Tuban – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Desa Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, pada Kamis pagi (09/04/2025). Sebuah mobil Isuzu Panther yang membawa rombongan keluarga pengantar jamaah umrah terlibat tabrakan maut hingga mengakibatkan seluruh penumpangnya meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Informasi yang dihimpun Liputansatu.id menyebutkan, mobil berpelat nomor DK 1157 FCL itu mengangkut tujuh orang penumpang, termasuk satu calon jamaah umrah. Ketujuh korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua orang dari kendaraan lain—sopir dan kernet bus—mengalami luka-luka.
Kepala Desa Tuwiri Wetan, Widji Santoso, membenarkan bahwa para korban merupakan warganya yang berdomisili di Dusun Kedungsari, RT 001/RW 004. Ia mengaku menerima informasi awal dari pihak Polsek Merakurak.
“Kami mendapatkan informasi awal dari pihak kepolisian, dan benar, yang mengalami kecelakaan itu merupakan warga kami,” ujar Widji saat ditemui di rumah duka.
Adapun identitas ketujuh korban meninggal dunia adalah:
- Akmad Basuki (49)
- Besar (66)
- Muhammad Al Fatih (3)
- Hafiz Gandawiharja (17)
- Muhammad Aqib (26)
- Wiwik Sunarti (43)
- Lis likah (54)
Sementara itu, dua korban luka-luka dari bus bernomor polisi S 7707 UA adalah Suwarno (46), sopir bus, dan Khoirul Anam, kernet.
Seluruh korban dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Jenazah kini dalam proses pemulangan ke rumah duka, sementara korban luka-luka menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Widji menambahkan, ketujuh korban yang meninggal merupakan satu keluarga besar. “Saat ini masih menunggu proses pemulangan. Jenazah akan dimakamkan di pemakaman umum desa,” pungkasnya.(Aj)
Editor : Mukhyidin Khifdhi












