Tuban – Ratusan hektare lahan pertanian di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, terendam banjir parah akibat luapan Sungai Avur. Sungai ini tak lagi mampu menampung debit air menyusul pendangkalan aliran dan belum rampungnya proyek Waduk Jabung Ring Dyke.
Kondisi ini pun memicu keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk Kepolisian Resor (Polres) Tuban. Sebagai bentuk respons cepat, Polres bersama para pemangku kepentingan membentuk tim penanganan bencana terpadu guna menanggulangi dampak yang ditimbulkan.
Pembentukan Tim Gabungan Penanganan Banjir
Wakapolres Tuban, Kompol Achmad Robial, menyatakan bahwa tim tersebut melibatkan lintas sektor, termasuk pemerintah daerah dan instansi teknis.
“Kami telah membentuk tim penanganan bencana bersama stakeholder terkait,” ungkap Kompol Robial.
Langkah awal yang dilakukan adalah melakukan audiensi antara kelompok tani terdampak dan anggota DPRD Kabupaten Tuban pada Sabtu (14/06/25). Audiensi bertujuan untuk menyerap aspirasi dan menemukan solusi konkret terhadap persoalan banjir tahunan yang makin parah ini.
Solusi Mendesak: Pembukaan Twist Sungai Avur
Salah satu hasil audiensi tersebut adalah rencana pembukaan dua titik aliran (twist) Sungai Avur. Twist ini akan dibuat dari Desa Banjar, Kecamatan Widang, menuju Desa Dateng, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, dengan tujuan akhir bermuara langsung ke laut.
“Hasil hearing bersama Komisi I DPRD, hari ini (16/06/25) akan dilakukan pembukaan twist dua aliran Sungai Avur,” jelas Wakapolres.
Menimbang potensi konflik akibat pembukaan twist yang melewati kawasan tambak milik warga di sekitar Waduk Jabung Ring Dyke, Polres Tuban telah menyiapkan pengamanan khusus. Personel disiagakan untuk mengawal proses pembukaan twist agar berjalan aman dan kondusif.
Selain itu, koordinasi dengan BPBD juga telah dilakukan guna menyiapkan skema evakuasi apabila banjir meluas ke pemukiman. Tim medis juga dikerahkan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak.
Dorongan Normalisasi Sungai dan Patroli Rutin
Banjir ini dipicu oleh pendangkalan parah Sungai Avur akibat sedimen dan tumpukan sampah. Proyek Waduk Jabung Ring Dyke yang belum rampung turut memperparah kondisi aliran.
Sebagai solusi jangka panjang, Polres Tuban turut mendorong normalisasi sungai melalui koordinasi dengan Dinas PUPR dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Normalisasi direncanakan meliputi pengerukan sedimen dan pembersihan sampah di sepanjang aliran sungai.
Sementara itu, Polsek Plumpang juga diperintahkan untuk meningkatkan patroli guna menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat sekitar lokasi terdampak.
“Patroli rutin ditingkatkan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” tegas Kompol Robial.
Tingginya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir, ditambah dengan minimnya daya tampung Sungai Avur, menyebabkan luapan air tak terhindarkan. Beberapa desa di Kecamatan Plumpang dilaporkan masih tergenang, dan ratusan petani pun terpaksa menghentikan aktivitas bercocok tanam.(Az)
Editor : Mukhyidin Khifdhi












