Terungkap! Rumah Nenek Terbakar di Situbondo Ternyata Sengaja Dibakar

- Reporter

Selasa, 17 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pemadam Kebakaran berhasil memadamkan api yang membakar sebuah rumah di Desa Pawoan Panarukan Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id ).

Tim Pemadam Kebakaran berhasil memadamkan api yang membakar sebuah rumah di Desa Pawoan Panarukan Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id ).

Situbondo – Fakta mengejutkan terungkap di balik insiden kebakaran yang meludeskan rumah seorang nenek bernama Ennik (60) di Dusun Kemirian, Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo. Setelah dilakukan penyelidikan oleh tim INAFIS Polres Situbondo, diketahui bahwa kebakaran tersebut bukan karena korsleting atau kecelakaan biasa, melainkan sengaja dibakar.

Hal ini diungkap langsung oleh Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, dalam keterangan resminya pada Selasa (17/6/2025). Menurutnya, penyelidikan intensif dilakukan begitu polisi menerima laporan kebakaran dari masyarakat.

“Kami menurunkan Tim INAFIS untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaran rumah warga itu, dan sebelumnya ternyata ada orang yang dianiaya oleh anaknya,” ungkap AKP Agung.

Motif Pembakaran: Dendam dan Sengketa Warisan

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa motif pembakaran rumah itu diduga kuat dipicu sengketa rumah tangga dan konflik warisan antar anggota keluarga. AKP Agung menjelaskan, anak kandung korban merasa jengkel setelah mendengar ibunya dianiaya oleh saudara tirinya yang juga mengklaim kepemilikan atas rumah tersebut.

“Jengkel karena rumah itu dijadikan rebutan dan terus dipermasalahkan, dan hak rumah itu menjadi milik ibu anak yang menganiaya itu. Karena sudah jengkel, jadi dibakar lah rumah itu,” ujarnya.

Kasus Penganiayaan Sudah Dilaporkan ke Polisi

Selain kebakaran, polisi juga mengungkap bahwa kasus penganiayaan terhadap Ennik sebelumnya sudah dilaporkan ke Polsek Panarukan. Namun kini, laporan tersebut ditarik untuk ditangani oleh Polres Situbondo agar bisa ditangani secara menyeluruh bersama kasus pembakaran yang menyusul.

“Yang ada laporan polisinya itu yang penganiayaan, sedangkan yang kebakaran belum ada,” tambah AKP Agung.

Polisi saat ini masih mendalami lebih lanjut unsur pidana dalam kasus pembakaran tersebut, termasuk siapa pelaku utama dan bagaimana kronologi lengkapnya.

Kebakaran Sempat Merembet ke TK Aisyiyah

Sebelumnya diberitakan, peristiwa kebakaran yang terjadi pada Selasa siang (17/6/2025) sekitar pukul 11.00 WIB itu tidak hanya menghanguskan rumah Ennik, tetapi juga merembet ke bagian atap dan dinding belakang gedung TK Aisyiyah 2 Panarukan yang berdekatan langsung dengan lokasi.

Warga sempat panik saat api membesar dengan cepat, dan proses pemadaman yang melibatkan Damkar Situbondo serta warga baru berhasil dilakukan sekitar pukul 13.45 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Hingga kini, pihak Polres Situbondo masih melakukan proses penyidikan dan pengumpulan bukti untuk mengembangkan kasus. Diharapkan dalam waktu dekat pihak kepolisian dapat menetapkan tersangka dalam perkara ini dan memberikan kepastian hukum bagi pihak yang dirugikan.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Polres Situbondo Turunkan Penyelam Periksa Pipa 400 Meter, Dugaan Pembuangan Limbah ke Laut Diselidiki
Aksi Nekat Curi Hasil Panen Petani Tuban Berakhir di Pos Kamling Dusun Jembel
Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban
Festival Bakcang 2026 Pontianak, Ratusan Warga Susuri Sungai Kapuas
Dilantik Jadi Kepala Diskarpus Melawi, Sukamto Siap Tata Arsip dan Hidupkan Literasi
Kronologi Kebakaran Pasar Tuban hingga Munculnya Selebaran Misterius
Cegah Konvoi Saat Pengesahan PSHT, Polres Tuban Amankan 33 Orang dan 37 Kendaraan
Diwarnai Aksi Bakar Ban, Mahasiswa Tuban Desak Program MBG Dihentikan

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 07:25 WIB

Polres Situbondo Turunkan Penyelam Periksa Pipa 400 Meter, Dugaan Pembuangan Limbah ke Laut Diselidiki

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:39 WIB

Aksi Nekat Curi Hasil Panen Petani Tuban Berakhir di Pos Kamling Dusun Jembel

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:30 WIB

Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dilantik Jadi Kepala Diskarpus Melawi, Sukamto Siap Tata Arsip dan Hidupkan Literasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:32 WIB

Kronologi Kebakaran Pasar Tuban hingga Munculnya Selebaran Misterius

Berita Terbaru

Razia miras di Tuban kembali diwarnai fenomena warung yang tutup sebelum petugas datang. Satpol PP menemukan puluhan botol arak dan minuman oplosan yang diduga siap edar, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Pemerintah

Diduga Bocor, Warung Miras di Tuban Kembali Tutup Sebelum Razia

Minggu, 21 Jun 2026 - 06:47 WIB

Polres Tuban melakukan mutasi besar-besaran terhadap puluhan perwira dan bintara. Sejumlah jabatan strategis di Satreskrim, Satlantas hingga Intelkam berganti, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban

Sabtu, 20 Jun 2026 - 01:30 WIB