Disclaimer : Artikel ini ditujukan semata-mata untuk tujuan pemberitaan dan edukasi. Tidak ada maksud untuk menginspirasi atau membenarkan tindakan bunuh diri. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami tekanan psikologis atau berpikiran untuk mengakhiri hidup, segera cari bantuan ke tenaga profesional atau hubungi layanan darurat kesehatan mental di sekitar Anda.
Tuban — Seorang pemuda bernama Eko Prastiyo (26), warga Desa Bangunrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, ditemukan tewas gantung diri di kandang sapi milik tetangganya, Kamis pagi (15/05/2025). Diduga, aksi nekat tersebut dipicu oleh lilitan utang pinjaman online (pinjol).
Korban Tidak Terlihat Sejak Malam Sebelumnya
Slamet, warga setempat, mengungkapkan bahwa sejak Rabu malam (14/05/2025), Eko sudah tidak terlihat oleh warga sekitar. Keesokan paginya, jasad Eko ditemukan tergantung dalam kondisi sudah tak bernyawa.
“Semalam sejak pukul sebelas, korban ini sudah tidak terlihat,” ujar Slamet kepada awak media.
Kronologi Penemuan Jasad oleh Pemilik Kandang
Kapolsek Soko, AKP Hariyono, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 07.00 WIB mengenai adanya penemuan korban gantung diri.
“Kejadian berlokasi di kandang milik Ana Wulandari,” jelas Kapolsek Hariyono.
Menurut keterangan, sekitar pukul 06.30 WIB, Ana Wulandari berniat menjemur pakaian di belakang rumahnya. Ia dikejutkan dengan pemandangan jasad Eko yang tergantung kaku di bagian kuda-kuda kandang. Ana spontan berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
“Warga yang datang segera menurunkan tubuh korban. Salah satu perangkat desa kemudian menghubungi pihak kepolisian,” tambah Hariyono.
Hasil Pemeriksaan: Murni Gantung Diri
Setibanya di lokasi, tim Polsek Soko bersama petugas medis dari Puskesmas Soko melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban murni meninggal karena gantung diri. Diperkirakan sudah meninggal tiga jam sebelum ditemukan,” ujar Kapolsek.
Diduga Karena Masalah Pinjaman Online
Keluarga korban menyampaikan kepada pihak kepolisian bahwa Eko diketahui menghadapi berbagai masalah, termasuk terlilit utang pinjaman online. Hal ini diduga menjadi salah satu pemicu tindakan nekat tersebut.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan memilih untuk langsung memakamkan jenazah di pemakaman desa setempat.(Az)
Editor : Mukhyidin Khifdhi












