Kejari Tuban Akui Kajari dan Kasi Pidum Jalani Pemeriksaan Disiplin

- Reporter

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Intelijen, Stephen Dian Palma, menyebut pemeriksaan dilakukan atas dugaan tindakan indisipliner. Sementara itu, Kejati Jawa Timur tetap menepis isu dugaan permintaan uang dalam penanganan perkara, (Assayid/Liputansatu.id).

Kepala Seksi Intelijen, Stephen Dian Palma, menyebut pemeriksaan dilakukan atas dugaan tindakan indisipliner. Sementara itu, Kejati Jawa Timur tetap menepis isu dugaan permintaan uang dalam penanganan perkara, (Assayid/Liputansatu.id).

TUBAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban akhirnya memberikan penjelasan terkait beredarnya berbagai informasi mengenai pimpinan institusi tersebut. Melalui Kepala Seksi Intelijen, Stephen Dian Palma, Kejari membenarkan bahwa Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tuban, Supardi beserta Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) tengah menjalani pemeriksaan internal atas dugaan pelanggaran disiplin.

Pernyataan itu disampaikan Stephen kepada Liputansatu.id, Kamis (2/7/2026), sebagai klarifikasi atas berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

“Pada hari Minggu yang lalu, Kajari dan Kasi Pidum Tuban diduga melakukan tindakan indisipliner dalam tugas. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh pengawas,” kata Stephen.

Menurut Stephen, selama proses pemeriksaan berlangsung, Kejari Tuban telah menunjuk seorang Pelaksana Harian (Plh.) Kajari, Abdul Rasyid untuk memastikan pelayanan dan pelaksanaan tugas penegakan hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Untuk mempermudah pemeriksaan, sementara tugas-tugas kantor Kejaksaan Negeri Tuban dijalankan oleh Pelaksana Harian,” ujarnya.

Stephen tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai bentuk dugaan pelanggaran disiplin yang sedang diperiksa maupun pihak yang melakukan pemeriksaan. Ia juga memilih tidak memberikan komentar tambahan.

“Segitu dulu ya klarifikasi dari kami,” katanya.

Berawal dari Isu Penggeledahan di Rumah Dinas

Pemeriksaan internal ini mencuat setelah beredar video yang diklaim memperlihatkan adanya penggeledahan di rumah dinas Kajari Tuban pada malam hari. Informasi tersebut sempat memicu berbagai spekulasi, termasuk dugaan adanya pemeriksaan terkait penanganan suatu perkara.

Namun, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Adnan Sulistiyono, sebelumnya telah membantah adanya penggeledahan tersebut.

“Hasil saya konfirmasi ke Kasi Intel Kejari Tuban, tidak ada penggeledahan,” ujar Adnan, Selasa (30/6/2026).

Adnan juga menepis informasi yang mengaitkan Kajari Tuban maupun pejabat lainnya dengan dugaan permintaan uang dalam penanganan perkara.

“Tidak benar,” tegasnya.

Plh Kajari Tuban Ditunjuk, Pemeriksaan Berjalan

Di tengah proses pemeriksaan, Abdul Rasyid ditunjuk sebagai Pelaksana Harian Kajari Tuban untuk menjalankan roda organisasi hingga pemeriksaan selesai.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Liputansatu.id, selain Kajari dan Kasi Pidana Umum, terdapat sejumlah nama pejabat maupun jaksa di lingkungan Kejari Tuban yang disebut-sebut ikut diperiksa. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur maupun Kejaksaan Negeri Tuban yang membenarkan ataupun menjelaskan status hukum maupun status pemeriksaan terhadap nama-nama tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, Kejari Tuban hanya memastikan adanya pemeriksaan internal terhadap Kajari dan Kepala Seksi Pidana Umum atas dugaan pelanggaran disiplin. Adapun berbagai informasi lain yang berkembang, termasuk dugaan permintaan uang dalam penanganan perkara, masih belum terbukti dan sebelumnya telah dibantah secara resmi oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penjualan TKD Talangkembar:  Inspektorat Tuban Masih Hitung Kerugian Negara
Resmi Jadi Polresta, Bupati Tuban Harap Pelayanan Kepolisian Makin Profesional
KPU Situbondo Perbarui Data Pemilih, Kini Capai 538.057 Orang
Bantah Ada Penggeledahan, Polemik Dugaan Uang Pelicin di Kejari Tuban Belum Reda
37 Tahun Terbengkalai, Pasar Terbesar di Situbondo Akhirnya Direvitalisasi
Dua Sekolah Roboh Beruntun, Bupati Tuban Sebut Kondisi Alam Jadi Penyebab
Acara Sound Horeg di Tuban Digelar Tanpa Izin, Polisi Pilih Fokus Amankan Massa
Patok Batas Hilang, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Kian Rumit

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:46 WIB

Kasus Dugaan Penjualan TKD Talangkembar:  Inspektorat Tuban Masih Hitung Kerugian Negara

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:03 WIB

Kejari Tuban Akui Kajari dan Kasi Pidum Jalani Pemeriksaan Disiplin

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:15 WIB

Resmi Jadi Polresta, Bupati Tuban Harap Pelayanan Kepolisian Makin Profesional

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:58 WIB

KPU Situbondo Perbarui Data Pemilih, Kini Capai 538.057 Orang

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:31 WIB

Bantah Ada Penggeledahan, Polemik Dugaan Uang Pelicin di Kejari Tuban Belum Reda

Berita Terbaru