Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Warga Socorejo Geruduk SIG Tuban

- Reporter

Kamis, 17 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Socorejo ditemui Senior Manager Corporate Communication PT SIG Tuban Dharma Sunyata (17/09/2026) (gambar : Assa Annazili)

Warga Socorejo ditemui Senior Manager Corporate Communication PT SIG Tuban Dharma Sunyata (17/09/2026) (gambar : Assa Annazili)

Tuban – Puluhan warga Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban menggeruduk gedung utama PT Semen Indonesia Group (SIG) Tuban, Kamis (17/09/2026) siang. Mereka menanyakan solusi perusahaan atas dampak aktivitasnya, dan perpanjang Surat Hak Guna Bangunan (SHGB) yang belum kunjung ada kejelasan.

Debu-debu yang bertebaran mengganggu kebersihan dan kesehatan warga. Disamping itu kapal-kapal pengangkut batubara atau yang akan mendistribusikan semen mengganggu ekosistem ikan dan mobilitas nelayan sehingga menurunkan pendapatan mereka.

Akhirnya mereka menuntut pihak perusahaan untuk tidak menutup mata. Mereka menuntut adanya kompensasi langsung bagi warga terdampak aktivitas pabrik.

Seharusnya pimpinan perusahaan diundang Pemerintah Desa (Pemdes) ke Balai Desa Socorejo hari ini untuk memusyawarahkan hal tersebut. Namun yang hadir disana perwakilan perusahaan yang tidak memiliki kewenangan memberikan keputusan, sehingga mereka menuju ke gedung utama.

Sesampainya di sana, mereka langsung ditemui Senior Manager Corporate Communication PT SIG Tuban, Dharma Sunyata. Mereka langsung menanyakan tindakan dari perusahaan atas aktivitasnya.

Dharma menanggapi Corporate Sosial Responsibility (CSR) dari perusahaan telah tersalurkan ke setiap desa ring 1 SIG. Namun, warga menyebut pembagian CSR yang sama rata di seluruh desa ring dinilai kurang adil. Mengingat dampak yang dirasakan warga terlebih yang menjadi tempat Terminal Khusus (Tersus) Pelabuhan SIG Tuban lebih besar dibandingkan desa lain.

“Desa kami terdampak debu, belum lagi kapal-kapal SIG. Tidak masalah jika kapal SIG bersandarnya menjauh 5 mil dari bibir pantai,” ujar salah seorang warga dalam pertemuan tersebut.

Perdebatan berlangsung panas, kedua belah pihak tidak mau menurunkan tensinya. Hingga akhirnya mereka mengakhiri debat kusir tanpa adanya kesimpulan yang dapat diterima kedua belah pihak.

Setelah diskusi berlangsung Dharma enggan dimintai keterangan oleh awak media dan memilih untuk bungkam. “Gak usahlah,” tolaknya saat dimintai keterangan.

Sementara itu perwakilan warga, Udin menyampaikan kehadiran mereka ke gedung utama untuk menanyakan kelanjutan audiensi tiga bulan lalu. Audiensi sebelumnya membahas kelanjutan SHGB Tersus PT SIG Tuban, selain itu juga dampak aktivitas pabrik yang dinilai mengganggu warga.

“Debu dari aktivitas pabrik, juga kapal-kapal juga mengganggu aktivitas nelayan. Setiap kali jangkar dinaikkan akan menimbulkan lumpur dan menyebabkan nelayan kesulitan mencari ikan,” ujarnya.

Pihaknya merasa belum puas dengan jawaban dari pihak SIG Tuban. Menurutnya CSR memang sudah selayaknya diberikan bagi masing-masing desa, namun kompensasi bagi yang terdampak langsung juga diperlukan.

Kedepan pihaknya akan melakukan kordinasi untuk langkah selanjutnya. Termasuk rencana untuk memblokade jalur Tersus PT SIG Tuban.

“Kami akan berkoordinasi untuk langkah selanjutnya,” pungkasnya. (Az/Kiev)

Editor : Mukhyidin Khifdi

Berita Terkait

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP
Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban
Cekcok Saat Pesta Tuak Berujung Berdarah, Pria di Palang Bacok Pemilik Warung
36 Merek Rokok Ilegal Beredar di Tuban, Ribuan Batang Disita!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:56 WIB

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIB

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Selasa, 3 November 2026 - 18:58 WIB

Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu