Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Tragis! Satu Keluarga Pengantar Jamaah Umrah Asal Tuban Tewas dalam Kecelakaan Maut

- Reporter

Kamis, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus yang terlibat kecelakaan maut yang menewaskan satu keluarga asal Tuban,(Aji Swasto/Liputansatu.id).

Bus yang terlibat kecelakaan maut yang menewaskan satu keluarga asal Tuban,(Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Desa Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, pada Kamis pagi (09/04/2025). Sebuah mobil Isuzu Panther yang membawa rombongan keluarga pengantar jamaah umrah terlibat tabrakan maut hingga mengakibatkan seluruh penumpangnya meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Informasi yang dihimpun Liputansatu.id menyebutkan, mobil berpelat nomor DK 1157 FCL itu mengangkut tujuh orang penumpang, termasuk satu calon jamaah umrah. Ketujuh korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua orang dari kendaraan lain—sopir dan kernet bus—mengalami luka-luka.

Kepala Desa Tuwiri Wetan, Widji Santoso, membenarkan bahwa para korban merupakan warganya yang berdomisili di Dusun Kedungsari, RT 001/RW 004. Ia mengaku menerima informasi awal dari pihak Polsek Merakurak.

“Kami mendapatkan informasi awal dari pihak kepolisian, dan benar, yang mengalami kecelakaan itu merupakan warga kami,” ujar Widji saat ditemui di rumah duka.

Adapun identitas ketujuh korban meninggal dunia adalah:

  1. Akmad Basuki (49)
  2. Besar (66)
  3. Muhammad Al Fatih (3)
  4. Hafiz Gandawiharja (17)
  5. Muhammad Aqib (26)
  6. Wiwik Sunarti (43)
  7. Lis likah (54)

Sementara itu, dua korban luka-luka dari bus bernomor polisi S 7707 UA adalah Suwarno (46), sopir bus, dan Khoirul Anam, kernet.

Seluruh korban dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Jenazah kini dalam proses pemulangan ke rumah duka, sementara korban luka-luka menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Widji menambahkan, ketujuh korban yang meninggal merupakan satu keluarga besar. “Saat ini masih menunggu proses pemulangan. Jenazah akan dimakamkan di pemakaman umum desa,” pungkasnya.(Aj)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu
Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai
May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo
Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati
Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Totem di SPBU Bancar Tuban
DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot
Izin Kepolisian Belum Terbit, Kirab Kimsin Kwan Sing Bio Tuban Terancam Batal
Limbah Cucian Pasir Picu Pendangkalan Sungai di Jenu, Petani dan Nelayan Tuban Mengeluh

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:11 WIB

Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:16 WIB

May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:18 WIB

Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati

Kamis, 30 April 2026 - 20:43 WIB

DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot

Berita Terbaru

Aktivitas cucian pasir kuarsa di Kecamatan Jenu Tuban yang dinilai mencemari sungi yang ada  di lingkungan sekitar, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pemerintah

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id