR fukus pada jalan tol, jembatan dan infratruktur strategis lainnya.(Ist)

Proyek KPBU bidang PUPR fukus pada jalan tol, jembatan dan infratruktur strategis lainnya.(Ist)

Proyek KPBU Bidang PUPR di Tahun 2025

JAKARTA, INDONESIA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pelaksanaan 34 proyek infrastruktur melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) pada 2025. Dari jumlah tersebut, 10 proyek jalan tol dan jembatan menjadi prioritas utama untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.

Detail Proyek KPBU Bidang PUPR

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PUPR, Triono Junoasmono, menjelaskan bahwa proyek-proyek tersebut mencakup berbagai sektor:

  • Sumber Daya Air (SDA): 14 proyek.
  • Jalan dan Jembatan: 10 proyek.
  • Permukiman: 7 proyek.
  • Perumahan: 3 proyek.

“Sebanyak 7 proyek jalan tol sepanjang 384,1 km masih dalam tahap penyiapan dengan nilai investasi mencapai Rp 124,02 triliun,” ujar Triono pada Senin (9/9/2024).

Proyek Jalan Tol Utama

Berikut adalah rincian proyek jalan tol yang direncanakan:

  1. Jalan Tol Ciranjang-Padalarang (Jawa Barat)
  2. Jalan Tol Bandung Intra Urban (Jawa Barat)
  3. Jalan Tol Pejagan-Cilacap (Jawa Tengah)
  4. Jalan Tol Malang-Kepanjen (Jawa Timur)
  5. Jalan Tol Demak-Tuban (Jawa Tengah & Jawa Timur)
  6. Jalan Tol Pluit-Bandara Elevated (Jakarta)
  7. Jalan Tol Cilegon-Anyer (Banten)

Tiga proyek jalan tol lainnya yang sudah masuk tahap transaksi di 2025 mencakup:

  • Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Ciamis (Jawa Barat) sepanjang 265,5 km.
  • Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi (Bali).
  • Jalan Tol Sentul Selatan-Karawang Barat (Jawa Barat).

Total nilai investasi ketiga proyek ini mencapai Rp 91,99 triliun.

Proyek Sumber Daya Air (SDA)

Sektor SDA mencakup pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur vital. Beberapa proyek dalam tahap penyiapan adalah:

  • Daerah Irigasi Jambo Aye (Aceh)
  • Pembangunan Bendungan Lambakan (Kalimantan Timur)
  • Bendungan Cidanau (Banten)

Nilai investasi untuk sektor SDA dalam tahap penyiapan diperkirakan mencapai Rp 10,78 triliun, sementara tahap transaksi melibatkan 12 proyek dengan nilai Rp 32,11 triliun, termasuk Bendungan Bodri (Jawa Tengah) dan Bendungan Merangin (Jambi).

Baca Juga:

Proyek Permukiman dan Perumahan

Sektor Permukiman:

  • Proyek persiapan meliputi SPAM Pemali Juana (Semarang) dan SPAM Regional Kalimantan Timur.
  • Tiga proyek siap transaksi adalah SPAM Kota Bitung (Sulawesi Utara), SPAM Regional Lombok (NTB), dan SPAM Sindangheula (Banten).

Sektor Perumahan:

  • Revitalisasi Rusun Pasar Jumat-TOD Lebak Bulus (Jakarta) dan Rusun Tambak Wedi (Surabaya) masuk tahap transaksi dengan nilai Rp 1,64 triliun.

Manfaat dan Dampak Ekonomi

Kementerian PUPR optimis proyek-proyek ini akan memberikan dampak signifikan terhadap konektivitas, ketahanan air, serta kualitas permukiman di Indonesia. Skema KPBU memungkinkan pemerintah melibatkan pihak swasta dalam pembiayaan dan pengelolaan proyek, mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur strategis.

Triono menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan badan usaha untuk menyukseskan proyek-proyek ini. “Dengan keberhasilan proyek KPBU, kita dapat mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah,” pungkasnya.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda
Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan
Jangan Bohongi Presiden RI: Gus Lilur Soroti Dugaan Korupsi hingga Desak Penegakan Hukum Transparan
Indonesia Asri Digencarkan, Satpol PP Tuban Tertibkan Reklame Kedaluwarsa dan Rusak
Gibran Tinjau Tol Prosiwangi, Target Waktu Tempuh Probolinggo –Banyuwangi Dipangkas Jadi 3 Jam
Polresta Pontianak Amankan Aksi BPM Kalbar, Tuntut PLN Hentikan Pemadaman Berulang
Retensi dan Masa Pemeliharaan Proyek Rp6 Miliar Puskesmas Merakurak Masih Jadi Teka-Teki
UNTAN Segera Konsultasi ke Kementerian, Kejar Pencairan Remunerasi 17 Dosen P3K

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:54 WIB

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WIB

Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:54 WIB

Indonesia Asri Digencarkan, Satpol PP Tuban Tertibkan Reklame Kedaluwarsa dan Rusak

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:39 WIB

Gibran Tinjau Tol Prosiwangi, Target Waktu Tempuh Probolinggo –Banyuwangi Dipangkas Jadi 3 Jam

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:31 WIB

Polresta Pontianak Amankan Aksi BPM Kalbar, Tuntut PLN Hentikan Pemadaman Berulang

Berita Terbaru

Molornya penyelesaian gedung membuat MPLS bagi 196 siswa baru tidak dapat dimulai sesuai jadwal. Bahkan masih terlihat beberapa pekerja di depan Sekolah Rakyat, (Assa/Liputansatu.id).

Pemerintah

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Jul 2026 - 16:54 WIB